Supreme King System

Supreme King System
Chapter 241 : Raja Undead


__ADS_3

"Apa yang tidak mungkin? Dunia yang aneh ini, apa yang tidak mungkin akan menjadi mungkin, termasuk membunuh kalian yang mencoba menyandera istriku. Kalian cukup berani, namun terlalu naif!"


Qin Chen tiba-tiba muncul dihadapan mereka, dengan sekejap mata mereka langsung mundur membentuk pertahanan surga yang begitu luas di sekitarnya. Pertahanan itu membentuk Piramida Agung dengan cincin mengelilinginya dengan variasi yang berbeda-beda.


"Hahahaha! Kau tidak akan bisa menembus pertahanan surga milik kami! Bahkan Raja Surga sekalipun tidak akan sanggup membuat lecet pertahanan ini!"


"Sekalipun kau kuat, kau hanya bocah yang baru tumbuh di tahap True God! Tidak akan bisa selamanya mengalahkan monster tua seperti kami, hahahaha!"


Qin Chen sedikit mengerutkan keningnya, ia lalu mengangkat tangannya kedepan dengan sedikit gumpalan seperti air di ujung kukunya, gumpalan itu berputar seperti roda yang begitu cepat bahkan mengeluarkan percikan api di sekitarnya seperti matahari.


Mata orang-orang itu terbuka lebar, meski samar-samar merasakan energi murni dari kekacauan dan matahari digabungkan kedalam satu wadah yang padat sehingga itu dapat meledak kapan saja dan meluluhlantakkan apapun.


Pada saat mereka hendak berbicara, Qin Chen melepaskan gumpalan tersebut melesat seperti peluru dengan kecepatan melebihi cahaya melewati samping mereka yang tidak berkedip sedikitpun.


Seketika, saat gumpalan itu menghantam bumi, sebuah kilatan cahaya menyebar dilangit dan gemuruh pecah membuat suara-suara kehancuran. Tanah bergetar, dan langit terguncang hebat.


Saat ingin menoleh kebelakang, sebuah cahaya putih menyilaukan mata membentang luas di sana. Setelah itu, ledakan susulan menghancurkan segalanya dengan begitu ganas tanpa pandang tempat.


Mereka terhempas kebelakang dan menghantam apapun terguling-guling dengan luka-luka yang sangat menjanjikan. Ledakan itu menyeret ribua, bahkan miliaran mil jauhnya dan tak terhitung batasnya menghancurkan segalanya.


Sementara Qin Chen, sebelum ledakan itu dimulai, ia secara perlahan masuk kedalam celah langit bersembunyi di antara ribuan atau bahkan tak terhitung jumlahnya dimensi yang ada.


Dimensi Langit yang telah hancur hanya menyisahkan 0,01% wilayah yang tertinggal dengan penduduk setempat yang memiliki kebaikan. Qin Chen membentuk perlindungan khusus setelah ia mengetahui dari sistem miliknya.


Sedangkan sisanya, hanya ada kekacauan primal menghisap kehidupan dan kematian. Di daratan itu hanya ada kehancuran, sebuah daratan yang hancur akibat kebodohan pemimpin mereka sendiri.


Qin Chen yang keluar dari celah langit, melihat semuanya telah usai dengan orang-orang sebelumnya mati mengenaskan diberbagai tempat dengan roh mereka lenyap tak bersisa sedikitpun.


"Pada akhirnya, kekuatan kekacauan milikku seperti nuklir yang meluluhlantakkan dunia ini kedalam kekacauan primal. Sebagai gantinya, aku menyelamatkan penduduk yang tidak terhasut oleh kekuatan jahat di ujung dunia."

__ADS_1


[Apa tuan akan meninggalkan dunia ini seperti ini?]


"Tidak, aku akan memperbaiki dengan kemampuan Penciptaanku, dan digabungkan dengan energi kehidupan yang aku miliki, seharusnya itu sudah cukup membangun kembali daratan yang hancur dengan membagi dua daratan terpisah, daratan abadi, dan daratan Kekacauan Daemon!"


Ia memancarkan energi kehidupan dalam dirinya keluar secara signifikan memenuhi Dimensi Langit. Setelah itu, tangannya bergerak menciptakan gunung dan sungai, ia membentuknya dengan deskripsi yang sangat rumit untuk dibaca.


Dalam lingkup waktu yang singkat, ia telah berhasil membentuk kembali dunia yang subur dimana energi kehidupan dalam dirinya telah menyuburkan tanah sehingga orang-orang disana dapat memanfaatkan dunia ini dengan baik dan tetap memegang teguh pendirian mereka sekarang.


Setelah semuanya usai, ia melihat sekelilingnya dan perlahan menutup matanya sambil meninggalkan tempat tersebut.


***


Benua Raksasa, Wilayah Timur


Dilangit sebuah celah muncul dan seorang pemuda seperti Dewa Tertinggi keluar dari sana. Jendral berlutut memberikan hormat atas kembalinya Qin Chen, ia sangat royal kepada Qin Chen sehingga hal seperti ini sudah menjadi kebiasaan baginya.


"Selamat datang kembali, kaisar."


"Mereka berdua telah saya urus, sehingga kaisar tidak perlu khawatir akan hal ini. Setelah mereka mencapai tahap yang sesuai, saya akan mengeluarkan mereka dan menyerah mereka pada kaisar."


"Baguslah, Dimensi Langit telah hancur dan aku telah membangun kehidupan baru disana. Sekarang maupun di masa depan, dimensi langit berada dibawah naunganku. Siapapun yang mencoba merebutnya, mereka akan berhadapan denganku cepat atau lambat."


"Baik! Apa perlu saya mengirim bawahan saya untuk menjaga Dimensi Langit, sekaligus memerintahkan mereka mengumpulkan informasi yang ada. Dengan begitu, tidak ada satupun informasi yang tertinggal, kaisar."


"Lakukanlah, selama itu demi kebaikan, maka kau dapat melakukan apapun tanpa memberitahukannya padaku."


"Baik!"


Jendral menghubungi bayangan lainnya untuk masuk kedalam dimensi langit dimana celah yang Qin Chen buka dengan tangannya sendiri, mereka masuk dan mencoba menghubungi Jendral dan bisa, setelah itu mereka berdua pergi dari Wilayah Timur.

__ADS_1


***


Wilayah Utara


Perbatasan antara timur dan utara terdapat kobaran api dimana-mana, saat berada disana untuk melihat. Qin Chen melihat ratusan ribu pasukan tengkorak dipimpin oleh Raja Undead dibelakang sana tengah menginvasi daratan tersebut.


Meski mereka adalah ras undead, mereka dulunya adalah ras raksasa dimana undead sekarang memiliki ukuran sama seperti ras raksasa.


Qin Chen melihat peta dunia dan mencoba mencari tahu, dan ternyata Domain Undead tidak jauh dari tempat ini, kemungkinan besar mereka tengah memperluas kekuasaan dan kekuatan mereka untuk sebanding dengan Istana Raksasa.


Dari bawah, Raja Undead merasakan kedatangan Qin Chen sebelumnya, dan ia menoleh ke langit melihat Qin Chen yang melayang diam tidak bergerak melihat apa yang ia lakukan sekarang ini.


Kikikikikik!


Tawa? Suara itu seperti kedua rahang yang saling bertabrakan satu sama lainnya menghasilkan suara yang terdengar menyeramkan. Qin Chen tidak bereaksi sedikitpun, bahkan ekspresi dirinya melihat Raja Undead dengan dingin.


Tiba-tiba tangannya bergerak, Raja Undead menyerang Qin Chen dengan energi kegelapan di sekitarnya mencoba untuk mencekik Qin Chen. Namun Jendral menghalangi hal tersebut dengan memotongnya menggunakan bayangan miliknya.


Ia tertegun melihatnya, matanya semakin tajam mengamati Jendral Bayang yang memiliki molekul energi kegelapan yang padat dan murni, seolah ia adalah bayangan dunia dari kegelapan.


"Siapa kalian berdua? Dengan kepadatan energi kegelapan dalam pria itu, kau bukan orang biasa! Apa maksudmu datang ketempat ini, apa kau berencana mengganggu kekuasaanku, sekarang ini?"


Jendral kebingungan, karena sekarang disampingnya ada Kaisar yang hebat, bagaimana bisa Raja Undead mengiranya begitu kuat. Saat melihat kesamping, Qin Chen tidak memiliki sedikitpun energi, ia menyembunyikannya dalam-dalam.


"Apa yang sedang kau lakukan? Bukankah ini sama dengan mengibarkan bendera Perang dengan Istana Raksasa? Kau seharusnya sudah tahu bahwa Dewa Raksasa telah memanggil bala bantuan dari Surga untuk menangkap Kaisar Iblis."


"Kau pikir aku peduli? Aku melakukannya atas kehendak dan keinginanku sendiri, persetan dengan Dewa Raksasa! Jika dia berani mengusikku, aku akan melawannya hingga mati!"


"Huh! Dasar keras kepala, tapi kau lumayan hebat untuk itu. Aku Qin Chen mengagumi keberanianmu, Raja Undead."

__ADS_1


...


*Bersambung ...


__ADS_2