
"Bagus..bagus, aku suka gayamu berbicara!" seru Tuan Carlos kepada Isabella. sesaat kemudian wanita itu nampak menghela nafasnya secara berat, sedangkan Jimmy pria itu sepertinya ketakutan karena majikan wanitanya malah menandatangani kontrak kerjasama dengan seorang mafia Meksiko.
"Oh iya Satu lagi, Aku ingin memasuki perusahaanmu yang bernaung di bidang persenjataan itu. karena aku juga harus mendapatkan bahan-bahan persenjataan itu!" seru Tuan Carlos.
Betapa terkejutnya Isabella saat Tuan Juan Carlos mengatakan hal itu.
"Lalu, Apakah anda benar-benar ingin menghancurkan kehidupan kami semua?" tanya Isabella.
"Tentu saja aku tidak akan melakukan hal itu, namun jika aku melakukan bisnis denganmu maka aku akan melakukan bisnis di atas tanah. Aku tidak akan melakukan bisnis persenjataan denganmu di bawah tanah, dengan begitu kau tidak akan ada masalah, bukan." ucap tuan Carlos. nampak Isabella akhirnya mengalah dengan semua permintaan Tuan Carlos.
"Sebaiknya kau tinggallah di tempatku, karena aku yakin semua musuh suamimu itu masih memata-matai mu saat berada di sini." ucap tuan Carlos.
"Apa maksud anda?" tanya Isabella.
"Sebaiknya kau tinggal di tempatku, jangan tinggal di apartemen. karena aku yakin para pengusaha yang mengincar suamimu itu tidak akan berani menginjakkan kakinya di wilayah kekuasaan ku." ucap tuan Carlos yang kemudian mengajak Isabella ke kediamannya.
Sedangkan Jimmy nampak pria itu sedikit ketakutan dengan pria yang berjulukan sebagai father of gangster.
"Nyonya-nyonya, Apakah anda tidak ingin berpikir dua kali. bahkan pria itu adalah pria yang berjulukan sebagai ayah dari para gangster." ucap Jimmy dalam hati sembari menatap Isabella yang telah pergi menuju kediaman tuan Carlos.
"Apa maksud dengan semua berita yang kau katakan!" seru Aslan yang sudah sangat marah dengan berita mengenai salah satu seorang Yakuza yang telah melepaskan Antonio dan dan Paman Ridwan.
Tepatnya bukan melepaskan, malah mereka telah mengambil alih untuk menyekap 2 pengusaha berasal dari Indonesia itu.
__ADS_1
"Kelihatannya kelompok Yakuza itu memiliki dendam dengan Anda tuan, dengan jalan itu mungkin mereka akan mendapatkan keuntungan dengan cara melepaskan Tuan Antonio dan Tuan Ridwan!" seru anak buah Aslan.
"Bagaimana mungkin semuanya makin melebar seperti ini?!" seru Aslan.
"Saya tidak tahu tahu, Tuan. namun yang jelas sepertinya kelompok Yakuza itu memiliki dendam dengan Tuan Antonio dan anda." jawab Salah satu anak buahnya. nampak Aslan memikirkan sesuatu mengenai seorang Yakuza.
"Mereka adalah orang-orang yang sangat nekat, hanya berbekal nyali saja Bahkan mereka bisa membunuh begitu banyak orang." ucap Aslan.
Nampak pria itu menghela nafasnya, ternyata Antonio sudah diculik oleh kumpulan Yakuza. sesaat kemudian.. nampak pria itu mulai ingat sesuatu mengenai seorang Yakuza.
"Apa mungkin pria Jepang itu adalah anggota Yakuza, pria itu adalah pria yang ingin bekerja sama denganku. namun Aku menolaknya." guman Aslan dalam hati yang mulai mengingat seorang Yakuza yang berasal dari Jepang. namun mereka hendak melakukan kerjasama saat Aslan dan Antonio berada di Jepang untuk melakukan suatu bisnis.
"Haaaaa... Mengapa semua malah merembet tidak tentu arah seperti ini!" seru Aslan. pria itu terus berteriak sembari menghancurkan barang-barang yang ada di mejanya.
"Apa yang akan kita lakukan, Tuan?!" seru anak2 buah Aslan.
Nampak anak buah Aslan yang berada di Indonesia menganggukkan kepalannya.
"Kapan Anda berangkat, Tuan?" tanya anak buah Aslan.
"Hari ini akan aku akan berangkat ke Meksiko, karena aku yakin Semakin lama aku mendiamkan permasalahan ini, para Yakuza itu akan menghancurkan ku." jawab Aslan.
"Aku tidak pernah mengira permasalahan ini semakin membesar seperti ini, apalagi Aku tidak pernah mengira kalau musuh-musuhku akan keluar semuanya." ucap Aslan kembali. nampak di suatu tempat Antonio dan Paman Ridwan telah di sekap kembali oleh para Yakuza yang ada di sana.
"Ha-ha-ha... aku tidak pernah mengira kalau pengusaha muda sepertimu malah ditangkap oleh temanmu sendiri!" seru seorang pria yang bernama Taeyeon.
__ADS_1
"Apa maksudmu?!" seru Antonio.
"Apakah kau tidak tahu, kalau rekan bisnis mu itu adalah orang yang telah menculik mu!" seru Taeyeon pimpinan Yakuza dari Jepang.
"Aslan?!" seru Antonio.
"Benar sekali, kalian berdua adalah orang-orang brengsek yang telah menolak kerjasama dengan Ku." ucap Taeyeon yang telah berdiri sembari membawa pistol.
"Lalu Mengapa kau malah menculikku?!" seru Antonio.
"Tentu saja aku akan meminta imbalan kepada istrimu, dengan begitu aku akan melepaskanmu." jawab Taeyeon.
"Tidak mungkin!" seru Antonio.
"Kenapa tidak mungkin?" tanya Taeyeon.
"Kau tidak hanya meminta syarat pembebasan ku saja kan." ucap Antonio.
"Tentu saja aku tidak hanya akan meminta uang untuk pembebasan mu, namun aku juga akan membuat istrimu itu untuk menandatangani kontrak bisnis yang telah aku minta!" seru Taeyeon.
Terlihat Yakuza dari Jepang itu telah menaruh dendam kepada Antonio, karena pria itu tidak mau menandatangani kerjasama dengan dirinya nya.
Taeyeon adalah seorang pria yang sangat ditakuti di kawasan Jepang, karena pria itu terkenal sangat kejam.
Seorang pria yang berumur sekitar 37 tahun, seorang pria dengan tato di sekujur tubuhnya. semua pembisnis yang ada di Jepang selalu tunduk padanya, apalagi dia juga sangat pandai membunuh para musuh-musuh pembisnis yang ada di tempat itu. hingga membuat bisnis yang ada di Jepang akan memberikan uang yang banyak jika ingin membuat saingan bisnisnya meregang nyawa.
__ADS_1
*
** bersambung **