
Sebuah ketenangan yang terkadang tidak bisa selalu membuahkan kebahagiaan. Isabella telah kembali dari perusahaannya, terlihat di sana terdengar suara canda tawa saat Isabella memasuki kediamannya. Isabella terlihat terkejut dan kebingungan Siapa tamu yang ada di rumahnya itu.
Isabella melangkah memasuki ruang tamu yang ada di rumahnya, terlihat di sana sang suami sedang bercanda gurau dengan seorang wanita yang seumuran dengan Antonio.
Terpampang jelas di sana Antonio sedang membicarakan masa lalunya ketika berada di tempat kuliah, nampak sekali sang suami tidak mendengar kedatangan sang istri saat dia sedang membicarakan sesuatu.
"Ada tamu suamiku?" tanya Isabella kepada sang suami. Antonius sangat terkejut dan menoleh kepada sang istri.
"Hai sayang, perkenalkan dia adalah Andira sahabatku waktu aku kuliah." ucap Antonio. nampak tatapan Isabella menatap seorang wanita yang mempunyai darah Korea dan Indonesia.
"Halo.. namaku Andira Yura!" seru Andira yang memperkenalkan diri kepada Isabela. nampak Isabela menerima jabatan tangan Andira karena terlihat wanita itu nampak seperti seorang wanita baik-baik.
"Oh ya sayang bagaimana keadaan di perusahaan?" tanya Antonio kepada Isabella. nampak Isabella menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian wanita itu meminta sang suami untuk tuk berbicara berdua dengannya.
"Bolehkah aku berbicara sebentar, suamiku." ucap Isabella kepada Antonio.
"Tentu." jawab Antonio. namun sesaat kemudian nampak Andira langsung mencekal salah satu tangan Antonio.
"Nanti saja, bisa tidak kau temani aku dulu untuk berbincang-bincang." pinta Andira kepada Antonio. Antonio menatap tangan Andira yang telah memegang tangannya, sedangkan Isabella nampak wanita itu menatap sang suami yang terlihat membiarkan wanita itu memegang tangannya.
__ADS_1
"Kau bisa berbicara denganku atau tidak?" tanya Isabella kepada sang suami. Antonio menatap sang istri. namun Andira malah memaksa Antonio untuk menemaninya.
"Ya sudah kalau kau tidak bisa berbicara, temanilah temanmu itu." ucap Isabella yang kemudian meninggalkan sang suami. nampak Antonio menatap sang istri yang terlihat kesal kepadanya.
"Maafkan aku, Andira. aku harus berbicara dengan istriku!" seru Antonio yang kemudian berlari mengejar sang istri. sedangkan Isabella nampak wanita itu sedang kesal dengan sikap yang dilihatkan oleh suaminya itu.
Brakkk...
Isabella langsung menutup kamarnya dengan sangat keras, sedangkan Antonio yang berada di luar.. nampak pria itu sangat terkejut. nampak sekali sang istri sangat marah kepadanya karena dirinya sudah lelah namun disuguhkan pertunjukan yang seperti tadi.
"Sayang-sayang.. bukalah pintunya!" seru Antonio. namun Isabella tidak mendengarkan perkataan sang suaminya itu, nampak Wanita itu telah mengunci pintu kamarnya Sedangkan Andira nampak wanita itu mendatangi antonium dan bertanya kepadanya.
20 menit kemudian
Akhirnya Isabella telah keluar dari kamarnya, nampak Wanita itu sudah menggunakan dress cantik dan memakai riasan yang secukupnya.
Terlihat sama Antonio telah duduk bersama dengan Andira di ruang makan, Namun nyatanya pria itu menunggu sang istri yang sudah mengunci kamarnya.
"Sayang.. yang!" seru Antonio yang mendekati sang istri. namun Andira langsung mencekal lengan Antonio, Hal itu membuat Isabella nampak diam tanpa menghiraukan sang suami.
"Temani aku dong, aku sudah jauh-jauh dari Amerika untuk menemuimu di Korea." ucap Andira yang terus bermanja kepada Antonio. Bella hanya menghela nafasnya, nampak Wanita itu sudah menahan kemarahan yang luar biasa.. belum Tadi di perusahaan sudah ada kejadian yang sangat besar namun sekarang di rumah wanita itu disuguhkan dengan adegan romantis sang suami dengan seorang wanita yang bernama sahabat.
__ADS_1
"Jordan jemput aku sekarang!" Isabella langsung menelpon Jordan untuk menjemputnya, Karena Wanita itu sudah sangat jengah dengan seorang wanita yang berada di rumahnya.
"Istriku, kamu mau kemana!" seru Jordan kepada sang istri.
"..." tidak ada jawaban dari Isabella. nampak wanita itu tidak ingin bertengkar dengan sang suami karena kehadiran seorang wanita.
"Sudahlah Anton, mungkin istrimu itu sedang ingin keluar." jawab Andira yang terus menempel kepada Antonio.
"Diam kau!" seru Antonio.
"Sayang.. Kau mau ke mana malam-malam begini?!" seru Antonio kepada sang istri. nampak Isabella menghela nafasnya.
"Aku mau keluar mencari pria kaya yang tidak jelalatan dan membiarkan seorang wanita memasuki kediamanku!" seru Isabella yang kemudian menghempaskan tangan Antonio. nampak pria itu sangat tersentak dengan kata-kata yang diucapkan oleh istrinya itu.
"Sayang!" seru Antonio yang mengejar sang istri. namun malah tangan Andira terus mencekal Antonio agar tidak mengejar istrinya itu, Antonio menghempaskan tubuh Andira karena pria itu tahu bagaimana sifat istrinya itu.
"Pergi kau!" seru Antonio yang mendorong tubuh Andira hingga terjungkal ke lantai. sedangkan Antonio nampak pria itu langsung mengejar sang istri yang akan memasuki mobil pribadinya.
** bersambung **
mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak, terima kasih 😊❤️❤️❤️👍👍👍😊🎶
__ADS_1