
"Apa kau pikir kami bodoh! Jangan bersikap polos di depan kami, kau hanya ingin menjebak kami bukan?" Teriak salah satu dari mereka.
Qin Chen sedikit bingung, karena dia berani membentaknya. Qin Chen sekali lagi mengayunkan pedangnya kesamping membunuhnya dalam sekejap.
"Aku telah mengatakannya sebelumnya, tapi kalian tidak mempercayaiku. Baiklah, jika kalian maunya begitu, maka matilah dan sesali kebodohan kalian di Neraka!"
Dengan sekejap mata, kedua orang sebelumnya mati tanpa perlawanan. Qin Chen sedikit kewalahan, dia memang telah naik ke Alam Immortal, namun belum mendapatkan Kesengsaraan.
Ini membuatnya tidak dapat menggunakan kekuatan aslinya sepenuhnya. Chu Qincheng melihat semuanya, Qin Chen kembali turun kebawah.
Setelah sampai dibawah, Qin Chen melepaskan Chu Qincheng dari pelukannya. "Kenapa kamu melakukan ini? Apa kamu ingin aku terlibat masalahmu?" Tanya Qin Chen.
"Itu ... " Chu Qincheng kebingungan dengan wajah malu-malu. Sikapnya yang sebelumnya seolah menghilang dan muncul kepribadian lainnya. "Aku hanya sedang bermain-main dengan mereka, tidak disangka mereka berbuat curang."
Saat mendengar menjelaskan dengan serius, Qin Chen tidak dapat memarahinya. Dia duduk di tanah. "Baiklah ... Lalu, bisa kamu jelaskan padaku tentang Orang Suci. Jika tidak, aku dalam masalah besar karenamu. Apa kamu tidak memiliki rasa bersalah?"
"Baik-baik ... Aku salah, aku minta maaf. Karena kamu satu-satunya pria yang aku kenal, jadi aku tidak memiliki siapapun untuk aku percaya sekarang." Jelasnya dengan nada menyesal.
Qin Chen tertegun, sedikit memerah lalu memalingkan wajahnya beberapa kali batuk. "Hukk ... Uhukk ... Lanjutkan."
'Sial! Kenapa dia begitu manis saat seperti ini. Bahkan, aku satu-satunya pria yang dapat dia percaya? Tidak-tidak, aku bukan orang baik yang dapat di percaya.'
Chu Qincheng melihat reaksi Qin Chen yang sekarang sedikit tersenyum. Dia mengetahui semuanya dari tingkah Qin Chen, mencoba menggodanya lagi dan lagi.
Mendekati Qin Chen dengan menggodanya. "Tuan Chen ... Apa kamu tidak kasihan dengan gadis kecil sepertiku? Aku begitu lemah, bagaimana bisa menghadapi orang suci nantinya. Apa kamu bisa menolongku? Aku janji akan mengabulkan apapun permintaan, termasuk ... " Chu Qincheng sedikit menarik pakaian atasnya untuk memperlihatkan dua gunung surgawi.
Qin Chen menyentuh wajahnya dengan tangan kirinya, mendorongnya kebelakang. "Sudah jangan menggodaku lagi, itu tidak akan mempan untuk kedua kalinya. Sekarang, jelaskan padaku tentang Orang Suci."
Chu Qincheng kesal langsung memalingkan wajahnya. "Hmph! Dasar pria tidak berperasaan. Setelah mendapatkan keuntungan dariku langsung lupa diri, siapa yang menjadi korban sekarang!"
"Oi ... Oi ... Kenapa seolah-olah aku adalah penjahat disini. Bukankah kamu yang menggodaku sebelumnya. Tch! Rubah kecil sepertimu seharusnya tidak aku biarkan lepas sebelumnya." Ucap Qin Chen.
Mereka berdua saling menatap satu sama lainnya, bertengkar seperti kucing dan tikus. Zi Long hanya diam melihat keduanya bertengkar di depan matanya.
__ADS_1
"Tuan ... Nyonya ... "
"Diam!" Mereka berdua membentak Zi Long secara bersamaan.
Zi Long mati rasa, semuanya hilang di telan oleh ketiadaan. Setelah beberapa menit berlalu, mereka berdua kembali tenang setelah bertengkar panjang.
"Humph! Aku belum memaafkanmu tentang kau menyentuh tubuhku. Tapi untuk kali ini, aku akan membiarkanmu, jika kedua kalinya, aku tidak akan membiarkan itu terjadi lagi."
"Untuk orang suci yang kamu tanyakan, mereka adalah organisasi dari Dunia Atas. Turun ke Dunia ini dan menyebut diri mereka sebagai Dewa, lalu di puja oleh banyak orang-orang untuk mendapatkan Kekuatan iman."
"Dengan begitu, kekuatan mereka akan terus meningkat selama masih ada orang yang percaya dengan mereka. Ini membuatku kesal, lalu tidak sengaja terjebak dalam kompetisi Perang Suci untuk merebutkan Tahta Suci." Jelasnya dengan padat dan panjang.
Qin Chen yang mendengar hal tersebut tidak menganggap remeh, karena informasi ini cukup berguna untuknya kedepannya.
"Begitu ... Jadi maksudmu, mereka memanfaatkan Dunia ini sebagai sumber kekuatan mereka. Lalu kamu terjebak dalam kompetisi Perang Suci? Betapa cerobohnya kamu ini." Qin Chen menggelengkan kepalanya mendengar kecerobohan Chu Qincheng.
"Aku tidak ceroboh ... Aku hanya salah mengambil langkah!" Chu Qincheng dengan marah memukul Qin Chen dengan kedua tangannya.
"Humph!"
Dia memalingkan wajahnya, Qin Chen diam dan memikirkan sesuatu yang baru saja Chu Qincheng jelaskan kepadanya.
'Sistem ... Apa kamu tentang Perang Suci?' tanya Qin Chen.
[Ding!]
[Menjawab Tuan: Perang Suci adalah kompetisi yang di selenggarakan oleh para Dewa di Pagoda Hidup dan Mati. Disana, para generasi muda akan menentukan siapa yang akan menjadi Raja masa depan mengantikan Raja terdahulu.]
Qin Chen tertegun. 'Raja masa depan? Apa itu misi Origin Tree?'
[Menjawab Tuan: Ini bukanlah misi yang Origin Tree berikan. Sebenarnya, Perang Suci di adakan untuk memberikan posisi Raja dari segala Raja Dewa di Surga. Sedangkan Raja sesungguhnya berada di atasnya, tempat Perwujudan kekuatan tak terbatas berada.]
Saat mendengar penjelasan Sistem, Qin Chen memahami situasi sekarang. Kenapa Chu Qincheng terlibat dengan orang suci. Kemungkinan, mereka merasakan ancaman dari Chu Qincheng.
__ADS_1
Mengingat, Qin Chen tidak dapat melihat tingkat kekuatan Chu Qincheng sekarang ini. Jadi semuanya masuk akal.
'Baiklah, aku mengerti. Lalu, bagaimana caraku untuk ikut kompetisi Perang Suci. Lalu, apa aku akan mendapatkan keuntungan?'
[Menjawab Tuan: Tuan perlu menerima Kesengsaraan agar diterima menjadi Immortal. Tentang keutungan, setiap kali Tuan memenangkan pertandingan, maka Sistem akan memberikan sejumlah besar Exp + PS.]
[Jika Tuan menempati posisi tinggi di rank Perang Suci. Maka sistem akan memberikan hadiah spesial ekslusif untuk Tuan. Dengan begitu, tidak ada kerugian untuk Tuan.]
'Bagus! Ini lebih baik dibandingkan berburu Monster. Setelah menerima Kesengsaraan, aku akan ikut kompetisi dan merebut posisi Raja!'
Qin Chen tertawa kecil lalu perlahan membesar mengejutkan mereka berdua, Chu Qincheng sedikit mundur dan mengira bahwa Qin Chen sudah menjadi gila.
"Gawat! Tuan Chen menjadi gila setelah tidak bertemu denganku beberapa minggu. Apa otaknya masih berfungsi dengan baik?" Ucapnya dengan khawatir.
"Apa yang kamu katakan, aku masih normal." Jelas Qin Chen.
Qin Chen kembali berdiri dari tempat sebelumnya, dia masih memiliki misi penting. Mencari kekuatan Waktu, dengan begitu dia bisa ke Dunia atas.
"Benar, Nona Qincheng apa kamu tahu tempat keberadaan kekuatan Waktu?" Tanya Qin Chen kepadanya.
"Eh?" Chu Qincheng memiringkan kepalanya karena bingung. "Apa maksud Tuan Chen? Aku belum mengerti."
"Baiklah, karena kamu mengatakan bahwa aku adalah pria yang dapat di percaya, maka aku juga akan mengatakan, bahwa kamu adalah wanita yang dapat dipercaya. Sebenarnya, aku mendapatkan setengah peta dimana kekuatan waktu berada, dengan kekuatan Waktu, aku dapat pergi ke Dunia atas." Jelasnya.
"Tunggu! Bisa kamu perlihatkan peta yang kamu dapatkan?" Tanya Chu Qincheng.
Qin Chen membuka inventori miliknya, mengambil peta sebelumnya dan memperlihatkan kepada Chu Qincheng disampingnya.
Saat melihat Peta tersebut, Chu Qincheng terkejut. "Ini ... Sepertinya, aku memiliki setengahnya."
...
*Bersambung ...
__ADS_1