
"Seharusnya yang bertanya itu saya, tuan. siapa Anda.. berani sekali Anda mengancam suami saya!" seru Isabella yang kemudian menyuruh beberapa anak buahnya untuk menyeret tuan Manuel keluar dari kantor nya.
Terlihat pria itu sangat terkejut karena wanita muda yang sedang bersamanya adalah salah satu pimpinan organisasi bawah tanah.
Nampak Tuan Manuel sangat terkejut saat melihat, beberapa pengawal Isabella yang dapat dikenali oleh Tuan Manuel. terlihat jelas pria itu sangat terkejut dengan para pengawal Isabella yang sudah memasuki kantor sang suami.
"Siapa kau!" seru Tuhan Manuel kepada Isabella.
Nampak wanita itu tersenyum sembari menatap Pria tua yang berani meminta suaminya untuk menikahi putri pria itu.
"Perkenalkan, namaku Isabella Yusuf. Aku adalah pemimpin dari pengusaha bawah tanah dari cabang Carlos CORP." jawab Isabella.
Deg..
Tuan Manuel sangat terkejut saat mendengar nama Isabella, karena nampak hanya beberapa wanita yang menjadi pimpinan pengusaha bahwa tanah. namun tidak sedikit para pengusaha membicarakan seorang wanita dari Asia yang menjadi pimpinan pengusaha bahwa tanah dari Carlos CORP.
"Apakah kau salah satu wakil dari tuan Carlos?" tanya Tuan Manuel kepada Isabella. nampak wanita itu menganggukkan kepalanya sambil tersenyum, 1 kata yang bisa diungkapkan oleh Tuan Manuel saat mendengar nama Isabella.
"Aku sarankan untuk membuat putrimu mengerti di mana posisinya, Kalau tidak aku tidak bisa menjamin kalau nanti malam putrimu masih hidup ataupun masih berada di rumahmu." ucap Isabella yang membuat Tuan Manuel wajahnya langsung memucat.
Seorang wanita yang terkenal sangat sadis, Bahkan dia tidak segan-segan untuk menghabisi seluruh keluarga dari musuhnya. itu adalah slogan yang selalu dikatakan oleh Isabella saat berhadapan dengan para musuh pengusaha bahwa tanah.
"Aku tidak pernah mengira kalau istri dari Antonio Yusuf adalah dirimu." ucap Tuan Manuel kepada Isabella. wanita itu hanya menyunggingkan bibirnya sembari menatap Tuan manual yang telah diseret pergi oleh pengawal Isabella.
__ADS_1
"Semenjak kapan kau berada diluar, istriku?" tanya Anthony kepada sang istri. semenjak tadi suamiku saat aku mendengar pria itu terus berteriak padamu." jawab Isabella sesaat kemudian nampak Isabella duduk di samping sang suami sembari membantu meneliti beberapa berkas perusahaan sang suami.
"Aku tidak pernah mengira kalau para pengusaha itu mengetahui namamu." ucap Antonio.
"Memangnya kenapa?" tanya Isabella.
"Tidak saja, aku senang kalau mereka mengetahui hal itu. dengan begitu mereka tidak akan pernah memintaku untuk menjadi menantu mereka." jawab Antonio yang kemudian tersenyum kepada sang istri.
"Kalau kau berani macam-macam padaku, akan ku buat tubuhmu menggantung terbalik." ucap Isabella yang membuat Antonio tersenyum.
Sesaat kemudian nampak Barbara memasuki kantor Antonio, Isabella menatap wanita itu dari ujung kepala sampai ujung kaki.
"Apakah kau tidak mempunyai baju yang lebih panjang sedikit?" tanya Isabella.
Nampak wanita itu tersenyum sembari memberikan sedikit ledekan kepada Isabella.
"Apakah kau tahu, kalau bajumu itu sedikit kekurangan bahan.. Bagaimana kalau kubuat kakimu itu sedikit pendek agar bajumu terlihat sedikit panjang." ucap Isabella yang membuat Barbara langsung melotot kepada Isabella.
"Kenapa matamu melotot seperti itu, Kau kira aku tidak berani melakukannya?!" seru Isabella. nampak Barbara langsung menelan ludahnya. terlihat tatapan wajah Isabella begitu menakutkan.
"Saya keluar sebentar Tuan, karena saya harus mengerjakan laporan laporan dari tuan." ucap Barbara yang kemudian keluar dengan langkah kaki yang begitu cepat. terlihat Isabella tersenyum saat melihat wanita itu ketakutan dengan ancaman yang dia berikan, apalagi pasti Barbara mendengar percakapan dia dan tuan Manuel.
"Aku tidak pernah menyangka kalau saingan ku itu adalah pimpinan dari pengusaha bahwa tanah, berarti wanita itu adalah seorang mafia." guman Barbara yang terlihat mengusap keringat di dahinya. wanita itu baru tahu kalau istri dari Antonio Yusuf adalah seorang mafia wanita.
"Kalau aku berani macam-macam dengan wanita itu, mungkin nyawaku akan melayang saat ini juga." ucap Barbara. Tak lama kemudian akhirnya Isabella keluar dari kantornya bersama sang suami.
__ADS_1
"Oh ya Barbara, nanti malam kau ada waktu tidak?" tanya Isabella. nampak wanita itu tidak berani menjawab. keringatnya terlihat keluar begitu banyak.
"Kenapa kau ketakutan seperti itu?" tanya Isabella. nampak Barbara hanya menggelengkan kepalanya.
"Kalau kau mau.. nanti akan ku perkenalkan kepada seorang pengusaha setengah tua yang mempunyai kekayaan yang luar biasa." ucap Isabella ditelinga Barbara.
Barbara langsung mendongakkan kepalanya sambil menatap Isabella, tatapan matanya begitu berbinar saat mendengar Isabella mengatakan hal itu.
"Apa Anda yakin, Nyonya?" tanya Barbara. Isabella menganggukkan kepalanya.
"Kira-kira Dia berumur berapa, Nyonya?" tanya Barbara dengan antusias.
"Sekitar 40 tahun, dia duda tidak punya anak dan kekayaan yang sangat melimpah." jawab Isabella yang membuat raut wajah Barbara langsung terlihat bercahaya, seolah sinar matahari menyinari wajahnya.
"Nyonya, saya nanti akan menunggunya dimana. saya akan keluar dengan berdandan sangat cantik." ucap Barbara.
"Kau tidak usah berdandan sangat cantik, Dia sangat tidak suka dengan wanita menor." jawab Isabella.
"Apakah anda yakin?" tanya Barbara.
"100% yakin." jawab Isabella.
"Kalau begitu saya nanti akan berdandan senatural mungkin." ucap Barbara.
Isabella menganggukkan kepalanya sembari memberikan sebuah kartu nama hotel tempat dia akan melakukan bisnis dengan sang suami.
__ADS_1
** bersambung **