Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan

Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan
46. Kaisar Dapat Godaan?


__ADS_3

Kaisar berniat untuk kembali ke Indonesia, tetapi di perjalanan menuju ke bandara, tiba-tiba saja mobilnya menabrak sebuah mobil yang sedang parkir. Mau tidak mau, akhirnya Kaisar pun keluar dari mobil dan memeriksa Apakah ada kerusakan terhadap mobil tersebut.


"Gimana sih, Pak? Nyetir kok sembarangan sekali! Coba kalau terjadi apa-apa dengan mobil tersebut, apa bapak bisa bertanggung jawab?" Sengit Kaisar. Lalu keluar dari mobil. Kaisar memeriksa apakah ada penumpang di dalam atau tidak. Setelah lama memeriksa. Ternyata mobil itu kosong, tidak lama kemudian, datang seorang perempuan cantik, menghampiri Kaisar.


"Apa yang kau lakukan di depan mobilku? Apa kau mau mencuri ya? Tampan-tampan kok, mau mencuri mobil orang lain!" sengit wanita yang tampaknya adalah pemilik mobil itu. Kaisar menarik nafas dalam-dalam.


"Nona! Saya hanya memeriksa mobil anda. Apakah ada kerusakan atau tidak. Tadi, tanpa sengaja sopirku menabrak mobil anda. Anda jangan salah paham ya!" ucap Kaisar mencoba tenang.


"Apakah itu benar? Coba, biar saya periksa mobilku dulu! Apakah ada yang lecet atau tidak, kalau ada yang lecet kau harus bertanggung jawab!" ucap wanita itu.


"Ini adalah kartu nama perusahaanku. Silakan hubungi nomor yang ada di situ. Sebut saja namaku, Kaisar! Maka mereka akan mengurus semua ganti rugi yang kamu butuhkan. Aku sekarang buru-buru sekali. Aku sedang mengejar Pesawatku, permisi!" Kaisar kemudian langsung pergi dari sana. Tetapi perempuan itu malah menjegal langkah Kaisar. Kaisar menggeram kesal.


"Apalagi yang kau butuhkan Nona? Bukankah aku sudah mengatakan! Kau bisa menghubungi nomor yang ada di kartu nama itu, dan kau tidak akan mengalami kerugian apapun. Jangan menghalangi perjalananku!" ucap Kaisar hilang kesabaran. Nanum wanita itu tampak tidak perduli.


"Tetaplah disini! Sampai aku memeriksa keadaan mobilku! Terserah aku, aku akan minta ganti rugi atau tidak. Yang jelas, kamu harus berada di sini sampai aku mengizinkan kamu untuk pergi!" ucap wanita itu kekeuh.


"Terserah apa maumu! Aku Pergi!" dengan langkah lebar, Kaisar langsung berlari ke mobilnya dan meminta sopirnya untuk segera berangkat meninggalkan perempuan itu. Kaisar tidak memperdulikan wanita itu yang marah-marah karena dicuekin olehnya.

__ADS_1


" Kurang ajar! Beraninya dia tidak perduli dengan keinginan aku!" ucapnya geram. Kemudian wanita itu pun langsung memperhatikan kartu nama yang tadi diberikan oleh kaisar dan dengan sesama Dia membacanya. Sontak dia pun geleng-geleng dan akhirnya terbit senyum di bibirnya.


" Ah, dia Owner dari Kaisar corp!" ucapnya takjub.


"Aku sebaiknya mengejar dia! Bukankah dia tadi bilang mau mengejar pesawatnya? Bukankah itu artinya, Dia sedang menuju bandara? Aku pasti akan menangkapmu! Berani-beraninya kau mencuekin aku!" ucapnya tersenyum licik. Merasa bahagia karena serasa mendapat tangkapan besar.


Dengan segera, dia langsung mengarahkan mobilnya ke arah bandara. Mengejar mobil Kaisar, yang pergi beberapa saat yang lalu. Tanpa mempedulikan, apakah mobilnya ada kerusakan atau tidak. Tujuan utamanya adalah ingin mengejar Kaisar. Dan menjerat dalam pesonanya.


Siapakah gerangan wanita ini? Kenapa dia begitu tertarik dengan Kaisar? Dia adalah Kyoto Tsubasa. Anak dari pilik Tsubasa corp. Ayahnya memiliki sebuah perusahaan yang bergerak di bidang otomotif. Kebetulan saat ini Kyoto memang sedang dikejar habis-habisan oleh kedua orang tuanya, untuk segera mempunyai seorang suami.


Oleh karena itu, Kyoto sangat antusias sekali ketika bertemu dengan seorang laki-laki berkualitas semacam Kaisar. Sehingga dia bertekad tidak akan melepaskan Kaisar dari genggamannya.


Setelah sampai di bandara, matanya nyalang, mengawasi keberadaan Kaisar. Tetapi betapa malang nasibnya karena sudah terbang menuju Indonesia.


"Mana dia ya? Apakah dia sudah pergi? Aduh bodohnya aku! Kenapa aku tidak bertanya tadi ya? Dia mau pergi ke mana. Sudahlah sebaiknya aku mendatangi saja alamat perusahaan ini dan aku bisa bertanya Ke mana tujuan dia pergi tadi!" Kyoto lalu langsung bergegas pergi ke alamat yang tadi diberikan oleh kaisar.


Begitu sampai di perusahaan milik Kaisar. Kyoto langsung mendatangi security dan menunjukkan kartu nama yang diberikan oleh kaisar. Kemudian security langsung mengarahkan Kyoto menuju ruangan Manager. Karena sebelumnya, memang Kaisar sudah menelpon perusahaan tersebut untuk mengurus perihal Kyoto tersebut.

__ADS_1


"Halo, Nona! Saya adalah manajer di perusahaan ini. Tuan Kaisar sebelum berangkat ke Indonesia tadi, sudah menghubungi saya untuk mengurus perihal permasalahan dengan Anda. Bagaimana? Apakah mobil anda mengalami kerusakan sehingga kami perlu untuk mengganti ruginya?" tanya Manager tersebut dengan sopan.


"Berikan alamat tuanmu di Indonesia! Karena aku hanya akan berhubungan dengan dia. Jadi aku akan minta ganti rugi langsung kepada dia!" ucap Kyoto dengan congkak.


"Maafkan saya Nona! Tetapi, Tuan Kaisar sudah mau mewanti-wanti kami, untuk tidak memberikan alamat beliau di Indonesia. Mohon maaf sekali lagi. Kalau anda ingin ganti rugi untuk masalah mobil anda, anda bisa memintanya langsung kepada saya. Maka saya akan melayani permintaan anda sampai Anda merasa puas!" ucap Manager tersebut dengan senyum manisnya.


"Persetan dengan ganti rugimu! Aku hanya butuh alamat tuanmu yang ada di Indonesia! Cepat berikan atau aku akan melaporkanmu ke kantor polisi segera!" ancam Kyoto dengan mata melotot. Sehingga membuat manager itu jadi salah tingkah.


"Maaf Nona! Sekali lagi mohon maaf! Tetapi saya benar-benar tidak bisa memberikan alamat Tuan Kaisar kepada anda!" ucapnya dengan takjim.


"Heran, deh! Tuan dengan bawahannya sama-sama keras kepala, sama-sama sombong, sama sama kurang ajar!" sengit Kyoto dengan angkuh.


"Maaf Nona! Saya hanya menjalankan tugas yang diamanahkan oleh Tuan Kaisar! Kalau anda ingin marah, silahkan marah langsung kepada Tuan Kaisar. Saya hanya bawahannya dan saya hanya mematuhi, apa yang diperintahkan oleh Beliau!" ucapnya lagi.


"Apa kau tahu siapa saya? Saya adalah Kyoto Tsubasa. Kalau kau tahu siapa ayah saya, Kau pasti akan merinding mendengarnya!" ucap Kyoto dengan arogannya.


Manajer tersebut memperhatikan Kyoto dari ujung rambut hingga ujung kaki. Tampak dia menggeleng-geleng tampak takjub dengan kelakuan wanita yang ada di hadapannya ini. Yang begitu sombong dan arogannya. Bahkan sekarang dia juga telah membawa-bawa nama ayahnya yang dia sudah tahu siapa itu. Masternya Otomotif di Jepang.

__ADS_1


"Nona siapapun ayah anda, tapi yang jelas, saya adalah karyawan dari Tuan Kaisar. Saya hanya mematuhi perintah beliau. Sekarang sebaiknya Anda pergi dari sini,kalau tidak membutuhkan ganti rugi dari mobil anda yang ditabrak oleh Tuan kami. Silakan Anda meninggalkan perusahaan ini jangan mengganggu ketenangan perusahaan kami!" usirnya. Dengan perasaan mendongkol dan marah besar akhirnya Kyoto pun meninggalkan perasaan tersebut.


__ADS_2