The Beauty Of Marriage

The Beauty Of Marriage
Episode 38


__ADS_3

"Dia terus meminta no mu. Jadi anak ini memberikannya. Dan tahu apa yang terjadi? Dia menuduh kami mengerjainya. Karena tidak ada balasan darimu. Bahkan no mu tidak aktif", jelas Kanaya sambil melirik ke Tika.


"Aku belum sempat memeriksa ponselku. Bahkan aku tidak ingat ponselku di mana saat pergi kemarin. Karena akan menghubungi keluargaku aku jadi mencarinya semalam", ucap Sava.


"Lo pulang kampung gak sama keluarga?", tanya Rania.


"Hah. iya tentu dengan keluargaku. Maksudku keluarga, keluargaku di kampung. Mau mengabari kalau kami sudah sampai", jawab Sava gugup.


"Bisa ya lo hidup tanpa ponsel. Kalau gue kayaknya gak. Makan saja 3 kali sehari. Lah gue lebih dari 3 kali sehari mainin itu benda. Walapun gak ada yang menghubungi gue tetap saja gue gak bisa jauh darinya", ucap Tika.


"Curhat ya jones", ucap Rania.


"Gak usah ngejek gue deh hidup kita sama sis", balas Tika.


"Kalian mending bantuin Sava jauh dari playboy itu. Kalian paling paham soal pria", ujar Kanaya.


"Oiya gue mau ngabarin soal rencana kencan buta. Teman gue ngabarin. Dia nanya kapan waktunya", ucap Rania.


"Gue belum siap", ucap Sava.

__ADS_1


"Mending ikut Va. Mana tahu cocok. Ya kalau gak cocok jadi teman. Siapa tahu si Kenzie itu lihat lo jalan bareng cowok dia jadi mundur", ucap Tika.


"Lo mau pacaran lagi?", tanya Kanaya dengan nada mengintimidasi.


Sava menggelengkan kepalanya.


"Sama kak Al gimana?", lanjut Kanaya.


"Oiya lo bisa minta kak Al buat pura-pura jadi pacar lo saja", ujar Tika.


"Iih kalian gimana sih. Teman gue gimana. Keburu janji", ucap Rania.


///


"Wess bawa mobil sendiri sekarang? Emang diizinin? Pengawal lo mana?", ucap Kenzie.


"Ha iya hasil negosiasi gue ke bokap", jawab Fariz.


"Besok-besok gue gak usah bawa mobil. Biar lo antar jemput gue. Kan searah", ucap Kenzie.

__ADS_1


"Enak aja lo. Gue bawa mobil bukan buat jadi supir pribadi lo ya", jawab Fariz.


"Jadi maunya jadi supir pribadi Amel gitu?", ucap Shadiq dengan nada menggoda.


"Bisa sering-sering jumpa pacar dong ya sekarang kan bawa mobil sendiri. Gak butuh bantuan kita lagi", ucap Kenzie.


"Berisik! Gue pulang. Bye", ucap Fariz pergi meninggalkan kedua sahabatnya.


///


"Jadi aku tidak boleh bekerja lagi?", tanya Sava ke Deshi saat perjalanan pulang dari sekolah.


"Iya nona. Mulai hari senin nanti anda akan mulai mengikuti berbagai kursus. Jadwal kursus melukis setiap senin dan selasa. Kursus bahasa asing hari rabu dan kamis. Untuk hari jumat anda akan mendapat pembelajaran dari saya. Hari sabtu dan minggu anda free tetapi kemungkinan akan ada jadwal keluarga bersama tuan Fariz", jelas Deshi.


"Baiklah", ucap Sava.


"Apa begini gaya ya hidup orang kaya? Semua sudah diatur. Baiklah Sava mari ikutin saja alur yang ada", batin Sava.


///

__ADS_1


Menjelang malam Sava memasak beberapa lauk tambahan dan memanasi lauk yang sudah dimasak bi Ijah. Siang tadi Fariz tidak makan di rumah. Sava pikir Fariz akan makan malam di rumah jadi ia menunggu Fariz.


__ADS_2