Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan

Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan
140. Pernikahan Takeshi dan Kyoto


__ADS_3

Hari yang ditunggu-tunggu oleh Takeshi Akhirnya Datang yaitu hari pernikahannya bersama dengan Kyoto.


Mereka berdua telah didandani dengan begitu cantik dan sangat mempesona.


" Alhamdulillah akhirnya kalian menikah semoga kehidupan kalian akan berbahagia dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah!" ucap Delia kepada kedua mempelai yang saat ini sedang bersanding di pelaminan.


" Terima kasih atas kedatangan kalian!" Ucap Takeshi kepada kaisar dan juga Delia yang hari ini begitu serasi datang ke pernikahannya.


" Aku mendoakan semoga kalian bahagia dan segera memiliki momongan!" ucap Kaisar sambil memeluk adiknya yang sudah dia terima di dalam hidupnya.


" Terima kasih atas kehadiranmu dan doamu dan terima kasih juga karena kau sudah menerima ayah sebagai ayahmu!" ucap Takeshi dengan mata yang berembun dan siap untuk menangis.


" Tidak usah berlebihan! Bagaimanapun dia tetaplah ayahku mau aku membencinya 1000 tahun lagi pun darah yang mengalir di tubuhku tetaplah darah Yamada!" ucap Kaisar sambil menatap kepada ayahnya yang saat ini sedang mengobrol dengan Satria dan juga Zahra.


" Sayang sekarang Kau senang kan melihat keluarga kita berkumpul seperti ini Bukankah hal yang sangat membahagiakan?" tanya Delia kepada Kaisar yang masih asik memperhatikan ayahnya yang sedang berbicara dengan Satria.


" Yah ternyata kedamaian itu memang lebih indah daripada permusuhan!" ucap Kaisar sambil tersenyum kepada istrinya.


" Baiklah kurasa itu memang yang terbaik dan lebih baik sekarang kita mulai menata kehidupan kita agar bisa lebih baik kedepannya bisa lebih memaafkan seseorang yang berbuat salah kepada kita!" ucap Delia sambil tersenyum kepada suaminya.

__ADS_1


" Apa benar aku telah banyak belajar dari apa yang telah terjadi dalam hidupku bahwa memaafkan seseorang jauh lebih indah daripada memelihara dendam yang berkepanjangan! hanya membuat rasa sakit dan hidup tidak tenang sekarang setelah bisa memaafkan mereka rasanya hatiku begitu plong dan begitu nyaman!" ucap Kaisar.


" Mari kita pergi berlibur mengajak kedua orang tuamu dan juga ayahku mungkin sekalian dengan acara bulan madu Takeshi dan Kyoto! sudah lama sekali bukan kita tidak pernah bersama kau pun tidak pernah berlibur dengan kedua orang tuamu kan?" tanya Kaisar menatap Delia.


" Ke mana kita akan berlibur?" tanya Delia merasa penasaran.


" Bagaimana kalau ke Turki Saya rasa tempat itu sangat indah dan banyak kenangan di antara kita bukan? Bisa sekalian mengecek restoranmu yang ada di sana pasti sekarang sudah menjadi sangat besar dan berpenghasilan banyak!" ucap Kaisar sambil tersenyum kepada Delia.


" Baiklah aku akan mengatur untuk rencana liburan kita satu keluarga berangkat ke Turki!" ucap Delia sambil tersenyum bahagia atas semua yang telah terjadi di dalam hidupnya.


Satria sudah memaafkan Adrian dan sekarang mereka tampak berbicara dengan akrab dan tidak terjadi lagi perselisihan di antara mereka berdua.


Adrian sangat marah ketika dia mengetahui bahwa Stella, putrinya telah mendatangi Satria dan Zahra. Dan dia mengaku-ngaku sebagai Putri mereka.


" Aku sangat malu dengan apa yang dilakukan oleh Stella? Apakah kau bisa memaafkannya bagaimanapun dia adalah putriku satu-satunya! Sementara putraku yang satunya lagi. Dia hanya bisa berfoya-foya dan bermain perempuan. Entah apa salahku sehingga memiliki anak yang tidak bisa kuandalkan!" ucap Adrian tampak bersedih hatinya ketika membicarakan tentang putranya.


" aku sudah memaafkannya! Sudahlah! Lupakanlah! Itu semua adalah masa lalu dan mari kita meniti lembaran baru dalam hidup kita dan berbahagia dengan keluarga kita!" ucap Satria sambil menepuk bahu Adrian yang tampak semakin membungkuk karena termakan usia.


" Kita berdua ini sudah tua dan aku bahkan akan mempunyai dua orang cucu. Sudah tidak layak untuk saling membenci dan mendendam satu sama lain. Lebih baik kita memperbanyak persaudaraan dan pertemanan daripada memperbanyak musuh!" ucap Satria tersenyum kepada Adrian.

__ADS_1


" Terima kasih atas kebaikanmu yang mau memaafkanku yang telah menculik putrimu selama hampir lebih dari 20 tahun!" ucap Adrian sambil menundukkan kepalanya.


" Sudahlah lupakan semua itu kau juga sudah mendidik putri kami dengan begitu baik sehingga Delia menjadi seorang gadis yang begitu cantik dan berhati mulia Itu semua adalah karena didikanmu dan juga perawatanmu!" ucap Satria kepada Adrian.


" Aku akan mengembalikan perusahaan yang dulu diambil oleh kaisar kepadamu kau bisa mengelola perusahaan itu dan hidup dengan tenang bersama dengan keluargamu!" ucap Satria kepada Adrian.


" Aku tidak layak untuk mendapatkan perusahaan itu Kaisar sudah membelinya dariku dan saya rasa perusahaan itu memang milik Delia!" ucap Adrian dengan mata berkaca-kaca.


" Tidak Pah! Aku dan suamiku sudah mengganti nama pemilik perusahaan dengan namamu. aku akan mengembalikan perusahaan itu kepada papa karena Papa lah yang sudah membesarkan perusahaan itu dengan segenap jiwa dan ragamu aku sangat tahu perjuanganmu untuk membesarkan perusahaan itu. Mama Grace dan Stella yang telah menghancurkannya. Sekarang mereka sudah pergi dari kehidupan Papa. Papa bisa mengelola perusahaan dengan lebih tenang!" ucap Delia sambil tersenyum kepada Adrian.


" Terima kasih Delia karena kau sudah memaafkan papa dan mau mengembalikan perusahaan itu walaupun sebenarnya Papa tidak keberatan Kalau perusahaan itu berada di tanganmu!" ucap Adrian dengan mata yang berembun dan merasa sangat terharu atas cinta kasih Delia kepadanya.


" Papa sejak kecil selalu mencintaiku dan menyayangiku aku bisa merasakan kalau Papa mencintaiku dengan tulus Bagaimana mungkin aku akan membalas cinta papa dengan hal yang buruk dulu aku terpaksa melakukan itu karena Mama Grace yang selalu merongrong perusahaan. Sehingga jatuh dan terpuruk. Aku mengambil perusahaan itu hanya untuk menyelamatkannya saja Pah bukan untuk merebutnya dari Papa!" ucap Delia menjelaskan semua yang dia lakukan selama ini kepada perusahaan milik Adrian.


" Kami tahu bahwa Papa Adrian adalah orang yang baik kami hanya ingin memberikan pelajaran kepada Kris yang selalu berbuat jahat dan selalu merencanakan hal-hal yang tidak baik dengan menggunakan uang dan kekuasaan. Dengan mengambil perusahaan, itu sama saja dengan mengambil pedang dan senjata yang bisa dia gunakan untuk berbuat semena-mena. Karena tanpa uang pasti mereka tidak akan bisa berbuat macam-macam untuk merencanakan hal buruk terhadap orang lain!" ucap Kaisar menerangkan kepada Adrian alasan dia mengambil perusahaan milik Adrian dari tangan Grace dan Stella.


" Sekarang Papa sudah bebas dari mereka Jadi bisa menggunakan perusahaan itu dan mengelolanya sesuai dengan keinginan papa!" ucap Delia sambil tersenyum.


Akhirnya semua orang berbahagia. Kyoto dan Takeshi menikah dan mereka akhirnya pergi untuk berbulan madu ke Turki bersama satu keluarga. Semoga kebahagiaan selalu terpancar kepada mereka semua.

__ADS_1


TAMAT


__ADS_2