AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
EX P. Kau mau menggoda Suamiku


__ADS_3

"Kau sudah pulang Sayang!" seru Isabella.


Antonio menatap wajah sang istri sambil tersenyum. sedangkan Lesti, Wanita itu sangat terkejut dan wajahnya langsung pucat saat melihat Isabella yang keluar sekarang tiba-tiba sudah berada di rumahnya. apalagi wanita itu tahu bagaimana sifat dari Nyonya mafia.


Seorang wanita yang begitu ditakuti oleh orang-orang yang ada di rumah itu, Lesti benar-benar menyukai Antonio, apalagi pria itu juga mempunyai kekayaan yang besar hingga membuat Lesti ingin menjadi seorang wanita kaya yang akan hidup bergelimang harta tanpa melakukan sesuatu apapun.


"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya Isabella kepada Antonio.


"Wanita ini mau jatuh, aku hanya menolongnya." jawab Antonio.


"Lalu, mengapa dia terus memegang tanganmu?" tanya Isabela dengan suara yang agak tinggi.


Antonio menatap sang istri lalu mendorong tubuh Lesti dengan sangat kasar, tentu saja wanita itu langsung terjatuh dan membuat luka memar di lututnya.


"Maaf Nyonya saya akan segera pergi!" seru Lesti.


"Baiklah, kau pergi saja." Jawab Isabella yang kemudian mengajak sang suami untuk pergi ke kamar mereka.


Lesti tersenyum, wanita itu mengira kalau dia sudah bisa mendapatkan perhatian Antonio, langkah kaki Lesti berjalan sambil sedikit menari dan bernyanyi saat dia memasuki kamarnya tiba-tiba..


Brakkk...


Tiba-tiba Lesti langsung terjungkal ketika sudah memasuki kamarnya. Bagaimana tidak, Ternyata kedua anak dari Isabella memberikan sedikit minyak tepat di langkah kaki Lesti. hingga membuat wanita itu terjatuh dan mengerang kesakitan.


Auch...

__ADS_1


Aselia dan Aska tersenyum penuh kemenangan, sesaat kemudian mereka melakukan tos karena mereka sudah berhasil menjalankan perintah Mama mereka.


"Langkah pertama sudah selesai, setelah ini kita buat wanita itu seperti ondel-ondel yang tercebur ke kotoran ya." ucap Aselia kepada Aska. bocah laki-laki itu menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian terlihat Aselia sedang mengajak Lesti keluar ke pekarangan rumahnya.


Sedangkan di kamar, terlihat Isabella sudah menyuruh Antonio untuk membersihkan seluruh tubuhnya tanpa tersisa sedikitpun dari sentuhan Lesti. Kalau tidak Isabella meminta suaminya itu untuk tidur di gudang belakang rumahnya.


"Kau mau membersihkan tubuhmu sekarang atau kau tidurlah dibelakang. setelah itu aku tidak ingin melihat wajahmu selamanya!" seru Isabella yang membuat Antonio langsung masuk ke kamar mandi Mereka.


Terlihat pria itu begitu lama berada di kamar mandi, dia sudah membersihkan seluruh tubuhnya tanpa tersisa sama sekali. 30 menit kemudian Antonio sudah keluar dengan tubuh yang hanya berbalut handuk saja.


Isabella mendatangi suaminya sambil mengarahkan wajahnya di tubuh Sang suami sembari mengendus bau tubuh pria itu.


"Ada apa, Sayang?" tanya Antonio.


"Baiklah kalau begitu, segeralah kau berpakaian. karena aku ingin makan bersamamu dibawah!" seru Isabella yang kemudian hendak pergi. namun Antonio langsung mencekal tangan sang istri yang membuat Isabella langsung jatuh ke pelukan pria itu.


"Tentu saja mau memeluk istri ku." jawab Antonio yang langsung mendaratkan ciuman ganas ke bibir sang istri, Isabella tidak mampu untuk menolak cuman suaminya itu. bahkan adegan ciuman itu pun mengharuskan mereka untuk senam sore.


"Aku sudah lama tidak melakukan ini, istriku. aku ingin mendengar suara desahanmu yang indah itu." ucap Antonio yang kemudian menciumi seluruh tubuh sang istri hingga membuat Isabella langsung mendesah tidak karuan.


Akhirnya sore itu telah terjadi ritual romantis antara Antonio dan Isabella. sesaat kemudian kedua orang itu sudah turun dengan rambut yang basah dan wajah yang terlihat begitu merekah.


"Aku benar-benar akan membuat wanita itu merasakan bagaimana rasanya dikerjai oleh dua tuyul itu." guman Isabella dalam hati yang kemudian mengajak suaminya untuk makan bersama.


"Dimana anak-anak?" tanya Antonio kepada Isabella.

__ADS_1


"Sebentar lagi mereka pasti datang." jawab Isabella. Tak lama kemudian ternyata kedua anak mereka sudah datang bersama dengan Lesti.


"Mama, Papa!!" seru Aselia dan Aska.


"Hai sayang!!" seru Antonio yang kemudian memberikan kecupan kedua anaknya.


Lesti tersenyum, wanita itu membayangkan jika dirinya mendapatkan ciuman juga dari Antonio. dasar wanita murahan tidak tahu diri, Isabella hanya tersenyum, sesaat kemudian terlihat jelas Aselia membawa sesuatu ke dalam ruang makan tersebut.


"Kau bawa apa, Sayang?!" seru Antonio kepada Aselia.


"Aku mau main ini di sini Pa, aku takut di luar." jawab Aselia.


"Nanti saja Sayang mainnya." ucap Isabella yang sebenarnya sudah menyuruh anaknya untuk membawa lumpur kedalam rumah mereka.


Aselia berlari, bocah kecil itu tertawa terbahak-bahak. namun sesaat kemudian Aska tiba-tiba mendorong Aselia hingga membuat lumpur yang ada ditangan Aselia langsung tumpah ke wajah Lesti. apalagi lumpur itu baunya sedikit menyengat hingga membuat Isabella menahan tawanya.


"Sayang, Apa yang kau lakukan!" seru Isabella yang pura-pura.


Antonio langsung berdiri, pria itu memegang hidungnya karena yang terlihat Antonio sangat terganggu dengan bau tersebut.


"Istriku, aku akan ke kamar dulu. suruh pembantu untuk membereskan wanita itu!" seru Antonio yang kemudian berlari ke kamarnya.


Ternyata yang dibenci oleh Antonio adalah bau durian, Tentu saja itu adalah sesuatu yang dibenci oleh Antonio. karena baunya yang begitu menyengat.


Isabella tertawa kecil sembari menatap Lesti yang sudah terduduk di lantai dengan lumpur yang baunya begitu mirip dengan durian.

__ADS_1


Isabella langsung meminta beberapa pembantu untuk membuat Lesti keluar dari tempat itu, karena Antonio sangat terganggu. benar-benar kedua bocah ini, mereka telah membuat kejahilan yang lumayan untuk Lesti.


** bersambung **


__ADS_2