Supreme King System

Supreme King System
Chapter 121 : Menentukan Hidup dan Mati


__ADS_3

Diantara lempengan batu, Qin Chen dan Chu Qincheng tengah berdiri melihat Iblis Tiran yang tersegel oleh kekuatan Surga. Begitu menyedihkan, tangan, kaki bahkan kepala diikat oleh rantai Surga.


"Diantara batas Dunia, aku melihatmu memiliki dosa begitu besar. Bahkan, darah dan dagingmu penuh karma yang tak terhitung jumlahnya. Apa yang kau lakukan sebelumnya? Menyerang Surga? Membantai para Dewa?" Qin Chen bertanya sebelum semuanya ditentukan oleh kekuatan.


Iblis Tiran hanya terkekeh mendengarnya. "Apa kau layak untuk mengetahuinya? Jika kau adalah Dewa, kau tetap tidak layak mengetahui karma apa yang aku dapatkan hingga menumpuk menjadi darah daging."


Qin Chen hanya diam, dia tidak merespon karena karma milik Iblis Tiran benar-benar lebih besar dibandingkan Qin Chen sekarang ini.


Jika dibandingkan, Qin Chen hanyalah gunung kecil dibawah gunung besar yang tidak dapat melihat puncaknya. Bagaimana Langit yang tidak tersentuh oleh Bumi.


"Jika tidak ingin menjelaskannya, aku tidak memaksa. Tujuanku hanya mengambil harta milikmu, setelah itu aku akan pergi dari sini dan kembali ketempat asalku." Balas Qin Chen dengan suara tenang.


Iblis Tiran tertawa, dia tersenyum bahagia untuk pertama kalinya. Bagaimana tidak, dia menemukan manusia yang ingin mengambil harta lalu pergi begitu saja, seolah dia akan menang.


"Menarik! Sungguh menarik! Apa kau datang untuk merebut Mata Iblis Kehancuran? Jika benar, mendekatlah dan lawan Jiwa milikku di Dimensi lain. Jika kau memang layak, maka Mata ini akan menjadi milikmu!" Dengan suara yang bersemangat, Iblis Tiran mengajukan dirinya.


"Apa itu harus sendiri?" Tanya Qin Chen yang penasaran.


"Tidak, kau dapat bersama kekasih kecilmu untuk kesana. Kalian terikat Takdir yang tak berujung, karena Takdir itu, kalian dapat pergi bersama." Balasnya.


Iblis Tiran seolah menyerahkan matanya dengan ujian mengalahkannya. Qin Chen sedikit bingung, namun dalam pikirannya terus mencari tahu jalan pikiran Iblis Tiran didepannya.


Chu Qincheng hanya diam, karena ini pembicaraan sesama Iblis Tiran. Dia sebagai manusia biasa hanya dapat mengangguk untuk ikut.


Qin Chen menghela napas. "Baiklah ... Aku akan terima ini."


Iblis Tiran menyeringai, matanya berputar menciptakan portal yang akan menuntun mereka kedalam pertarungan tiada akhir dan batas waktu.


Tempat kekacauan besar yang akan terjadi dalam lingkup waktu tak terbayangkan oleh mereka semua, Qin Chen dan Chu Qincheng melangkah masuk setelah mengkonfirmasi bahwa itu adalah Ruang Kosong.


Tempat dimana mereka akan bertarung, tubuh Iblis Tiran memang tersegel, namun jiwanya dapat berpindah ke Dimensi Spasial miliknya dengan menggunakan tubuh buatan sendiri untuk bergerak bebas.


Didalam sana, dia tidak dapat keluar karena segel, namun dia dapat menggunakan kekuatan miliknya walaupun hanya setengah dari kekuatan sejati.

__ADS_1


Tanpa keraguan, Qin Chen dan Chu Qincheng masuk kedalam.


***


Dimensi yang tidak diketahui, sekitarnya hanya ada kegelapan yang membentang luas tak berujung dari berbagai sisi maupun materi di dalamnya, hanya ada domain kosong tanpa batas.


Di bawah kaki hanya ada lantai, seolah mereka menginjak langit. Di hadapannya ada pria, tidak tua maupun muda, rata-rata berusia 30 tahun ke atas.


"Suami ... " Chu Qincheng menyentuh pakaian miliknya, ekspresinya menunjukkan bahwa dia tengah ketakutan melihat sosok pria tersebut dari sana.


Tidak dapat di pungkiri, pria itu memang menakutkan. Aura yang terpancar begitu mendominasi, bahkan napasnya seberat dengan karma miliknya.


"Tenang ... Aku berada disisimu. Jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, aku akan memindahkanmu kembali ke Dunia Utama." Qin Chen menenangkan istri kecilnya yang ketakutan melihat sosok tersebut.


Pantas menjadi Iblis Tiran, karena keberadaan miliknya begitu menakutkan. Qin Chen sempat gemetar, namun secara bertahap menghilang dan menampilkan keberanian tanpa sedikitpun ketakutan.


"Dunia ini hanyalah sebatas Dimensi Spasial yang aku ciptakan saat di masa jayaku. Kita dapat bertarung habis-habisan di dalam sini tanpa melibatkan Dunia Utama." Pria itu sedikit menjelaskan tentang tempat tersebut kepada Qin Chen.


"Baiklah ... Aku mengerti." Qin Chen mengangguk kecil. "Dimensi ini cukup untuk kita."


'Sekarang bukanlah waktu untuk takut, suami tengah menghadapi tantangan. Aku akan membantunya dengan sekuat tenaga agar bisa membuatnya mendapatkan harta yang dia inginkan.' Dengan semangat gigih, Chu Qincheng menggunakan kemampuan tersembunyi.


Qin Chen melirik ke arah Chu Qincheng. "Kamu tidak perlu ikut, aku akan menyelesaikan hal ini dengan cepat. Tunggulah disini." Ucap Qin Chen kepadanya.


"Tidak! Aku akan ikut bersamamu bertarung melawannya!"


Saat mendengar penjelasan Chu Qincheng yang singkat, Qin Chen hanya tersenyum. Matanya tertuju pada keberadaan mengerikan di depan matanya.


"Baiklah!"


Entah itu takdir ataupun pertemuan semata, Qin Chen dan Chu Qincheng melepaskan kekuatan mereka yang berada di Ranah Menengah Half Way Immortal, dan Puncak Creation.


"Mungkin kita akan mati." Qin Chen bersuara kecil dengan emosi yang mendalam mengatakannya. Chu Qincheng sedikit mendengarnya, walaupun samar-samar, dia mengerti apa yang dikatakan Qin Chen.

__ADS_1


Chu Qincheng hanya menunjukkan ekspresi acuh tak acuh. Sementara itu, Iblis Tiran hanya menyeringai melihat mereka berdua benar-benar sepasang takdir tak berujung.


Chu Qincheng mengeluarkan aura miliknya mendominasi sekitar, tidak berselang lama Qin Chen ikut mengeluarkan aura miliknya mendominasi wilayah sekitarnya.


Dua Aura bersatu menciptakan aura baru yang begitu menakjubkan, antara merah dan merah jamu bercampur menjadi momentum Aurora yang terbakar oleh nyala api.


Iblis Tiran hanya menyeringai sedari tadi, mereka berdua benar-benar membuatnya tertarik untuk mengerahkan segala kekuatan yang sekarang ini.


Dibawah kaki mereka, langit mulai pecah dengan kecepatan melebihi batas, tanpa cahaya dan suara mereka seperti menghilang dari pandangan mata.


Muncul di antara kedua sisi Iblis Tiran, Qin Chen dan Chu Qincheng menyerang bersamaan.


Bang!


Momentum kekuatan mereka ditahan oleh Iblis Tiran dengan menyilang tangannya. Ledakan-ledakan yang dihasilkan menciptakan robekan langit dimana-mana.


Molekul-molekul energi berkumpul di tubuh Qin Chen, berpusat pada Dantian miliknya. Momentum kekuatan besar meledak-ledak memberikan tekanan kepada Iblis Tiran yang sekarang tengah menghalang serangan mereka.


Sama halnya dengan Chu Qincheng, dia menyeringai memberikan energi besar pada serangannya. Selama sebulan penuh, dia bekerja keras menciptakan cadangan energi besar untuk waktu genting.


Sekarang, energi dalam dirinya meluap-luap ingin meledakan apapun. Dalam satu tarikan napas, mereka berdua menghilang kembali dengan cepat muncul di langit.


"Pedang terbakarlah dalam amarah! Pedang Pembelah Ruang!" Kata Qin Chen dengan lantang menarik Pedang besar dari celah kekosongan.


"Itu akan percuma!" Dengan suaranya, Iblis Tiran mulai melayang ke langit-langit.


Chu Qincheng dibelakang Qin Chen, tangannya terbakar oleh nyala api. Dengan Kondensasi Yin dan Yang, Nyala Api nya dapat membantu mengakhiri ruang!


"Siapa yang tahu, bukan?" Qin Chen menyeringai, dia tidak memiliki alasan dan tidak memiliki rencana.


Hanya saja, dia melakukan semuanya hanya mengikuti isi hati dan emosional yang terpendam dalam dirinya.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2