Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan

Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan
79. Selalu saja!


__ADS_3

Setelah selesai memasak untuk makan malam mereka berdua. Kaisar kemudian mempersiapkan makanan tersebut di nampan dan berniat untuk membawanya ke dalam kamar.


Senyum bahagia terbersit di bibir Kaisar. Dia merasa bahagia karena Akhirnya bisa bertemu kembali dengan istrinya yang selama ini dia cari-cari.


"Aku pasti akan bisa membuatmu bertahan di sampingku selamanya. Sayangku, aku akan buktikan bahwa aku hanya mencintaimu!" janji Kaisar kepada dirinya sendiri.


Dengan penuh kebahagiaan, Kaisar kemudian membawa makanan hasil karyanya ke dalam kamar. Yang di mana Delia saat ini sedang terlelap karena kelelahan mau kabur dari sang suami tetapi selalu menemui kegagalan.


Delia belum tahu kehadiran Kaisar sekarang di kamar Itu. Delia masih terlelap dan masih nyaman dengan tempat tidur yang begitu empuk milik Kaisar.


"Sayang, ayo bangun dulu! Makanlah, jangan kau tidur dalam keadaan lapar! Nanti kau bisa sakit!" ucap Kaisar berusaha membangunkan sang istri yang masih terlelap.


Kaisar kini memainkan bibir Delia yang merah merekah. Bibir yang dia rindukan selama ini.


Dengan lembut, Kaisar mengecup bibir Delia. Terdengar Delia melenguh dalam tidur, sehingga membuat Kaisar semakin bersemangat melakukan aksinya.


Sekarang Kaisar bahkan sudah menyingkap pakaian atas Delia, meraup benda favorite milik sang istri. Yang selalu berhasil membuat dirinya menggila.


Dengan rakus, Kaisar langsung melahapnya, rindu dendam karena lama tak bertemu dengan istri tercintanya, dia lampiaskan seketika. Kaisar tidak perduli kalau istrinya saat ini sedang tidur.


******* manja dari Delia yang masih terlelap, terdengar di telinga Kaisar, sehingga membuat Kaisar semakin bersemangat dengan aksinya.


Tampaknya Delia belum menyadari apa yang saat ini sedang terjadi terhadap dirinya.


Ada kemungkinan dia merasa sedang bermimpi, 'Ada apa dengan tubuhku? Kenapa seperti ada sesuatu yang membuatku jadi bergairah?' bathin Delia masih memejamkan matanya.


Seketika Delia mengingat sesuatu dan kemudian dia membuka matanya.


Mata Delia mendelik ketika mendapatkan Kaisar yang saat ini sudah ada di atas tubuhnya dan sedang melakukan aktifitas kesukaannya kalau bersama dirinya.


Pipi Delia memerah, mengingat dirinya tadi melenguh dan juga mendesah manja dengan apa yang di lakukan oleh suaminya.


"Selalu saja!" ketus Delia sambil berusaha menyingkirkan Kaisar dari tubuhnya yang sudah setengah naked.


"Kau sudah bangun sayang?" tanya Kaisar dengan senyum tanpa dosanya.


"Hmmmm!" ucap Delia, kemudian dia bangun dari kasur.


Tapi Kaisar menahan tubuh Delia, lalu memeluknya dengan erat.

__ADS_1


"Sayang, aku benar-benar merindukan kamu. Apa bisa, kalau kita melakukan itu sebentar saja? Hmmmm?" tanya Kaisar sambil tangannya mulai grapa ***** di bagian favorite di tubuh Delia.


Delia mendesah, menahan dorongan hasrat yang ada dalam dirinya. Tetapi, ingatan kelakuan Kaisar yang playboy, membuat Delia jadi menggeram kesal, lalu mendorong tubuh Kaisar dari dekatnya.


Kaisar menatap Delia dengan penuh pertanyaan dalam hatinya.


"Kau nikmati saja tubuh para peliharaan kamu! Aku gak sudi kamu sentuh!" ucap Delia, lalu mulai berusaha bangkit dari kasur.


Bukan Kaisar namanya, kalau dia mau mengalah kepada istri tercintanya.


Kaisar langsung menindis tubuh Delia di bawah kuasanya, terlalu lama dia menahan dirinya sejak bertemu kembali bersama Delia.


Kaisar tidak mau mengalami penderitaan lagi, Kaisar langsung membuka semua pakaian sang istri, sudah tidak perduli dengan protes Delia, saat ini, Kaisar hanya ingin melampiaskan segala kerinduan dirinya terhadap sang istri.


Delia boleh saja menolak, tapi tubuhnya berkata lain. Bahkan kini mulutnya mulai mendesah manja, menikmati setiap sentuhan dan belaian sang suami.


Berkali-kali Delia merutuki dirinya sendiri.


'Dasar Delia bodoh! Kau selalu jatuh dalam pesona pria ini!' bathin Delia kesal kepada dirinya sendiri.


Delia sampai menutup wajahnya dengan bantal, merasa malu dengan ekspresi dirinya sendiri. Tubuhnya mengkhianiti dirinya.


Kaisar menyingkirkan bantal dari wajah sang istri yang begitu mempesona. Baginya, wajah Delia selalu menjadi penyemangatnya dalam bercinta seperti sekarang ini.


Suara Delia sudah ngos-ngosan, ketika Kaisar terus saja memaksa dirinya untuk melayani hasrat dan segala kerinduan sang suami terhadap dirinya.


"Terimakasih, sayang!" ucap Kaisar sambil mencium bibir istrinya. Setelah puas bercinta dengan sang istri. Delia hanya melengos kesal. Dengan kelakuan sang suami


'Selalu saja! Suka memaksakan kehendak!' kesal Delia dalam hatinya.


Perasaan Kaisar yang sedang berbahagia setelah akhirnya kembali bersama dengan sang istri yang selalu dia rindukan siang dan malam.


Delia yang merasa malu dengan dirinya sendiri dan juga pada suaminya. Dia hanya bisa memalingkan wajahnya dan tidak berani menatap Kaisar saat ini.


"Kau begitu mengemaskan!" ucap Kaisar sambil menarik wajah istrinya untuk menghadap dirinya lalu mencium bibir sang istri dengan penuh cinta.


'Delia kau wanita bodoh! Kau selalu saja terjatuh dalam pesona penjahat satu ini!' ucap Delia kesal kepada dirinya sendiri.


Kaisar bangun dari kasurnya dan kemudian dia mengambil jubah tidur untuk Delia dan memakaikannya kepada istrinya.

__ADS_1


Kaisar sendiri hanya menggunakan Boxer dan dengan begitu leluasa, Kaisar terus berlalu lalang di hadapan Delia.


Delia hanya bisa menelan salivanya sendiri, ketika melihat suaminya yang begitu seksi di hadapannya. Sungguh pesona seorang Kaisar memang luar biasa.


Delia sampai pusing sendiri. Berusaha untuk menolak pesona sang suami yang begitu menyilaukan matanya.


'Pantas di luar sana begitu banyak gadis yang tergila-gila kepadanya. Lihatlah tubuhnya yang begitu atletis dan paripurna!' bathin Delia memuji ketampanan dan kesempurnaan fisik sang suami yang selalu berhasil menaklukan keangkuhan dirinya.


Delia terus menggoyang-goyangkan kepalanya. Delia berusaha untuk menepis semua pikiran-pikiran yang saat ini terus berseliweran di kepalanya. Mengenai Kaisar.


'Oh Tuhanku! Jaga aku untuk tetap waras!' doa Delia sambil menepuk-nepuk keningnya dengan frustasi.


Delia kembali mengalihkan pandangan dari sang suami yang begitu mempesona.


"Ke sinilah, sayang! Ayo kita makan. Kamu pasti sangat lapar kan? Tadi seharian kan kamu belum makan!" Kaisar melambaikan tangannya kepada Delia, agar dia segera mendekat kepadanya.


"Ayolah kau ke sini sayang! Atau kau ingin aku menyerangmu lagi?" ancam Kaisar dengan seringai liciknya.


Delia dengan malas kemudian bangkit dari duduknya di atas kasur. Dan mendekati kaisar yang saat ini sudah mulai makan makanan yang tadi dia masak sendiri ketika Delia masih terlelap dalam tidurnya.


Delia merasa malu dengan pakaian yang tadi diberikan oleh Kaisar untuknya, sungguh tipis dan menerawang, entah dari mana Kaisar mendapatkan pakaian itu.


'Jangan-jangan pakaian ini biasa dipakai oleh wanita peliharaan dia, yang selalu dia bawa ke rumah ini! Menjijikan!' bathin Delia kesal.


Delia berniat mau mengganti pakaian yang kini dia gunakan, akan dia ganti dengan pakaian miliknya sendiri. Yang tadi di lemparkan oleh Kaisar ke sembarang arah.


Kaisar tampak mengerutkan keningnya ketika melihat istrinya sedang sibuk memunguti pakaian miliknya sendiri.


Kaisar mendekati Delia, sang istri tercinta. Dia kemudian memeluknya dari belakang.


"Apa yang kau lakukan sayang? Hmmm, kau cantik menggunakan pakaian ini!" ucap Kaisar sambil mencium bahu Delia yang terekspos dengan sempurna.


"Aku tidak sudi! Untuk menggunakan pakaian bekas wanita peliharaanmu!" sengit Delia sambil dia sibuk menggunakan pakaiannya sendiri di hadapan Kaisar.


"Pakaian bekas wanita peliharaanku? Apa maksudnya sayang? Pakaian ini masih baru, dan sengaja aku beli hanya untuk kamu! Kau Lihatlah! Bahkan di sini masih bisa kau lihat, masih ada bandrolnya. Apa kau tidak bisa melihatnya?" ucap Kaisar sambil meminra Delia untuk memperlihatkan bandrol harga yang masih menempel di belakang tengkuk Delia.


Yuk mampir di novel author yang baru, yang berjudul "Ketika Cinta Mulai Di Pertanyakan"


__ADS_1


Novel ini berkisah tentang Zaki dan Hilya yang menikah karena di jodohkan. Hilya di paksa untuk menggantikan kakaknya yang seharusnya menikah dengan Zaki. Putra Kyai nya tempat Hilya mondok saat ini


Demi kehormatan keluarga dan kesehatan ayahnya yang mempunyai penyakit jantung, akhirnya Hilya menuruti keinginan kedua orang tuanya. Sanggupkah mereka berdua melewati pernikahan tanpa cinta ini? Saksikan keseruan mereka melewati pernikahan mereka di novel author yang baru.


__ADS_2