AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Menemukan Antonio dan Paman Ridwan


__ADS_3


"Apa maksudmu, apa yang telah kau lakukan kepada wanita itu?" tanya Aslan.


"Wanita itu telah menerima tampuk kekuasaan ku untuk memimpin pasukan ku yang ada di Jepang, karena yang aku tahu Wanita itu sangat pandai saat menjalankan siasatnya." jawab Tuan Carlos.


Aslan nampak sangat terkejut karena pria itu tidak mengira Isabella akan terjun di dunia mafia.


Kita kembali kepada Isabella,


Terlihat wanita itu sudah membuat salah satu Yakuza bekerjasama dengannya, hari demi hari dilalui Isabella di negara orang untuk mencari sang suami. tidak ada kata pantang menyerah, namun.. wanita itu terus berjuang untuk mendapatkan orang yang tercinta kembali padanya.


Beberapa hari kemudian


Nampak sebuah pesan masuk kedalam ponsel Isabella, tertera di sana nama Jun. pria Yakuza yang bersedia bekerjasama dengan Isabella.


"Iya, ada apa?" tanya Isabella kepada Jun.


"Aku tahu di mana keberadaan suamimu." jawab Jun.


Isabella langsung berdiri dari kursinya.


"Di mana keberadaan suamiku?!" seru Isabella.


"Aku mau mau melihat harga diriku itu?!" seru Jun. harga diri yang dimaksud oleh Jun adalah uang bayaran untuk dirinya tanpa berpikir panjang. Isabella langsung mentransfer uang kepada Jun, terlihat nominal itu begitu luar biasa bahkan 3 kali lipat dari uang yang di selundupkan oleh Tuan Ghofur.


Sebuah notifikasi masuk kembali ke ponsel Isabella.


"Aku akan mengantarkan Suamimu ke tempatmu, Jadi kau tidak usah ke tempatku." sebuah notifikasi yang dikirimkan oleh Jun kepada Isabella. nampak Isabella hatinya terus berdebar kencang, dia tidak akan pernah mengira Kalau hari ini dia akan bertemu sang suami.

__ADS_1


2 jam kemudian


Nampak Isabella berdiri diluar rumahnya yang tidak terlalu besar di Jepang, nampak di sana beberapa mobil sudah berjajar di depan rumah Isabella.


Jun telah membawa 2 orang pria yang wajahnya masih tertutup dengan plastik hitam.


"Air mata Isabella nampak tidak bisa terbendung lagi saat melihat dua sosok yang begitu dia rindukan.


"Aku sudah menepati semua janjiku kepadamu, Jadi jika ada sesuatu yang ingin kau lakukan beritahu saja padaku!" seru Jun yang kemudian keluar dari rumah Isabel.


"Kalian tidak boleh keluar dulu dari rumah ini, karena aku yakin pria yang bernama taeyong itu akan mencari keberadaan suamiku!" seru Isabella.


Jun menatap wanita cantik yang ada di depannya itu, sesaat kemudian sebuah senyum muncul di bibir merah milik Jun.


"Baiklah kalau begitu, namun kau harus memberikan tambahan kepada Ku." pinta Jun kepada Isabella.


"Suamiku." ucap Isabella.


Terlihat mulut Antonio telah disumpal dengan kain yang begitu besar, Hal itu membuat Antonio tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun.


"Isabella istriku." ucap Antonio yang mendengar suara istrinya yang begitu dia rindukan selama beberapa bulan ini.


Isabella langsung memeluk tubuh suaminya itu sembari menangis dengan suara yang begitu keras, terlihat tubuh Antonio dan Paman Ridwan telah dipenuhi luka yang begitu banyak. goresan yang ada di wajah dan kaki yang tidak bisa berjalan.


"Apa yang telah mereka lakukan pada kalian?" tanya Isabella.


Nampak Antonio tidak bisa menjawab pertanyaan sang istri.


"Cepat kalian bawa masuk suami dan Paman ku!" seru Isabella kepada anak buah Jun.

__ADS_1


Sesaat kemudian wanita itu keluar dengan membawa amplop yang begitu tebal.


"Kalian tidak boleh pergi dari tempatku dahulu, karena mulai sekarang kalian akan bekerja dibawah perintahku!" seru Isabella.


Nampak pria tampan yang bernama Jun itu langsung tersenyum sembari menatap wajah gadis cantik itu.


Segepok uang telah dipegang oleh Jun. pria itu tersenyum sembari mencium beberapa gepok uang yang diberikan Isabella,


"Aku akan menjadi anjing setiamu!" seru Jun yang kemudian berjaga di luar rumah Isabella.


Terlihat disana Jimmy sudah membersihkan luka-luka Antonio dan Paman Ridwan, betapa menyakitkannya melihat tubuh kedua pria itu.


"Nyonya Apa tidak sebaiknya kita membawa Tuan Antonio dan Tuan Ridwan ke rumah sakit, karena luka mereka sangat parah, Nyonya." ucap Jimmy kepada Isabella.


"Tentu saja, Jimmy." jawab Isabella.


Akhirnya Isabella membawa sang suami dan Paman Ridwan ke sebuah rumah sakit yang ada di Jepang, sebuah rumah sakit yang begitu terkenal karena pengobatannya. Jun beserta anak buahnya terus mengekor pada Isabella karena mulai saat itu dia telah dikontrak oleh wanita cantik.


"Bagaimana keadaan suami saya, dokter?" tanya Isabella.


"Kelihatannya suami dan Paman anda mengalami luka yang sangat serius, Nyonya. jadi pengobatannya akan memakan waktu yang lama juga." Jawab dokter yang merawat Antonio dan Paman Ridwan.


Isabella memasuki ruangan itu sembari tersenyum kepada suami dan Pamannya.


"Kami adalah pria kuat, Isabella. jadi kau tidak usah khawatir seperti itu, nanti tolong kau beritahukan kepada Istriku kalau aku dan Antonio sudah kau temukan." pinta Paman Ridwan kepada Isabella. nampak wanita itu menganggukkan kepalanya dan meminta Jimmy untuk mengabari indah.


** bersambung**


Mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak, terima kasih atas dukungannya selalu 😊❤️❤️❤️❤️👍👍👍👍😊🙏

__ADS_1


__ADS_2