
"Lepaskan dia!" seru Antonio saat melihat Aslan membelai pipi Bella.
Nampak Aslan tidak menghiraukan kata-kata dari pria yang mempunyai sifat arogan itu.
"Aku akan menjemput Bella dan membawanya keluar dari tempatmu ini!" seru Aslan.
"Dia adalah istriku, jadi jangan pernah kau berpikir untuk mengambilnya dariku!" seru Antonio.
Nampak Paman Ridwan hanya diam saja dan melihat pertengkaran 2 pria yang sedang memperebutkan Bella. Paman Ridwan nampak tersenyum saat Aslan akan mengambil Bella dari tangan Antonio, pria tua itu ingin melihat Bagaimana cara Antonio untuk merebut kembali Bella dari tangan Aslan. apalagi pria tua itu berfikir untuk membuat sifat jelek dari keponakannya itu hilang secara permanen, dengan begitu Jika dia mencintai Bella Gadis itu tidak akan pernah tersakiti lagi karena sikap-sikap Antonio.
"kalau kau terus bersikap seperti itu maka aku akan melaporkan kepada pihak berwajib di wilayah karst ini aku juga telah mengantongi semua bukti-bukti bahwa kau telah menculik hela seru Aslan.
"Kau kira aku takut, dia ini adalah istri kontrak ku. jadi aku masih punya hak untuk menahan nya bersamaku." jawab Antonio.
"Apa kau lupa, aku telah membayar seluruh hutang-hutang yang dimiliki oleh Bella. jadi jangan pernah kau berfikir untuk membuat Bella tetap berada di sisimu!!" seru Aslan yang balik menyerang Antonio.
Nampak pria itu tidak bisa mengatakan apapun, karena Aslan telah memaksa Anthony untuk menandatangani sebuah perjanjian yang ternyata itu adalah perjanjian penghapusan dan pembatalan kontrak pernikahan dengan Bella.
"Kau telah menjebakku!!" seru Antonio.
__ADS_1
"Sama halnya kau telah menjebak Bella." jawab Aslan.
Nampak Antonio tidak bisa menjawab kata-kata yang keluar dari mulut Aslan, terlihat pria itu begitu pandai memutar balik semua kata-kata yang dikeluarkan oleh Antonio.
"Tak akan kubiarkan gadis sebaik Bella jatuh ke pelukanmu!" seru Aslan.
"Jangan bilang kalau kau mencintai istriku!" seru Antonio. nampak Bella hanya melihat pertengkaran 2 pria yang berada di depannya.
Terlihat kedua pria itu saling melempar kata-kata yang membuat Bella langsung mundur dan mendekati Paman Ridwan,
"Adegan ini seperti di Opera teater ya, Paman." ucap Bella kepada Paman Ridwan. nampak Paman Ridwan sangat terkejut dengan kata-kata yang keluar dari mulut Bella, karena Gadis itu terlihat seperti seorang gadis tanpa dosa yang sedang yang memasuki area peperangan.
"Kau tidak ingin melerai salah satu dari mereka Bella?" tanya Paman Ridwan kepada Bella.
"Lalu Apakah kau tidak pusing mendengar pertengkaran mereka tidak ada hentinya?" tanya Paman Ridwan.
"Anggap saja mereka tidak ada paman, lebih baik lebih baik Paman Carikan aku tempat untuk menginap. dengan begitu aku bisa keluar dari tempat ini." jawab Bella.
Nampak Paman Ridwan setuju dengan kata-kata yang dikeluarkan oleh Bella, namun saat Gadis itu akan keluar dari rumah Antonio. nampak parah pengawal pribadi Aslan langsung menghentikan Bella.
"Sebaiknya Nona Bella ikut bersama kami!" seru para pengawal Aslan.
__ADS_1
"Untuk apa?" tanya Bella kepada para pengawal Aslan.
"Karena Tuan Aslan meminta kami untuk mengantar Anda ke suatu tempat." jawab para pengawal Aslan. nampak paman Ridwan menganggukkan kepalanya kepada para pengawal Aslan.
"Ikut lah dengan mereka." jawab paman Ridwan.
Setelah mendengarkan kata-kata dari Paman Ridwan, nampak Bella langsung mengikuti para pengawal Aslan. Gadis itu sudah memutuskan akan meninggalkan Antonio, karena sikapnya yang sangat jelek kepadanya. bahkan pria itu selalu menganggapnya sebagai wanita yang tidak tahu diri ataupun wanita yang sukanya menggoda para pria.
"Kalian bawa aku pergi dari rumah ini, karena aku sudah sangat muak dengan kelakuan pria itu." ucap Bella yang kemudian mengikuti para pengawal Aslan. terlihat Gadis itu sudah mengikuti para pengawal Aslan, bahkan para pengawal Aslan telah membawanya keluar dari kediaman Antonio. Paris adalah kota besar, Kota Indah yang penuh dengan pemandangan cantik.
Aslan melirik kepergian Bella yang dibawa pergi oleh para pengawalnya, terlihat pria itu tersenyum sembari menatap wajah Antonia. tak berselang lama.. 30 menit kemudian. nampak Aslan menghentikan pertengkarannya dengan Antonio, karena jelas Bella sudah pergi jauh dari tempat Antonio.
"Baiklah kalau begitu, Aku akan pergi dari sini. selamat melakukan kehidupanmu yang lebih baik." ucap Aslan kepada Antonio.
Nampak Antonio sangat geram dengan kata-kata yang dikeluarkan oleh Aslan, tatapan matanya mencari keberadaan Bella.
"Di mana Bella? tanya Antonio kepada Aslan.
"Mana kutahu." jawab Aslan yang kemudian meninggalkan Antonio. terlihat pria itu berteriak tidak karuan saat melihat Bella telah pergi dari tempatnya dan dibawa oleh Aslan secara diam-diam.
"Aaa!!!" teriak Aslan.
__ADS_1
** bersambung **
Mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak. terimakasih 🤗❤️❤️❤️👍👍👍🤗😊