
Seorang pria berdiri sambil menerima beberapa foto seorang wanita, Siapa lagi kalau bukan Aslan yang menyuruh anak buahnya untuk selalu memata-matai Isabella.
"Terus Kalian mata-matai wanita itu, karena dengan secepatnya aku ingin menjadikan Dia milikku." perintah Aslan kepada Ada anak buahnya.
Anak buah Aslan akhirnya pergi dari rumah itu sembari mereka membawa perintah dari majikan mereka.
"Mengapa Tuan selalu menginginkan istri orang, bahkan pria itu tidak segan-segan menghabisi pasangan dari wanita tersebut." ucap anak buah Aslan. terlihat mereka sering sekali membunuh suami dari wanita yang disukai oleh majikan mereka.
Akhirnya anak buah Aslan mencari keberadaan Isabella, seorang wanita cantik yang benar-benar membuat Aslan tertarik padanya. namun pria itu tidak tahu bahwa Isabella adalah Bella yang dahulu ingin dia bunuh karena sudah mendengar semua kesaksian dari Wina istrinya.
Terlihat seorang wanita memasuki rumah Aslan, wanita itu adalah kekasih baru Aslan. sedangkan Margaretha wanita yang selalu menjadi simpanan Aslan, nampak Wanita itu telah terjerumus dipenjara yang Aslan buat untuknya. tidak segan-segan Aslan sering sekali menyiksa Margaretha, semenjak kematian saudari kembarnya Margaretha tidak pernah mengira kalau Aslan akan membunuh saudari kembarnya itu.
Di tempat lain, ternyata anak buah Aslan telah mengutip Isabella yang baru keluar dari butik miliknya, terlihat wanita itu berjalan ke sebuah minimarket yang ada di dekat butik tersebut. nampak beberapa pria sedang mengikuti Isabella namun mereka bukanlah anak buah Aslan.
Parah bajingan yang ingin mengambil dompet yang dibawa oleh Isabella, terlihat pria yang berjumlah 3 orang itu langsung menghadang Isabella yang hendak pulang dari minimarket yang ada tidak jauh dari butiknya.
"Serahkan uangmu!" seru para penjahat yang ingin merampok Isabella. nampak wanita itu menatap ketika pria yang ingin mengambil semua barang-barang miliknya.
__ADS_1
"Apa yang ingin kalian lakukan!" seru Isabella kepada 3 pria itu.
"Berikan dompet dan seluruh perhiasanmu!" seru para penjahat. nampak Isabella tenang tanpa takut sama sekali, terlihat wanita itu menatap satu-persatu pria yang sedang menghadangnya.
"Jika aku berikan uang kepada kalian, pasti besok atau lusa kalian akan mencuri kembalikan. yang jelas aku tidak akan mau memberikan barang-barang kepada pencuri seperti kalian!" seru Isabella kepada ketiga pria itu.
"Kita bunuh saja wanita ini!" seru ketiga pria itu. nampak Isabella tenang tanpa menunjukkan ketakutan sama sekali, wanita itu membuka high heel yang dia pakai.
"Jika kalian berani maju satu langkah, maka tajamnya sepatuku ini akan mengarah pada kepala kalian." ucap Isabella yang sudah memegang dua sepatu di tangannya. sedangkan barang belanjaannya dia taruh di dekat tubuhnya.
"Jangan banyak bicara!" seru para perampok yang kemudian maju ingin mengambil barang-barang Isabella. sedangkan wanita itu nampak dirinya berdiri sambil mengayunkan sebelah kakinya ke wajah 3 pria yang ingin merampok dirinya.
Bug...
Bug...
Ketiga perampok itu dihajar Isabella seperti seorang wanita kesetanan, nampak wanita itu menatap para pria yang ingin mengambil barang-barangnya.
'Kalian kira aku ini wanita lemah apa, yang akan diam saja Jika kalian ingin mencuri barang-barang ku." ucap Isabella yang kemudian mengambil sepatu yang telah dipakai untuk memukul para perampok itu. nampak wajah mereka sedikit sangat lucu karena beberapa pukulan mendarat tepat di mata mereka.
__ADS_1
Sedangkan para anak buah Aslan yang disuruh untuk memata-matai Isabella, nampak mereka sangat terkejut karena wanita itu bisa ilmu beladiri.
"Wow hebat banget tuh wanita, Bahkan dia bisa mengalahkan 3 pria dalam sekejap. Lihatlah wajahnya tidak menunjukkan lelah ataupun ketakutan sama sekali." ucap salah satu pria yang telah menguntit Isabella. sedangkan rekannya nampak menganggukkan kepalanya.
"Kau benar sekali, wanita itu memang hebat. Apakah kita akan melaporkan kejadian ini kepada bos." ucap anak buah Aslan.
"Tentu saja kita harus mengatakannya pada bos, karena dengan begitu bos akan tahu kalau wanita incarannya itu sangat hebat." ucap salah satu pria penguntit.
Sedangkan Isabella nampak menatap ketiga pria yang sedang terkapar kesakitan, karena dirinya telah menghajar mereka habis-habisan.
"Datanglah ke butik ku, kalau kalian butuh kerjaan, tidak usah mencuri seperti ini.. kalau kalian sudah mempunyai keluarga bagaimana kalian kalian akan memberikan keluarga kalian makanan dengan cara mencuri seperti itu?" tanya Isabella kepada 3 pria itu. nampak ketiga pria itu menatap wajah Isabella dengan tatapan yang sangat terkejut.
"Lalu.. Apakah kau akan memenjarakan kami?" tanya mereka bertiga kepada Isabella.
"Bekerjalah kepadaku, maka kalian tidak akan ku penjarakan. namun jika kalian berbuat macam-macam Aku pastikan kalian akan masuk penjara dan tidak akan bisa keluar." ucap Isabella.
** bersambung **
mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak, terima kasih 😊❤️❤️❤️👍👍👍😊🎶
__ADS_1