Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan

Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan
70. Adu Pamor


__ADS_3

Kyoto menatap Stella dengan tajam. Dia menilai penampilan Stella dari atas hingga kaki. Kyoto tampak berdecak kesal.


"Mau apa kamu menemui Kaisar, huh?" tanya Kyoto pelan dengan senyum sinis di wajahnya. Stella mengerutkan keningnya.


"Apa maksud perkataanmu?" tanya Stella gugup.


"Bukankah, kamu datang ke sini karena ingin bertemu dengan pemilik dari perusahaan ini?" tanya Kyoto lagi.


"Bukan urusan kamu!" Stella sudah kesel sekali karena dia melihat makanan yang tadi dibuatkan oleh ibunya. Kini sudah hancur dan tidak mungkin bisa digunakan lagi.


"Kamu perempuan asing, tinggal di Indonesia. Nggak usah kau banyak tingkah dan gaya. Atau aku akan melaporkanmu ke Kedubes sehingga kamu bisa dideportasi dari negeri ini!" ucap Stella dengan lantang kemudian dia meninggalkan Kyoto begitu saja.


Kyoto hanya menetap kepergian Stella dengan perasaan yang kesal dan jengkel.


Sementara itu Stella kini sudah pergi menuju ke ruangannya Kaisar.


Tanpa mengetuk pintu dahulu, Stella langsung masuk ke sana dan bertingkah seakan dia akrab dengan Kaisar.


"Siapa kamu? Berani sekali kamu asal masuk ke dalam ruanganku?" teriak Kaisar kesal luar biasa. Pertemuannya dengan klien dari Jepang jadi terganggu karena kehadiran Stella. Stella tampak ketakutan ketika melihat kemarahan di mata Kaisar.


"Maafkan saya, saya keluar dulu!" Stella sudah berniat akan keluar, tapi Kaisar sudah menghalangi langkah kakinya.


"Kamu pikir bisa keluar masuk Kaisar corporation sesuka hatimu?" tanya Kaisar kesal.


Kaisar kemudian memanggil security perusahaan untuk segera datang ke ruangannya.


"Segera kau masuk ruanganku!" ucap Kaisar memberikan perintah kepada securitynya.


Selang beberapa menit kemudian, beberapa orang security langsung datang ke ruangan tersebut. Stella sudah ketakutan dibuatnya.


"Kalian lemparkan perempuan ini, dari ruanganku! Dan pastikan dia tidak akan pernah menginjakkan kakinya lagi ke perusahaanku! Apa kalian paham?" perintah Kaisar dengan tegas dan keras.

__ADS_1


"Kak, maafkan aku! Aku adalah adik dari istrimu. Masa kau begitu jahat padaku? Maafkan aku Kak!" ucap Stella sambil memegang kaki Kaisar.


Penampilannya yang seksi dan glamor hancur seketika. Karena terus ditarik oleh tiga orang security yang memaksa dia untuk meninggalkan ruangan itu.


"Maafkan aku, Kak!" Stella terus menangis memohon kepada Kaisar yang seakan tidak memperdulikan air matanya saat ini.


Security langsung menyeret Stella dan melemparkannya untuk pergi dari perusahaan tersebut.


"Pergilah! Kau sudah mendengarkan sendiri kan perintah dari Tuan Kaisar? Kau sudah masuk blacklist perusahaan ini, jangan sekali-kali kau datang lagi ke sini, kau dengar?" ucapkan kepala security yang tadi melemparkan Stella dengan tanpa perasaan.


Setelah ketiga security itu meninggalkannya, Stella tampak marah-marah, dia kesal sekali karena usahanya gagal total.


"Kurang ajar! Belum apa-apa, sudah gagal seperti ini!" maki Stella dengan kesal kemudian dia meninggalkan perusahaan.


Ketika Stella hendak membuka pintu mobilnya, malah Kyoto sudah ada di sampingnya.


"Wah lihat perempuan murahan ini! Tadi masuk dengan glamour, sekarang keluar jadi gembel, hahaha!" ejek Kyoto Sambil tertawa bahagia sekali, ketika melihat Stella yang penampilannya kini kacau balau.


"Kau pikir kau bisa mengancamku?" Kyoto menahan pintu mobil Stella dan kemudian menarik keluar tubuhnya serta langsung membantingnya ke lantai.


Di Jepang Kyoto ini adalah seorang atlet beladiri yang terkenal dan selalu menjadi juara dalam setiap turnamen yang dia ikuti. Jadi dia tidak bisa dianggap enteng.


Kyoto jelas bukan tandingan dari Stella. Karena Stella hanya mementingkan penampilannya saja, tapi tidak memiliki keahlian apapun.


"Kau, berani sekali kau, awas kau! Aku akan melaporkanmu ke kantor polisi dengan tindak penganiayaan!" Stella berusaha untuk bangkit dari tempatnya duduk saat ini, pinggangnya rasanya seperti hampir patah, karena tadi dibanting oleh Kyoto.


"Aw... aw.. sakitnya, pinggangku! Aku akan langsung ke rumah sakit dan melakukan visum dan menggunakan itu untuk melaporkanmu ke kantor polisi, sehingga kau akan dipulangkan langsung ke negaramu!" ancam Stella.


Stella kemudian langsung berlari ke mobilnya dan langsung mengunci pintu mobilnya takut kalau Kyoto akan melakukan hal seperti tadi lagi. Menarik tubuhnya keluar dari mobil.


Kyoto langsung berubah air mukanya, ketika mendapatkan ancaman dari Stella tadi.

__ADS_1


"Tampaknya aku menghindari dulu tempat ini, agar tidak terjadi masalah ke depannya. Siapa sih sebetulnya perempuan itu? Kenapa berani sekali dia mengancamku!" Kyoto menggeram kesal gara-gara Stella yang tadi mengancam.


Ketika Kyoto akan meninggalkan perusahaan itu, tiba-tiba dia terkejut karena mendapatkan ayahnya berada di perusahaan Kaisar saat ini.


"Papa? Apa yang Papa lakukan di sini?" langsung bersembunyi agar ayahnya tidak menemukan keberadaannya.


Rupanya laki-laki Jepang yang tadi berada di ruangan Kaisar, terlibat pembicaraan serius dengannya adalah ayahnya Kyoto.


Ayahnya Kyoto datang ke perusahaan Kaisar corporation, untuk menanyakan perihal keberadaan putrinya yang sampai saat ini masih menghilang dari pengawasannya.


Dia dan istrinya sengaja datang ke Indonesia untuk mencari putrinya yang sampai sekarang belum diketahui keberadaannya di mana. Dia masih ingat tentang tekad putrinya yang mengatakan akan datang ke Indonesia dalam rangka menemukan Kaisar dan membuat Kaisar menjadi suaminya.


Ayahnya Kyoto sangat kenal dengan karakter dan tabiat Kyoto. Yang akan selalu berusaha untuk mendapatkan apapun yang dia inginkan. Walaupun berbagai rintangan yang akan nenghadang di hadapannya.


"Baiklah Tuan Kaisar! Saya akan kembali ke kediaman saya, saya menunggu kabar baik anda mengenai kabar putri saya!" kemudian ayahnya Kyoto menyalami Kaisar dan meninggalkan perusahaan itu.


Setelah kepergian ayahnya Kyoto Kaisar kemudian menemui Direktur bagian personalia, Kaisar ingin menanyakan, apakah ada karyawan baru yang berasal dari Jepang yang bekerja di perusahaannya.


"Ada apa, Tuan? Anda memanggil saya?" tanya direktur personalia kepada Kaisar.


"Tolong kau cari dalam daftar karyawan yang baru masuk ke perusahaan kita, perempuan yang ada di dalam file itu!" kemudian Kaisar memberikan sebuah file yang tadi diberikan oleh ayahnya Kyoto.


Direktur tersebut kemudian membawa file itu ke dalam ruangannya dan memeriksa apakah mungkin ada perempuan yang dimaksud di dalam perusahaan Kaisar corporation saat ini.


Setelah kepergian direktur tersebut, Kaisar kemudian menghubungi anak buahnya yang saat ini sedang mencari keberadaan Delia dan anak mereka.


"Bagaimana? Apakah anak dan istriku sudah ditemukan?" tanya Kaisar kepada seseorang yang ada di seberang sana.


"Kau periksa CCTV yang ada di sepanjang jalan, dari kediaman keluarga angkatnya Delia. Pasti akan kau temukan petunjuknya!" ucap Kaisar memberikan instruksi kepada anak buahnya.


"Baiklah Tuan kami akan bekerja sama dengan pihak Jasa Marga, agar bisa memeriksa CCTV yang ada di sepanjang jalan itu. Kami juga akan bekerja sama dengan toko-toko yang memasang CCTV di sekitar sana!" kemudian dia pun menutup panggilan telepon tersebut.

__ADS_1


__ADS_2