
Ibukota, bagian utara
"Disana adalah gedung panti asuhan yang di besarkan oleh bangsawan besar di ibukota. Setelah aku mencari tahunya, ternyata anak-anak di panti asuhan dijadikan sebagai tumbal proyek keabadian oleh bangsawan tersebut."
"Kamu yakin?"
"Tentu saja, soal nyawa aku tidak pernah main-main, apa lagi soal cinta. Aku ini tipe wanita setia tanpa memandang harta, tahta, dan kasta, apa ketampanan. Kalau sudah tampan, ya mau bagaimana lagi harus terima, bukan?"
"Baguslah, kalau begitu tidak ada yang dapat bersaing denganku karena aku memiliki semuanya. Lanjutkan, aku akan mendengarkannya."
"Baiklah, lalu disampingnya adalah gedung persenjataan. Meski orang-orang didalamnya sama seperti diluar, namun senjata yang ditempa oleh ras raksasa benar-benar menakjubkan, karena itu aku akan merampoknya."
"Sementara di ujung sana, disana adalah pusat orang-orang yang menolak dunia dan hidup didalam bayang-bayang rasa takut akan kematian oleh dao-dao yang menyerang, seperti kamu sekarang ini."
"Kemungkinan hanya itu saja, selebihnya nanti aku cari sendiri. Bagaimana, suami? Apa aku sudah hebat sekarang! Ayo puji aku yang cantik dan manis ini."
Qin Chen tersenyum lalu mengusap-usap kepalanya. "Baik-baik, cantik, dan manis bisa melakukan apapun, benar-benar istri idaman semua orang."
"Hehehe, tentu saja!"
Setelah itu, mereka kembali dengan Qin Chen yang masih disana melihat orang-orang berterbangan dari langit turun kebawah ketempat Istana Raksasa berada.
"Sepertinya tidak butuh waktu lama, mereka telah bergerak dari dugaanku. Dewa Raksasa, apa yang selanjutnya kau rencanakan, aku tidak sabar melihatnya!"
[Tuan, tangga surga telah terbuka dan para dewa dari surga mulai berdatangan. Dunia atas akan bergetar sekali lagi karena kedatangan mereka, ini akan merubah sejarah dunia atas yang pernah terguncang sekali dalam ratusan ribu tahun lamanya.]
"Tidak apa-apa, aku menunggu hal ini untuk melihat seberapa kuat True God dari Surga! Jika hanya selemah anak kecil, mereka semua tidak pantas dipanggil Dewa! Karena mereka tidak lebih dan tidak kurang hanya sebuah objek yang diciptakan!"
[Benar tuan, selama tuan hidup maka semuanya akan berjalan. Setelah satu tahun, apa yang akan tuan minta dari Origin Tree, karena tuan belum menggunakan satupun dari tiga permintaan tersebut.]
__ADS_1
"Aku akan memikirkannya nanti, karena aku belum tahu harus mengambil apa. Jika hanya ingin memuaskan na*su maupun keegoisanku, aku memiliki banyak permintaan yang ingin dikabulkan. Namun sekarang, aku adalah raja, dan raja membutuhkan sesuatu yang berguna bagiku."
[Baik tuan, kalau begitu saya akan kembali.]
Qin Chen mengangguk, ia melihat kedatangan para dewa dari surga yang telah terhubung oleh tangga surga. Sementara Jalan Surga telah menghilang digantikan oleh tangga surga, ia penasaran sampai ia duduk diatas bangunan menunggu mereka semua berdatangan.
Setelah beberapa waktu berlalu, saat ia mengamati ada ribuan bahkan puluhan ribu dewa yang memiliki kekuatan Kaisar Dewa, dan beberapa ribu True God sebagai pemimpin mereka semua.
Qin Chen bergerak dan merentangkan tubuhnya. "Baiklah, rencana selanjutnya adalah pemusnahan! Kejahatan dunia harus di lenyapkan, penghalang akan dihancurkan! Siapapun yang menganggu ketenangan, mereka dapat diselesaikan!"
Ia melompat ke atas gunung yang tinggi, disana ia melihat lava yang panas mendidih didalam sana. Meski ia mengetahui kebenaran, namun ia tidak mengetahui siapa orang tuanya, ini mungkin akan menjadi penyesalan miliknya, nanti.
Qin Chen menghancurkan sudut pegunungan dan membuat lava mengalir dari atas membuat guncangan hebat di daratan tersebut. Ia melihat dengan kata redup dimana lava itu membakar hutan dan monster dibawahnya membuat orang-orang disekitar panik.
[...]
"Ah! Maafkan aku, aku hanya mencoba memanaskan situasi. Pikiranku sedikit kacau karena semalam, karena itu aku mencoba menenangkan diri dengan cara seperti ini."
"Ha! Dasar suami, dia malah membuat keributan disaat situasi di ibukota sedang dalam kekacauan."
"Tapi ayah benar-benar keren sekali."
"Huh! Apa ayah sangat keren? Lalu ibu tidak?"
"Tidak-tidak, ibu juga sangat keren tadi, memata-matai gedung-gedung dan mencari informasi seperti seorang profesional di bidangnya."
"Tentu saja ibu profesional, karena ibu ini adalah wanita terhebat di dunia! Ayahmu akan kalah dengan ibu, dia hanya menang di atas ranjang!"
"Hehehehe."
__ADS_1
Chu Qincheng membawa Qiyuan'er mengobrol dan bermain game, sementara Qin Chen tengah berdiri disana memantau perkembangan lava tersebut hingga ke akhir.
"Bagaimana sekarang, sistem?"
[Lebih baik.]
"Ngomong-ngomong tentang besok, apa yang akan terjadi? Pasukan revolusioner akan datang dalam tiga hari, dan jika mereka menyerang besok maka pasukan revolusioner tidak mendapatkan panggungnya."
[Setelah melakukan observasi di daratan ini, ada sebuah reruntuhan raksasa yang memiliki sebuah monumen kebangkitan. Dalam arti, monumen itu dapat digunakan untuk melihat memprediksi masa depan meski hanya sekilas.]
"Apa itu adalah ciptaan ras raksasa? Jika benar, mereka benar-benar ras yang unik dengan ketrampilan Penempa yang luar biasa hebat, aku akan kesana untuk mencari tahu, sambil menunggu semuanya dimulai."
Ia melesat dengan kecepatan luar biasa di langit ibukota, melewati berbagai gunung dan sungai hingga ia tiba di reruntuhan raksasa kuno. Disana, burung gagak dan tulang-tulang monster besar berada dimana-mana, seolah mereka kehabisan energi.
Mau dilihat darimanapun, tulang-tulang itu seperti baru dan yang lama terkubur kedalam tanah oleh masa. Qin Chen melangkah masuk dan sesuatu seperti dinding ia lewati dan menyadari bahwa ia masuk kedalam percepatan waktu yang berada didalam ruang.
Ruang itu terisolasi dari dunia luar sehingga percepatan waktu hanya terjadi didalam dan diluar berjalan seperti biasa. Qin Chen yang abadi hanya sedikit memiringkan kepalanya melihat kebodohan dunia yang hendak mengambil tubuhnya.
"Ruang yang terisolasi oleh dunia luar dan menggunakan hukum ruang dan waktu begitu baik. Apa mungkin ada ras raksasa yang menguasai hal ini, aku sendiri belum tentu bisa melakukannya saat itu, namun sekarang aku bisa melakukannya bahkan sambil menutup mataku."
[Ruang ini begitu kompleks sehingga sulit untuk bebas dari sana setelah masuk. Butuh waktu ataupun kekuatan besar untuk merobek ruang ini, untuk tuan sendiri dapat mengendalikan ruangan ini, karena tuan memiliki akar asal muasal dan kemampuan Dao Ruang dan Waktu sehingga memudahkan tuan mengontrol ruangan ini.]
"Ya, untuk sekarang kita masuk dan mengabaikan percepatan ini, karena tidak berefek padaku yang abadi-abadi sejati." Jelasnya sambil melangkah masuk lebih dalam kedalam reruntuhan.
Didalam, ia melawan burung kuno yang memiliki jumlah yang lumayan banyak dengan kekuatan Kaisar Dewa Immortal. Ini seperti dewa dari surga sehingga ia mendapatkan banyak Poin Sistem dan Exp untuk meningkatkan kekuatan.
Semakin Qin Chen masuk lebih dalam, ia berhenti di tengah-tengah ruangan yang dijaga oleh sepuluh Golem besar dengan bentuk dinosaurus yang memiliki kekuatan elemen tanah dan kegelapan.
...
__ADS_1
*Bersambung ...