Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan

Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan
109. Kyoto bersama Takeshi


__ADS_3

Yuk Reader untuk mampir ke novel baru Authot ya. Novel ini author ikut sertakan untuk Tema "Air Mata Pernikahan" dengan sub tema "Menikah Dengan Musuhku"


Sedikit pengenalan tentang novel baru ya, biar Kakak-kakak jadi penasaran dan akhirnya baca novel baru author..


..." Ingin Rasanya Tukar Tambah"...


Deskripsi:


Eveline yang di jual oleh suaminya kepada seorang CEO yang telah tidak pernah dia kenal sebelumnya, harus berjuang mati-matian untuk bisa bertahan dalam kehidupan rumah tangga yang tanpa cinta. 


Suami Eveline memiliki hutang kepada CEO tersebut, jadi menyerahkan istrinya untuk membayar lunas hutang tersebut. Suami Eveline mempunyai hobby berjudi dan main perempuan.


Dia menjual Eveline setelah bercerai dengan istrinya, lalu menyerahkan sepenuhnya kepada pria tampan dan gagah tersebut, yang akhirnya diketahui oleh Eveline, bahwa pria itulah yang telah merencanakan kebangkrutan perusahaan keluarganya. 


Apakah Eveline mampu mempertahankan pernikahan keduanya bersama musuhnya tersebut?


Sinopsis


Suaminya Eveline yang mempunyai hobby berjudi dan main perempuan, menceraikan dirinya, lalu menjebak Eveline dengan seorang CEO yang berwajah tampan tapi jahat dan kejam. Sehingga mereka melakukan hubungan one night stand. 


Pria tersebut merasa suka dengan Eveline lalu meminta suaminya untuk memberikan mantan istrinya kepada dirinya, untuk dia jadikan seorang istri. Karena dia butuh seorang pewaris.


Pada akhirnya, Eveline menikahi CEO itu, yang ternyata adalah orang yang sudah menghancurkan perusahaan keluarganya. Apa yang akan Eveline lakukan? Untuk membalas dendam kepada suaminya yang jahat itu? Yuk simak kisahnya

__ADS_1


Sekian dulu untuk promosi novel baru ya, kalau di taruh di pengumuman, harus mengulang terus informasi yang sama sampai 500 kata, jadi sengaja author taruh di bab untuk menghindari hal semacam itu. Author tunggu dukungan kakak-kakak ya, dengan like, komen, dan vote dan gift semampu kalian. Biar novel baru author bisa sukses juga.. Love you all reader..



Takeshi menarik tangan Kyoto untuk mengikutinya keluar dari ruangan VVIP tersebut yang sekarang telah dikuasai oleh Kaisar dengan tingkah lakunya yang absurd.


Ceritanya mereka berdua sedang bicara dalam bahasa Jepang ya. Nanti kalau author pakai bahasa Jepang di sini, kalian pada nggak ngerti, author juga kagak paham 😂 jadi ceritanya sudah langsung translate ya sama kakak Editor yang cantik dan baik hati.


"Apakah kau orang Jepang? Perkenalkan, namaku Kyoto. Siapa nama kamu? Tentu kalau kau bersedia jadi teman" tanya Kyoto.


"Namaku Takeshi Yamada saya adalah adik dari Kaisar dari istri nomor 2 Papahnya Kaisar!" ucap Takeshi langsung berterus terang tentang dirinya sendiri dan tidak ingin menutupi apapun dari Kyoto.


"Kenapa kau selalu berantem kalau bertemu dengan Kaisar? Aku lihat, Kaisar sangat membencimu!" tanya Kyoto seakan penasaran dengan dua bersaudara itu yang tidak pernah akur di depan publik maupun secara pribadi.


"Ya, kamu sudah lama berada di Indonesia?" tanya Takeshi masih menggenggam tangan Kyoto sambil berjalan menuju mobilnya.


"Saya sudah mau setengah tahun berada di Indonesia!" ucap Kyoto sambil menundukkan kepalanya. Karena tidak tahan melihat silau ketampanan Takeshi yang hampir tidak jauh berbeda dengan Kaisar.


"Kalau saya baru datang hari ini. Tadinya ingin bertemu dengan keponakanku. Tapi ternyata katanya dia sedang di Amerika untuk bertemu dengan kakek neneknya!" ucap Takeshi sambil melirik kepada Kyoto.


"Ayo kita pergi jalan-jalan. Anggaplah kau menjadi study guard buat saya di Jakarta hari ini. Karena sejujurnya saya tidak terlalu mengenal Jakarta. Walaupun ibuku orang Jakarta asli, tapi dia sudah lama tidak pernah pulang ke sini. Karena kedua orang tuaku memilih untuk menetap di Jepang! Dan juga berbisnis di sana!" ucap Takeshi sambil membukakan pintu mobilnya untuk Kyoto.


Mungkin karena sesama orang Jepang. Sehingga mereka merasa seakan sudah dekat. Seakan bertemu dengan orang kampung halaman. Oleh karena itu, dalam waktu sekejap mereka sudah akrab dan bisa bercanda tanpa merasa canggung satu sama lainnya.

__ADS_1


Apalagi sifat Takeshi yang eaay going dan juga ramah sehingga membuat Kyoto merasa nyaman di sisinya.


"Kamu ingin jalan-jalan ke mana hari ini?" tanya Kyoto.


"Terserah padamu. Aku akan mengikutimu kemanapun kau membawaku. Bukankah aku sudah mengatakan, kalau hari ini kau adalah study guardku? Kaubyang akan membawaku untuk melihat kota Jakarta lebih dekat!" ucap Takeshi dengan senyumnya yang manis.


"Ayolah Takeshi! Aku juga pendatang di sini sama-sama tidak tahu. Aku yakin ini bukan pertama kalinya kau datang ke Jakarta!" ucap Kyoto mulai Jengah dengan tingkah Takeshi yang seakan tidak tahu Jakarta sama sekali.


Mendengarkan perkataan Kyoto. Takeshi tertawa terbahak-bahak. Sehingga membuat Kyoto terpesona dengan laki-laki yang ada di sampingnya yang begitu tampan dan menawan baginya.


'Apa mungkin karena dia adiknya Kaisar ya?Sehingga dia memiliki aura memikat yang sama dengan kakaknya. Menawan dan juga menarik! Tetapi setelah mengenal Kaisar lebih dekat. Ternyata dia tidak menarik sama sekali. Dia seorang suami yang takut istri. Hah tidak menggemaskan!' melihat sifat Kyoto yang selama ini selalu dimanjakan oleh kedua orang tuanya melihat seorang kaisar yang begitu takluk di hadapan Delia sudah membuatnya kalang kabut dan serasa ilfil.


'Ya ampun selama ini aku sudah menggilai Kaisar. Setelah melihat dan kenal dia lebih dekat. Kaisar ternyata tak seindah yang aku bayangkan!' tanpa Kyoto melamun dan terus menatap kepada Takeshi yang sedang fokus menyetir saat ini.


"Kenapa kau dari tadi menatapku seperti orang linglung? Apakah ada yang salah di wajahku?" ternyata Takeshi melirik sekilas kepada Kyoto yang langsung gelagapan begitu mengetahui Takeshi menyadari bahwa dirinya sedang memperhatikannya.


"Ada apa? Apakah kau melihat ada kesalahan di wajahku?" Takeshi berusaha untuk mengejar penjelasan dari Kyoto. Akan tetapi Kyoto mengalihkan pembicaraan mereka.


"Selain untuk menemui keponakanmu, apakah kau ada keperluan lain untuk datang ke Indonesia?" tanya Kyoto yang rupanya sudah mulai tertarik tentang diri Takeshi yang dewasanya dan bijak. Kyoto menilai Takeshi jauh lebih matching untuk bersanding dengan dirinya daripada Kaisar yang sudah Om-Om.


"Yah ada sedikit mengurus masalah bisnis Memangnya kenapa? Lalu kau sendiri, kenapa bisa kenal dengan Delia? Apakah bisa kau menceritakan kepadaku?" tanya Takeshi.


"Satu-satu dong nanyanya! Aku kan jadinya bingung mana yang harus kujawab!" protes Kyoto sambil memukul dada Takeshi dengan pelan. Takeshi menangkap telapak tangan Kyoto yang halus dan membawanya ke dalam pelukannya kemudian menciumnya dengan lembut. Tampak Kyoto tersipu melihat Takeshi memperlakukannya seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2