
Isabella telah mengangkat ponselnya, terlihat wanita itu sangat yakin kalau ada sesuatu yang terjadi pada Tuan Carlos.
"Iya ada apa Tuan?" tanya Isabella kepada tuan Carlos.
"Kau harus berhati-hati, karena Aslan telah membuat Beberapa jaringan mafia yang baru yang ada di Jepang." ucap Tuan Carlos kepada Isabella.
"Lalu, Apakah pria itu disini?" tanya Isabella.
"Tidak, dia masih berada di Meksiko. dia begitu getol ingin menghancurkan ku, beberapa bisnis ku terlihat goyah karena kelakuannya itu." ucap tuan Carlos.
"Lalu apakah ah kita sebaiknya kita membuat rencana sesuatu Tuhan karena aku sudah memikirkan beberapa rencana yang lumayan hebat hingga membuat pria itu akan kebakaran jenggot ucap Isabella Memang rencana apa tanya Tuan Carlos akhirnya Isabella menceritakan semua rencananya kepada pria tua itu.
"Besok saya akan kesana, kemungkinan 3 hari saya akan berada di sana bersama Jimmy. Setelah itu saya akan kembali lagi." ucap Isabella kepada tuan Carlos.
Terlihat pria itu tersenyum saat mendengar sebuah rencana yang terlihat begitu menakutkan.
"Ada apa istri ku?" tanya Antonio kepada sang istri.
"Besok aku akan pergi ke Meksiko untuk 3 hari suamiku, bolehkah?" tanya Isabella kepada sang suami.
"Memangnya ada apa?" tanya Aslan.
"Pria itu berusaha menghancurkan penolong kita, bahkan beberapa bisnisnya sempat goyang karena ulah Aslan." ucap Isabella.
"Lalu Apakah semuanya akan baik-baik saja?" tanya Antonio. semuanya akan baik-baik saja suamiku, hanya 3 hari saja setelah itu aku akan kembali kesini." ucap Isabella.
Nampak Antonio terasa berat untuk melepaskan sang istri, Namun karena dia harus mengerti juga kalau istrinya tersebut sekarang harus menolong orang yang telah menolong mereka.
__ADS_1
1 hari kemudian
Isabella sampai di Meksiko, terlihat wanita itu sudah dijemput oleh para pengawal Tuan Carlos. beberapa jam kemudian nampak Isabella telah memasuki sebuah mension yang begitu besar, sebuah kediaman milik salah satu pembisnis yang sangat hebat di Meksiko.
"Halo, Isabella!" seru Tuan Carlos.
Nampak Isabella tersenyum kepada pria itu sembari memeluk pria tua itu,
"Dimana Nyonya Maria?" tanya Isabella kepada tuan Carlos.
"Istriku sedang memasak di dalam." Jawab Tuan Carlos.Sesaat kemudian nampak Isabella telah memasuki rumah besar itu, yang terlihat disana wanita itu sedang mendatangi istri dari tuan Carlos Nyonya Maria.
"Hai sayang, senang sekali melihat mu kembali!" seru Nyonya Maria kepada Isabella.
"Apakah kau sendirian?" tanya Nyonya Maria.
"Lalu dimana pria penakut itu?" tanya Nyonya Maria.
"Dia sedang ada di luar, berbincang-bincang dengan salah satu anak buah Tuan Carlos." jawab Isabella.
"Kenapa kau di sini segeralah kau masuk, kita akan makan." ucap Nyonya Maria.
Akhirnya Isabella dan Tuan Carlos sudah ada di dalam rumah, terlihat sekali kalau pria itu sedang berbincang-bincang dengan Isabella.
"Bagaimana Tuan, Apakah kita perlu menyerang Aslan?" tanya Isabella kepada tuan Carlos.
"Tentu saja kita akan menyerang pria itu." jawab Juan Carlos.
"Saya akan bekerja sama dengan para kepolisian yang ada di sini, Dengan begitu kita akan sedikit mendapatkan bantuan dari mereka." ucap Isabella.
__ADS_1
"Mengapa kita harus bekerja sama dengan mereka, jika kita melakukan hal itu apakah itu tidak akan membuat kita juga akan tertangkap oleh polisi." tanya tuan Carlos.
Akhirnya Isabella melancarkan siasatnya, terlihat disana Isabella bekerja sama dengan salah satu kepolisian yang ada di Meksiko. Isabella memang cerdik Karena Wanita itu ingin angkat tangan.
"Saya akan membantu Anda, namun jika anda mau semua daftar para mafia itu akan saya serahkan kepada anda dan juga beberapa bisnis mereka." ucap Isabella.
"Mengapa saya harus bekerjasama dengan anda?" tanya salah satu pimpinan polisi yang ada di Meksiko.
"Tentu saja itu akan menguntungkan Anda, satu anda akan semakin terkenal. dua jabatan Anda akan semakin besar." ucap Isabella.
Terlihat kepala polisi itu memikirkan perkataan Isabella,
"Semakin Anda mendapatkan semua bukti-bukti mengenai para mafia itu, Saya jamin pundi-pundi kekayaan anda akan bertambah banyak." terlihat Isabella sudah mulai melancarkan aksinya
Begitu licik pikiran Isabella agar dirinya tidak ada sangkut paut dengan dunia itu. padahal sekarang Isabella telah menjadi para pimpinan mafia yang ada di Meksiko.
Kelihatannya kau mengatakan sesuatu yang benar,
"Lalu kau membutuhkan apa saat semua yang kau katakan itu akan kau lakukan?" tanya polisi.
"Saya tidak perlu membutuhkan apapun, namun anda tidak boleh menyentuh bisnis saya sama sekali. saya bukan seorang mafia saya hanyalah seorang pembisnis di atas tanah, namun saya hanya ingin meminta anda untuk membantu saya menyingkirkan orang-orang yang hendak menggoyangkan semua pekerjaan saya itu." ucap Isabella.
Akhirnya kepala polisi itu menyetujui semua rencana Isabella, yang terlihat pria itu memberikan Isabella sesuatu agar mereka tidak saling menghianati.
Nampak di tempat lain Aslan telah memerintahkan anak buahnya untuk mengirim beberapa obat terlarang ke beberapa negara. yang terlihat pria itu tertawa kegirangan karena dia berfikir semua bisnisnya akan berjalan dengan sangat mulus, dia tidak tahu kalau Isabella telah membuat rencana yang mungkin akan menghancurkan dirinya.
Saat salah satu mobil pengantar obat terlarang milik Aslan telah berjalan, tiba-tiba beberapa polisi langsung menyergap mobil tersebut. begitu banyak di dalam mobil itu, karena yang terlihat mobil kontainer itu membawa para wanita untuk dijual ke suatu negara bersama dengan begitu banyak barang-barang yang Ternyata isinya adalah obat terlarang.
** bersambung **
__ADS_1