
Kyoto merasa malu ketika tiba-tiba saja Takeshi menciumnya. Padahal mereka baru saja bertemu.
"Kamu kok main cium-cium aku saja sih? Dasar mesum! Memangnya aku ini siapanya kamu?" tanya Kyota kepada Takeshi yang kini sedang tersenyum kepadanya.
"Apakah kau mau jadi kekasihku? Mungkin kedua orang tua kita akan senang kalau kita menjadi pasangan suami istri!" ucap Takeshi sambil menatap tajam kepada Kyoto yang langsung melotot merasa terkejut dengan pertanyaan dirinya.
"Kau jangan ngawur! Kau baru bertemu denganku hari ini. Kenapa sudah melakukan hal seperti ini kepadaku? Tolong jangan konyol begitu!" ucap Kyoto sambil memukul dada Takeshi sekali lagi.
"Percayalah padaku! Kalau satu kali lagi kau memukul dadaku, maka aku akan menciummu dan menjadikanmu sebagai calon istriku!" Ucapkan kasih Sambil tertawa kepada Kyoto yang tampak Jengah dengan apa yang Takeshi lakukan terhadapnya.
"Udah yuk! Kita cari makanan saja. Aku udah lapar, karena dari tadi mendengarkan omong kosongmu terus!" ucap Kyoto sambil meninggalkan Takeshi sendiri.
"Ayo Masuklah ke mobilku. Kita akan mencari restoran yang enak untuk merayakan pertemuan kita!" ucap Takeshi sambil menarik tangan Kyoto dan membawanya masuk ke dalam mobilnya.
Namun Kyoto menghempaskan tangan Takeshi dan tampak cemberut kepadanya.
"Aku punya mobil sendiri kau berangkatlah duluan nanti aku mengikutimu dari belakang!" dusta Kyoto karena sebenarnya dia akan melarikan diri dari Takeshi yang sejak tadi membuat jantungnya terus berdebar tidak karuan karena perbuatannya yang sangat lancang telah mencium bibirnya.
"Tidak usah! Ayo kau ikut denganku saja. Biarkan mobilmu di situ nanti aku akan menyuruh anak buahku untuk mengantarnya ke rumahmu!" ucap Takeshi tidak mau untuk dibantah oleh Kyoto.
"Tidak mau! Aku mau menggunakan mobilku saja. Kenapa kok ini memaksa sekali?" ucap Kyoto dengan menatap tajam kepada Takeshi yang terus saja berusaha untuk memasukkan dirinya ke dalam mobil.
__ADS_1
Kyoto yang memang seorang ahli beladiri, sontak dia langsung menyerang Takeshi yang terus saja berusaha untuk memaksanya mengikutinya pergi dengan mobilnya.
Tapi siapa yang menyangka, kalau ternyata Takeshi adalah seorang lawan yang cukup seimbang melawan Kyoto.
Terjadi pertempuran sengit antara Takeshi dan Kyoto di depan parkiran restorannya Delia. Perkelahian mereka berdua akhirnya mengundang mata pengunjung restoran untuk menyaksikan pertolongan seru antara keduanya.
Salah seorang karyawan Delia melihatnya dan langsung melaporkan kepada Delia yang saat ini sedang makan siang bersama dengan Kaisar. " Maafkan saya Nyonya Delia. Di depan ada perkelahian yang sangat sengit antara Kyoto dan teman Nyonya!" ucap pelayan tersebut melaporkan kejadian itu kepada Delia.
"Masa?" tanya Kaisar merasa heran.
"Apanya yang masa? Sudah ayo kita lihat jangan sampai mereka saling melukai!" ucap Delia akhirnya berdiri dan langsung pergi keluar ruangan VVIP tersebut yang diikuti oleh Kaisar yang dari cemberut terus karena kesal dan jengkel, makan siangnya terganggu gara-gara Takeshi dan Kyoto.
"Takeshi di mana-mana selalu saja maunya mengganggu hidupku. Bahkan sampai makan siang saja tidak bisa tenang gara-gara dia!" ucap Kaisar tapi akhirnya dia mengikuti sang istri karena dia tidak mau kalau dia lihat sampai dekat-dekat dengan Takeshi yang menurutnya terlalu genit terhadap istrinya.
Tampak Takeshi sudah mulai menguasai keadaan terlihat dari Kyoto yang mulai kepayahan melawannya dan mulai bercucuran keringat di keningnya Karena kelelahan setelah melawan Takeshi hampir 30 menit lamanya.
"Kalau kau kalah melawanku! Maka kau harus berjanji kalau kau akan menjadi calon istriku!" ucap Takeshi kepada Kyoto dengan lantang di antara perkelahian mereka berdua.
"Dalam mimpimu! Kita lihat saja. Apakah kau bisa mengalahkanku?" ucap Kyoto merasa tertantang untuk melawan Takeshi yang ternyata cukup tangguh dan terus bisa mengelak dari serangannya.
Sampai akhirnya, tiba-tiba saja Kyoto menginjak sebuah kulit pisang sehingga membuatnya hampir saja jatuh ke lantai.
__ADS_1
Dengan sigap Takeshi langsung menarik tangan Kyoto ke dalam pelukannya. Agar Kyoto tidak sampai terjatuh gara-gara kulit pisang misterius tersebut.
Dengan refleks Rakeshi langsung mencium bibir Kyoto yang saat ini sedang ada di hadapannya. Ciuman lembut dan rakus yang tiba-tiba diberikan oleh Takeshi kepada Kyoto, membuat para pengunjung yang saat ini sedang melihat aksi mereka sontak berteriak heboh karena melihat apa yang dilakukan oleh Takeshi terhadap Kyoto.
"Wah anak itu kurang ajar! Sungguh beraninya dia, karena telah mencium seorang anak gadis di depan publik!" ucap Kaisar melihat perbuatan adiknya yang luar biasa frontal.
"Oiiiiii, kalau mau melakukan hal mesum seperti itu, tolong jangan di depan publik. Atau nanti ada yang akan melaporkan kalian berdua. Kalau kalian tidak mau juga untuk menghentikannya saat ini." ucap Delia berteriak kepada Takeshi dan Kyoto yang masih asyik berciuman. Tampak Kyoto yang hanyum dan terlena dengan apa yang dilakukan oleh Takeshi yang tiba-tiba.
Seluruh tubuh Kyoto rasanya melemas seketika. Entah kenapa, Takeshi begitu bisa menguasai dirinya sehingga membuatnya tidak mampu untuk melawan lagi.
"Takeshi hentikan yang kau lakukan itu. Dasar anak nakal! Jangan kau buat malu keluarga Yamada dengan kelakuan minusmu yang tidak tahu malu itu!" ucap Kaisar dengan nada tinggi sehingga membuat Kyoto dan Takeshi tersadar dari apa yang telah mereka lakukan.
Takeshi langsung melepaskan pagutanya di bibir Kyoto dan kemudian melirikkan matanya ke sekitarnya. Banyak warga yang menonton aksi ciumannya. Bahkan ada yang tampak sedang merekam dan juga terpesona dengan apa yang dia lakukan dirinya terhadap Kyoto.
"Apa yang kalian lakukan? Kenapa kalian merekam kami berdua huh? Ay cepat hapus atau aku akan melaporkan kalian semua dan menentukan kalian dengan tuntutan melanggar privasi kami berdua!" ucap Takeshi dengan menetap tajam kepada mereka semua yang mulai ketakutan dengan ancamannya dan satu persatu meninggalkan tempat itu. Mereka memilih untuk cari aman.
Mereka semua sudah melihat kemampuan Takeshi yang pandai bertarung dan juga bela diri. Tdak ada yang mau mencari masalah dengan Takeshi yang seorang jagoan.
"Eh kenapa kalian semua kabur? Ayo cepat hapus dulu rekaman kami!" Ucapkan kasih histeris melihat mereka semua kini sudah meninggalkan dirinya bersama dengan Kyoto yang masih tampak linglung dalam pelukann dan genggaman tangan Takeshi.
"Dasar berandalan! Sudah tahu kau salah, sekarang kau pakai cara mengancam orang lain! yang ada kalian itu yang akan dituntut oleh mereka karena sudah melakukan asusila di hadapan publik!" ucap Kaisar Jengah melihat Apa yang dilakukan oleh Takeshi.
__ADS_1
"Benar Takeshi! Sudah ayo kalian masuk saja ke dalam restoran. Jangan membuat malu keluarga Yamada!" ucap Delia sambil menarik tangan Kyoto yang terasa dingin sekali.