
Delia, sebenarnya masih berada di dalam rumah sakit tersebut. Tetapi Takeshi menyembunyikan Delia di sebuah ruangan rahasia. Yang hanya diketahui oleh dirinya dan staf dokter yang bertugas menangani Delia saat ini. Pantas saja, ketika Kaisar menggeledah Rumah Sakit tersebut bersama anak buahnya, Kaisar tidak bisa menemukan keberadaan Delia saat itu.
"Bagaimana sekarang perasaanmu? Apakah sudah lebih baik? Selamat ya! Karena kamu sudah melahirkan seorang bayi laki-laki yang sangat tampan!" ucap Takashi siang itu, Takeshi kembali ke rumah sakit setelah melihat keadaan rumah ayahnya dihancurkan oleh kaisar yang mengamuk ketika mencari Kak Delia di rumah nya.
"Terima kasih, Takeshi! Karena kamu selalu menolongku dan membantuku. Agar bisa lepas dari Kaisar. Sungguh, aku tidak ingin lagi bertemu dengan dia. Biarkanlah dia bahagia bersama kekasihnya. Aku tidak ingin menjadi pengganggu di antara hubungan mereka. Biarlah Putraku menjadi anakku saja. Aku akan berusaha untuk membuat anakku bisa hidup layak dan dihargai oleh masyarakat, walaupun tanpa kehadiran seorang ayah di sisinya!" ucap Delia dengan sendu. Tampak kesedihan yang begitu dalam di hati Delia dan Takeshi bisa merasakan hal tersebut.
"Tenanglah, Delia! Ada aku yang akan selalu setia disampingmu. Aku akan selalu membantumu dan menjadi Ayah angkat dari putramu. Oh ya, Siapa nama yang akan kau berikan kepada putramu?" tanya Takeshi begitu bersemangat. Melihat keponakannya kini telah lahir.
" Deka! Aku ingin memberikan namanya Deka!" ucap Delia dengan bercucuran air mata. Mengingat nama tersebut membuat hati Delia seketika mengingat momebt bahagianya bersama Kaisar pada malam itu.
Tetapi nama itu memang sangat cocok untuk putranya. Karena, putranya adalah bukti cintanya bersama Kaisar. Karena keinginan Kaisar memiliki keturunan, yang telah mempertemukan dan menyatukan hatinya bersama kaisar laki-laki yang sangat dia cintai.
"Apakah kau setuju? Kalau aku menambahkan nama keluargaku di belakang nama anakmu? Aku akan sangat bahagia sekali kalau bisa menjadi ayah angkatnya!" ucap Takeshi sangat senang sekali.
Yah! Kehadiran seorang bayi terkadang selalu memberikan rasa bahagia dan syukur di dalam hati setiap orang yang melihatnya. Kelucuan dan kemurnian seorang bayi. Telah menyentuh hati seorang Takeshi. Sekarang, Takeshi lebih senang bermain dengan Deka, daripada bermain dengan para perempuan-perempuan koleksinya di klub malam.
__ADS_1
"Yamada?" tampaknya bagus juga.
"Deka Yamada! itu namamu, tampan!" ucap Takeshi dengan senyuman yang terus terbit di bibirnya.
"Delia! Apakah aku boleh membuka sebuah rahasia kepadamu? Rahasia antara aku, keluargaku dan juga suamimu!" ucap Takeshi dengan serius. Kini Takeshi meletakkan Deka di box bayi. Takeshi menatap Delia dengan serius. Sehingga membuat Delia sudah merasa deg-degan, dan merasa penasaran dengan apa yang akan diceritakan oleh Takeshi.
"Oh, Ayolah! Takeshi! Kau membuat aku sangat gugup! Apa yang akan kau ceritakan padaku? Kenapa kau menatapku seperti itu? Aku benar-benar ketakutan jadinya, Takeshi!" ucap Delia sambil memukul lengan Takeshi.
Seketika Takeshi tertawa mendengar omelan Delia yang sudah mulai ceria lagi. Setelah proses melahirkan Deka yang secara normal berjalan dengan lancar.
"Sebenarnya, aku dan Kaisar, suamimu, adalah saudara tiri. Dahulu, Ibuku telah merebut ayahnya Kaisar dari ibunya kandungnya. Itulah yang menjadi penyebab, Kaisar sangat membenci keluarga kami!" ucap Takeshi.
"Ini bukan lelucon, Delia! Apa kau tahu, kemarin, Kaisar telah menghancurkan kediaman Yamada. Saat dia mencarimu. Kami membayar sangat mahal harga keberadaanmu bersama keluarga kami. Karena dengan keberadaanmu saat ini, membuat Kaisar, kini semakin membenci Ayahku. Kaisar semakin dendam kepada keluargaku. Apa kau tahu itu?" ucap Takeshi dengan sendu.
Ada perasaan sedih di dalam suara Takeshi. Delia bisa menangkap itu. Seketika Delia merasa bersalah karena tadi sudah tertawa, ketika mendengarkan cerita yang dikatakan oleh Takeshi mengenai suaminya dan juga keluarganya.
__ADS_1
"Maafkan saya Takeshi! Saya tidak bermaksud mengolok keadaan dalam keluargamu ini. Tadi aku benar-benar terkejut, merasa tidak percaya dengan apa yang kau katakan. Saya sudah berbuat salah, tolong kau maafkan saya, ya? Saya janji, saya akan segera pergi dari kediaman Yamada. Sehingga tidak akan mengganggu kalian lagi. Jadi, Kaisar akan berhenti untuk mengganggu keluarga kalian!" ucap Delia.
"Apa yang kau katakan itu? Bagaimana mungkin aku akan tega membiarkan kamu hidup sendirian bersama dengan Deka di negeri asing ini? Aku dan ayahku pasti akan selalu mendukung kamu. Apapun yang menjadi keputusanmu. Kami pasti akan selalu ada di sampingmu. Kami tidak peduli akan dimusuhi oleh Kaisar seperti apa. Yang jelas, kami akan selalu ada di sampingmu. Percayalah dengan apa yang aku katakan ini, Delia!" ucap Takeshi.
"Aku pasti akan melindungimu dan juga keponakanku. Kau harus percaya dan yakin kepadaku. Keluarga Yamada bukanlah keluarga yang lemah yang mudah dihancurkan begitu saja oleh seorang Kaisar. Kau tidak usah khawatir!" ucap Takeshi berusaha meyakinkan Delia.
"Baiklah aku akan berusaha untuk percaya kepadamu, dan mempercayakan keselamatanku di tanganmu!" Delia tertawa, sehingga membuat Takeshi malah salah tingkah.
"Ah! Kenapa aku merasa, tidak bahagia dengan ucapanmu itu! Aku menangkap saat ini kau sedang mengejekku. Apakah betul yang aku rasakan saat ini, Delia?" tanya Takeshi Sambil mengelus pipi Delia dengan kasih sayang.
"Hahahaha, kau sangat lucu, Takeshi!" ucap Delia.
Wajah Takeshi sampai memerah, gara-gara ditertawakan oleh Delia saat ini. Ya, saat ini Takeshi memang sedang malu dan salah tingkah. Takeshi merasa malu karena kediaman Yamada yang saat ini hancur total. Karena perbuatan Kaisar beserta anak buahnya, yang mengamuk saat mencari Delia di kediaman mereka.
Seluruh anak buah ayahnya sampai babak belur, dihajar oleh anak buah Kaisar pada malam itu. Keluarga Yamada memang harus menanggung kerugian yang sangat besar. Gara-gara mereka melindungi seorang Delia di sisi mereka.
__ADS_1
Bahkan sampai saat ini, Kaisar masih terus mencari gara-gara dengan keluarga nya. Kaisar selalu menghancurkan proyek-proyek milik keluarga Yamada. Bahkan perusahaan ibunya Takeshi di Indonesia, banyak yang mengalami kerugian besar. Gara-gara perbuatan kaisar yang selalu menghancurkan proyek-proyek mereka di sana.
"Cepat atau lambat, aku pasti akan menemui Kaisar. Tetapi tidak saat ini. Aku masih ingin menenangkan diriku. Mungkin aku akan pergi dari Jepang, agar menyelamatkan keluarga kalian dari kehancuran. Mungkin hanya dengan itu, Kaisar akan menghentikan semua kekonyolan yang dia lakukan. Dengan menghancurkan keluarga kalian!" ucap Delia mulai bersedih hatinya, mendengar bahwa Kaisar telah memberikan banyak kerugian kepada keluarga Takeshi. Yang sebenarnya masih keluarga Kaisar sendiri.