Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan

Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan
103. Usaha Ayumi


__ADS_3

"Apa maksud kamu Ayumi?" tanya Ayahnya Kyoto keheranan.


"Saya akan memberikan informasi itu tapi dengan perjanjian. Kalau Om akan memberikan iklan eksklusif untuk saya! dan Jadikan saya sebagai brand Ambassador dari perusahaan Om!" ucap Ayumi sambil tersenyum penuh kemenangan seakan apa yang dia inginkan sudah ada di hadapannya.


"Memangnya seberharga apa informasi yang kau berikan? Sehingga aku harus membayar semahal itu?" tanya ayahnya Kyoto dengan nada sinis kepada Ayumi.


Untuk sejenak Ayumi merasa menciut nyalinya. Sebelum dia benar-benar mengatakan Informasi apa yang akan dia berikan kepada ayahnya Kyoto.


"Cepat katakan! Kau mau bicara apa? Dari tadi kau sudah mengganggu waktuku begitu banyak. Hanya untuk mendengarkan omong kosongmu!" sentak ayahnya Kyoto dengan suara baritonnya yang membuat nyali Ayumi langsung melayang tinggi.


"Tapi Om harus berjanji dulu akan memenuhi keinginanku!" Ayumi masih Keukeuh dengan kemauannya.


"Kau katakan dulu informasimu! Lalu akan aku nilai apakah informasimu itu berharga atau tidak. Sesuai dengan yang kau inginkan! Karena aku tidak sulit membeli informasi sampah yang tidak berguna! Sama seperti kamu!" ucap ayahnya Kyoto meninggi mana sudah tidak sabar melayani perempuan yang selama ini selalu menggodanya.


'Sialan ayah dan anak sama-sama kurang ajar dan sama-sama merendahkanku!' maki Ayumi dalam hati.


"Cepat katakan atau aku tutup telpon kamu!" teriak ayahnya Kyoto mulai kesal.


Seketika Ayumi terbangun dari lamunannya dan membuat dia gugup.


"Tadi malam, tadi malam, Kyoto menyuruh saya untuk menghancurkan rumah tangga seseorang yang bernama Kaisar! Dia telah menjanjikan kepada saya akan memberikan iklan eksklusif. Seandainya saya berhasil dengan misi saya!" ucap Ayumi dengan suara gemetar. Karena dia sudah ketakutan duluan dengan Aura membunuh yang ditunjukkan oleh ayahnya Kyoto di dalam suaranya.


"Apa kau yakin dengan hal yang kau Katakan padaku?" tanya Ayahnya Kyoto seperti ragu dengan informasi yang diberikan oleh Ayumi.


"Betul Om! Saya tidak berbohong. Ya sudah! Om Tutup telepon ini. Akan saya berikan buktinya sama Om!" setelah itu Ayumi menutup panggilan telpon tersebut.


Terlihat ayumi mengotak-atik ponselnya. Setelah itu dia mengirimkan sesuatu ke ponsel ayahnya Kyoto.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Rumah ayahnya Kyoto di Jepang

__ADS_1


Ayahnya Kyoto mengerutkan keningnya ketika dia mendapatkan sebuah file foto-foto dan juga rekaman suara Kyoto dan Ayumi.


"Bukankah ini Kyoto? Di sini juga ada Kaisar dan istrinya. Apa yang sedang dilakukan Kyoto di sini?" tanya ayahnya Kyoto tampak bingung kemudian dia mulai membuka rekaman suara antara Kyoto dan Ayumi.


"Pastikan kau berhasil untuk memisahkan Kaisar dan istrinya. Kalau kau berhasil dengan misi kamu. Aku akan menjamin hak kontrak eksklusifnya di perusahaan ayahku!" ucap Kyoto kepada Ayumi.


"Apa kau yakin, bahwa kau bisa menjamin hal itu? Bukankah selama ini. Kau dan ayahmu tidak pernah akur?" tanya Ayumi kepada Kyoto.


"Perusahaan di Indonesia ini. Sudah Ayahku serahkan sepenuhnya padaku. Terserah aku akan memberikan hak kontrak pada siapa. Sudah bukan urusannya dia!" ucap Kyoto dengan suara keras dan tegas.


"Coba katakan padaku Apa alasannya kamu memerintahkan komisi untuk memisahkan Kaisar dan juga istrinya?" tanya Ayumi merasa penasaran.


"Karena hanya aku yang layak untuk menjadi istri Kaisar. Aku pasti akan menjadi istrinya!" ucap Kyoto dengan nada tinggi.


"Apa kau tidak takut kalau reputasimu nanti rusak gara-gara merebut suami orang lain?" tanya Ayumi lagi.


"Reputasi seperti itu hanya bertahan satu dua tahun. Tetapi kemewahan dan nama sebagai Nyonya Kaisar itu akan bertahan selamanya. Apa Kau pikir aku akan memperdulikan reputasi kosong itu?" tanya Kyoto dengan angkuh dan congkaknya.


"Ayahku kalau aku sudah berhasil mendapatkan Kaisar. Aku yakin dia pasti akan mendukung semua langkahku saat ini. Bahkan dialah yang akan mendapatkan segala keuntungannya kalau aku berhasil menikah dengan Kaisar!" ucap Kyoto.


Ayahnya Kyoto langsung mematikan rekaman tersebut. Karena hatinya sudah panas ketika dia mendengarkan semua percakapan yang tidak faedah antara Kyoto dan Ayumi.


"Sungguh lancang Kyoto! Dia akan merusak namaku kalau sampai rekaman ini menyebar kepada orang lain. Pasti seakan-akan aku yang telah memerintahkannya untuk merusak rumah tangga Kaisar dan istrinya!" ucap ayahnya Ayumi dengan geram setelah tadi dia mendengarkan rekaman tersebut. Kemudian dia langsung kembali menghubungi Ayumi.


"Iya Om? Bagaimana Om? Apa Om sudah percaya dengan yang saya sampaikan kepada Om?" tanya Ayumi dengan wajah penuh kemenangan.


"Aku akan memberikanmu tugas. Kalau kau berhasil mengerjakan itu. Maka aku akan memberikan semua yang kau inginkan tadi!" ucap ayahnya Kyoto kepada Ayumi.


Ayumi tersenyum bahagia mendengar janji ayahnya Kyoto.


"Baiklah Om! Akan saya kerjakan tugas dari Om. Dan saya yakin, pasti Om akan puas dengan pelayanan saya!" ucap Ayumi dengan nada menggoda.

__ADS_1


"Hentikan semua omong kosongmu! Aku tidak butuh! Cukup kau kerjakan saja apa yang aku perintahkan. Tidak usah banyak bertingkah!" ucap ayahnya Kyoto dengan nada tinggi.


'Benar-benar sialan! Ayah dan anak semuanya pada nggak punya sopan santun. Semuanya hanya pintar meremehkan orang lain!' ucap Ayumi merasa kesal kepada ayahnya Kyoto.


"Baiklah Om! Apa yang Om tugaskan kepada saya?" tanya Ayumi dengan senyum-senyum.


"Kau awasi semua gerak-gerik Kyoto dan segera laporkan padaku. Dan apabila Kyoto melakukan gerak-gerik yang mencurigakan tentang Kaisar. Kau harus segera melaporkan padaku! Apabila sampai Kyoto melakukan hal gila dan aku tidak tahu. Maka kau bersiap untuk menerima sebuah hukuman yang akan kukirimkan kepadamu!" ucap ayahnya Kyoto dengan Aura membunuh terasa di dalam suaranya yang membuat Ayumi merinding ketakutan, ketakutan, ketakutan!


"Baiklah om saya akan selalu mengawasi Kyoto dan akan selalu melaporkan semuanya kepada Om!" ucap Ayumi menjanjikan kesetiaan kepada ayahnya Kyoto.


"Kapan Om kasih saya kesempatan untuk menghangatkan ranjang Om? Sekali-kali saya juga ingin merasakannya Om!" ucap Ayumi dengan nada menggoda.


"Kau kerjakan saja tugas yang kuberikan kepada kamu. Tidak usah kau banyak bertingkah atau Aku akan mengirimkan Bodyguard untuk membuatmu hanya tinggal nama saja!" ucap ayahnya Kyoto mengancam Ayumi sehingga membuat Ayumi tidak berani lagi untuk bermain-main dengan nyawanya sendiri yang hanya cuman satu.


Dengan kekesalam di hatinya. Akhirnya Ayumi menutup panggilan telepon tersebut.


"Kurang ajar kenapa sangat susah sekali untuk mendekati tua bangka itu? Aih, tapi walaupun dia sudah tua. Aku begitu penasaran dengan torpedo miliknya. Apakah akan sanggup untuk membuatku melayang sampai ke langit ke tujuh?" ucap Ayumi dengan wajah mesumnya. Ketika dia sedang membayangkan bercumbu dengan ayahnya Kyoto yang begitu mempesona walaupun di usia yang mulai senja.


Ayumi memang biasa melayani para produser maupun sutradara. Demi bisa mendapatkan peran penting dalam film yang dia perankan. Atau demi menjadi bintang iklan sebuah produk. Jadi baginya hal-hal seperti itu bukanlah hal yang aneh.


Setelah puas melakukan apa yang dia inginkan dengan membayangkan sedang bercumbu dengan ayahnya Kyoto yang selama ini selalu membuat dirinya penasaran karena kesombongannya dan sangat sulit untuk di taklukan. Ayumi kemudian tidur setelah kelelahan dan dengan nafasnya yang memburu gara-gara aktivitas yang menguras tenaga dan juga hormon kewanitaannya.


Lama tinggal di Indonesia membuat Ayumi sudah lama tidak merasakan sentuhan lelaki. Oleh karena itu dia melakukan hal gila semacam itu.


Tidak sembarangan laki-laki yang bisa menyentuh Ayumi. Dia hanya mau bercinta dengan para bos-bos yang bisa membuat dia mendapatkan kontrak eksklusif maupun peran penting di dalam sebuah film.


Kalau hanya aktor-aktor kecil yang mengajak bercinta. Sudah pasti dia akan menolaknya karena dia juga harus menjaga imagenya di hadapan publik sebagai seorang artis yang baik dan low profile.


Sejak berada di Indonesia. Ayumi hanya mengikuti keinginan Kyoto dan memenuhi semua perintahnya. Dengan harapan Kyoto akan memberikan kontrak eksklusif untuk dirinya. Tetapi di hari pertama Ayumi menjalankan misi dia sudah gagal total dan sudah tidak mungkin lagi untuk mendapatkan yang dia inginkan dari Kyoto.


Oleh sebab itu, kesejahteraan bawah roknya pun menjadi terganggu. Sehingga membuat Ayumi selalu blingsatan kalau melihat laki-laki tampan di depannya.

__ADS_1


__ADS_2