The Beauty Of Marriage

The Beauty Of Marriage
Episode 2


__ADS_3

Kediaman Monang Nasution


"Farhan tidak mau. Aku bahkan baru selesai kuliah. Bun, tolong Farhan", kata Farhan.


"Ayah,  apa tidak terlalu cepat. Bisakah kita pikirkan solusi yang lain?", ucap sang bunda.


"Tidak bisa bun, Nenekmu berbaring lemah di rumah sakit. Dia merasa bersalah tidak menepati janji yang buat kakekmu dengan sahabatnya", kata sang ayah.


Ceklek


Suara pintu mengalihkan perhatian semua orang.


"Ada apa?  Kenapa ekspresi semua orang seperti sedang puasa menunggu bedug? Lemas sekali", kata seseorang yang membuka pintu.


"Nenekmu masuk rumah sakit,  dia teringat ada janji yang mereka ikat sewaktu muda dengan sahabatnya, mereka berjanji akan menjodohkan anak mereka kelak. Tapi ternyata semuanya memiliki anak laki-laki. Satupun tidak memiliki anak perempuan. Lalu saat mereka pindah ke Jakarta ia putus kontak dengan sahabatnya. Saat nenekmu kritis, dia hanya mengingat kenangan masa mudanya dengan mendiang kakekmu. Jadi dia teringat sahabatnya dulu dan teringat janji mereka. Nenekmu meminta ayah untuk mencari sahabatnya itu.  Dan kalau sahabatnya sudah tiada ayah disuruh mencari keturunannya dengan maksud memenuhi janji mereka dulu. Jadi ayah sudah mencari tau ternyata mereka memiliki keturunan perempuan. Jadi kakakmu Farhan yang akan dijodohkan dengannya", jelas sang ayah.


Semua melirik ke arah Farhan dan Farhan ternyata sudah masuk kamar.

__ADS_1


///


1 minggu kemudian


Farhan merencanakan kabur dari rumah. Ia sudah mengepak barang dalam koper. Saat dini hari ia langsung bergegas meninggalkan rumah.


Farhan menyusun rapi rencananya. Ia telah membeli apartemen kecil di luar kota dengan mengatas namakan nama sahabatnya. Dia telah mencairkan seluruh uang di tabungan beserta atm nya. Dan tiket pesawat keberangkatan pukul 07.30.


Agar aksinya tidak ketauan orang rumah, Farhan tidak membawa mobil. Ia sudah memesan taksi online dengan penjemputan di minimarket dekat komplek rumahnya.


1 jam berlalu, akhirnya usaha Farhan membuahkan hasil. Ia meminta sahabatnya itu untuk mengantarkan barang tersebut ke bandara. Tentu sahabat tersebut menolak. Dengan segala rundingan akhirnya barang itu diantarkan oleh ojek online.


1 jam kemudian datanglah barang tersebut.


"Selamat pagi, dengan bapak Farhan? Saya driver ojek online yang bapak pesan. Saya sudah di bandara. Jadi barangnya saya antar ke mana pak?", kata si pengemudi ojek.


"Saya sedang check in counter 3. Kamu ke sini saja soalnya saya lagi mengantri. Kalau saya keluar nanti saya mengantri lagi, sebentar lagi giliran saya", balas Farhan.

__ADS_1


Barang itu sudah masuk koper dan setelah melalui proses check in selesai, Farhan di cegat seseorang.


///


"Apa yang terjadi?  Farhan kabur? Cepat lacak kemana dia pergi. Dan kamu Dennis pergi ke kediaman Waradana, buat mereka menerima perjodohan ini. Semuanya dengar jangan sampai orang tuaku tau hal ini", perintah Moan ayah Farhan.


Setelah diselidiki keberadaan Farhan, didapat kabar ia berada di Bandara.


///


Berita Terkini


Terjadi kecelakaan. Pesawat dengan kode **** tergelincir dan menewaskan seluruh awak kapal.


Berikut nama-nama penumpang awak kapal.  Pesawat masih di evakuasi untuk mencari jasad-jasad korban.


Bunda Farhan yang menonton tv seketika pingsan membaca nama putranya.

__ADS_1


__ADS_2