
Kaisar segera mencari seorang ustad yang akan membantunya untuk menikahkan dirinya kembali bersama dengan Delia. Sesuai syarat yang diinginkan oleh Delia apabila ingin kembali kepada dirinya.
Setelah menemukan Ustaz yang dia inginkan Kaisar langsung membawanya ke kediaman Delia dan mereka pun melangsungkan kembali ijab kabul mereka di sebuah masjid yang sangat indah di Turki. Masjid Sultan ahmed, yang terkenal the blue mousque. Masjid yang sangat indah dan masih berfungsi hingga saat ini.
Pada pembacaan ijab kabul kali ini, dilakukan dengan begitu khidmat oleh karena Kaisar. Karena sekarang, dia melakukannya adalah dengan dasar cinta dan tanpa keterpaksaan.
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau, Kaisar Eka putra Nugraha bin Kenshi Yamada dengan Alisha Delia Paramitha binti Maimun Riansyah dengan Mas Kawin seperangkat alat sholat dan uang sebanyak 500 juta, dibayar tunai!" ucap ustadz tersebut.
"Saya terima nikah dan kawinnya, Alisha Delia Paramitha binti Maimun Riansyah dengan Mas Kawin tersebut di bayar tunai!" ucap Kaisar dengan sekali tarikan nafas.
Delia pun menangis haru, ketika melihat, mendengarkan dan memperhatikan Kaisar menyampaikan Ijab kabulnya kembali di depan beberapa pekerja KBRI yang berada di Turki sebagai saksi pernikahan mereka.
Setelah mereka selesai melaksanakan ijab Qabul. Mereka pun kemudian pindah ke sebuah apartemen yang sudah di siapkan oleh pihak Manajemen Perusahaan Kaisar Corporation untuk ditempati mereka berdua sementara mereka tinggal di Turki.
Takeshi sudah kembali ke Jepang, setelah menjadi saksi atas pernikahan ulang antara Kaisar dan Delia. Takeshi merasa bahagia karena akhirnya Delia bisa kembali berstatus sebagai istri dari kakaknya. Deka kini mempunyai orang tua yang lengkap. Itulah hal yang sangat membahagiakan bagi Takeshi saat ini
"Kenapa sih kamu tidak mau pulang saja ke Indonesia? Aku jadi kerepotan, karena harus mengatur perusahaan dari sini!" ucap Kaisar ketika mereka berdua berada di kamar pengantin mereka.
"Aku merasa lebih nyaman tinggal di sini dan aku belum siap untuk meninggalkan restoran ku!" ucap Delia sambil mengusap tangan Kaisar yang sekarang sedang berada di atas perutnya.
Kaisar yang memiliki hobi mengendusi leher Deliapun tidak bisa menghilangkan kebiasaan buruknya itu, sehingga membuat Delia akhirnya tidak bisa menahan tawanya, karena merasa kegelian.
"Oh, Tolonglah! Bisakah kau menghentikan kebiasaan burukmu itu? Kau benar-benar sangat menggangguku!" ucap Delia sambil berusaha untuk melepaskan diri dari kaisar yang terus saja memeluknya.
__ADS_1
"Kau adalah canduku! Aku selalu merasakan ketenangan setiap kali mencium aroma tubuhmu!" ucap Kaisar berbisik mesra di telinga sang istri.
"Apakah kau sudah memeriksakan kembali kandunganmu?" tiba-tiba saja Kaisar bertanya harus seperti itu. Sehingga membuat Delia merasa kaget dan bingung.
"Kenapa kau bertanya seperti itu?" tanya Delia tidak mengerti.
"Bukankah kemarin, kau bilang bahwa status pernikahan kita itu abu-abu? Gara-gara masalah surat perjanjian pernikahan itu. Aku tidak mau kalau anak yang lahir di rahimmu kelak, statusnya menjadi abu-abu juga.Tolong kau periksa dulu keadaanmu sekarang, apakah kau sedang hamil atau tidak!" ucap Kaisar menjelaskan maksud perkataannya.
"Kau tidak usah khawatir, sejak aku bertemu kamu kembali, aku selalu menggunakan pil kontrasepsi!" ucap Delia dengan pelan karena takut Kaisar marah kepadanya.
Delia masih ingat. Kaisar pernah mengamuk ketika dia mengatakan akan menggunakan pil kontrasepsi saat mereka bertemu kembali.
"Tetap saja, periksakanlah dulu keadaanmu saat ini. Hal itu untuk menjaga keamanan dan menjadi lebih yakin!" ucap Kaisar tetap bersikeras untuk memeriksakan kandungan Delia saat ini.
Selama 3 jam Delia dan Kaisar berada di rumah sakit. Kaisar pun memeriksakan kesehatannya sendiri. Karena dia juga tahu, betapa pentingnya sebuah kesehatan.
Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan dari semua yang mereka lakukan di rumah sakit. Delia dan Kaisar pun akhirnya pulang kembali ke apartemen mereka.
"Alhamdulillah Kamu tidak hamil, jadi aku bisa tenang!" ucap Kaisar dengan nafas lega kemudian dia pun mendekati Delia.
Kaisar menggenggam tangan Delia dengan penuh cinta yang selama ini selalu dia tanam di dalam hatinya untuk sang istri.
"Bukankah kau bilang tadi lelah? Tidurlah!" ucap Delia sambil tersenyum kepada Kaisar.
__ADS_1
"Tidak apa-apa, aku bersama denganmu seperti ini, adalah istirahat yang terbaik untukku. Aku sudah bisa menghilangkan semua kelelahan itu, hanya dengan selalu memelukmu dan mencium aroma tubuhmu.
Delia tersenyum mendengarkan ucapan dari Kaisar. " Kau sekarang menjadi raja gombal, kau belajar dari mana?" tanya Delia sambil tersenyum menatap Kaisar.
Kaisar mencubit hidung Delia. Karena rasa gemas yang sedang dia rasakan saat ini. Ketika mendengar pernyataan dari sang istri, yang mengatakan bahwa dia sekarang adalah Raja gombal.
"Rayuan receh ku ini, tidak akan mungkin bisa membuatku menjadi seorang raja gombal!" ucap Kaisar, Kaisar kini menarik Delia ke dalam pelukannya.
"Apa kau tahu? Saat kau pergi dariku, hampir setiap malam aku tidak pernah berhenti menatap wajahmu yang ada di ponselku. Aku selaly menghirup aroma tubuhmu yang menempel di bantalmu saja, sudah sanggup membuatku terlelap dalam tidur!" ucap Kaisar dengan lembut.
" Apakah kau begitu mencintaiku? Sehingga kau melakukan hal seperti itu?" tanya Delia seakan tidak mempercayai. Apa yang diucapkan oleh kaisar, sang suami.
" Apakah kau masih patut mempertanyakan itu? Selama kau pergi, aku sakit dan aku tidak sanggup melakukan apapun. Saat itu, duniaku seakan runtuh seketika!" ucap Kaisar menatap tajam wajah sang istri berusaha melukisnya dalam ingatannya.
"Aku pikir kau sedang sibuk bersama dengan Sofia!" ucap Delia dengan nada tidak suka.
"Bukankah aku sudah mengatakan padamu? Kalau aku dan Sofia sudah tidak memiliki hubungan apapun. Kenapa kau tidak pernah mempercayai itu? Dengan bodohnya kau pergi begitu saja, tanpa mempertanyakan apapun padaku!" ucap Kaisar dengan nada penyesalan. Delia lalu menaruh kepalanya di curuk leher sang suami dan memeluk pinggang Kaisar dengan posesifnya.
"Aku hanya merasa gila, ketika memikirkan bahwa mungkin kau sering bercinta dengan Sofia! Apalagi aku pernah melihat dengan mata dan kepalaku sendiri, saat kamu bercumbu dengan Sofia di kantormu!" ucap Delia sambil cemberut dan tidak mau menatap Kaisar.
"Maafkan aku, untuk semua masa lalu yang kelam itu. Untuk semua luka yang pernah kutorehkan kepadamu. Aku berjanji akan selalu berusaha untuk memperbaiki diriku, agar bisa menjadi suami Terbaik Untukmu!"
janji Kaisar kepada Delia sebelum mereka akhirnya memutuskan untuk tidur malam itu.
__ADS_1
Mereka sangat kelelahan setelah acara Ijab Qabul mereka kembali. Apalagi, Deka yang tiba-tiba menangis, sehingg menurunkan mood mereka untuk bercinta. Jadi mereka melewatkan malam pertama mereka kali ini. 😂😂😂