AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Isabella ketua mafia cantik


__ADS_3


"Kalau mereka tidak licik, mereka tidak akan disebut penjahat, pak polisi." jawab Isabella yang membuat polisi itu langsung terdiam dan menatap wajah cantik seorang wanita muda.


"Kau benar nona." jawab salah satu polisi.


"Apa yang akan kita lakukan sekarang akan menjadi penentu jika salah satu dari kita dikalahkan oleh para Yakuza pimpinan Taeyong." ucap Isabella.


"Apakah kau baik-baik saja?" tanya kepala polisi.


"Tentu saja aku baik-baik saja, jangan khawatirkan aku." jawab Isabella.


Seorang wanita cantik di antara begitu banyak para pria Yakuza dan polisi, Tentu saja tidak akan ada yang pernah memikirkan hal itu.


"Kita serang mereka dari beberapa arah, jika kita tidak sampai ke lantai atas dalam waktu beberapa detik. maka bisa-bisa seluruh perusahaanku akan hancur, jika salah satu perusahaan ini akan hancur berarti kepolisian juga akan hancur, karena beberapa kontrak kerjasama Kita akan dilacak oleh mereka." ucap Isabella.


Nampak kepala polisi itu langsung menganggukkan kepalanya, benar apa yang dikatakan Isabella. karena jika Taeyong bisa melacak kerjasamanya dengan para polisi. maka semua itu akan membuat kepolisian bertekuk lutut di hadapan para Yakuza itu.


"Aku tidak pernah menyangka akan bertemu dengan seorang wanita sepertinya." ucap kepala polisi.


"Jangan khawatirkan itu Tuan, suatu saat anda akan bertemu seorang wanita yang seperti ku lebih dari satu." jawab Isabella.


Akhirnya Isabella telah mengisi kembali seluruh pistol yang ada di tubuhnya, nampak kepala polisi itu menatap Isabella. nafas Isabella terasa tidak terganggu sama sekali dengan pergerakan yang terus dia lakukan.

__ADS_1


"Aku tidak pernah menyangka akan bertemu dengan seorang wanita seperti ini, begitu hebat." ucap kepala polisi dalam hati sambil menatap wajah cantik Isabella yang rambutnya dikuncir.


Akhirnya Isabella dan yang lain memasuki lantai atas tempat mereka berpijak tadi, terlihat di sana Isabella telah menggerakkan seluruh tubuhnya. wanita itu berlari seperti seorang yang pria yang sedang mengejar mangsanya.


"Jika aku tidak melakukan hal ini maka seluruh perusahaan yang telah dirintis oleh suamiku akan hancur seketika." ucap Isabella.


"Dengarkan aku, kalian carilah para anak buah Taeyong. aku akan mencari pria itu sendiri, Karena aku masih mempunyai dendam dengan pria itu." ucap Isabella yang kemudian mencari keberadaan Taeyong.


"Apakah kau tahu wajahnya?" tanya kepala polisi.


"Tentu saja aku tahu, Tuan. kalau tidak tahu mengapa juga aku harus mencarinya, aku seperti orang bodoh yang mencari jarum di tumpukan jerami." jawab Isabella yang kemudian berlari mencari keberadaan seorang pimpinan yang baru, Taeyong.


Isabella terus memasuki ruangan kendali komputer yang ada di perusahaannya, terlihat di sana mereka semua berkumpul dan berkerumun.


Orang-orang yang ada di ruangan itu sangat terkejut dengan kedatangan Isabella.


"Siapa kau!" seru para anggota Yakuza pimpinan Taeyong. Isabella tersenyum kepada para pria itu sesaat kemudian.


Dor..


Dor..


Dor..

__ADS_1


Suara tembakan dalam mengalun dan membuat 3 orang yang berada di ruang kendali itu langsung meregang nyawa di tangan Isabella. wanita itu langsung mengunci ruangan itu dengan sandi, terlihat setelah memasuki ruangan itu nampak Wanita itu sudah mulai berkeringat. karena yang terlihat di komputer itu para anggota Yakuza mencoba untuk mentransfer file perusahaan ke sebuah disk.


"Dasar brengsek, berani sekali Mereka mencuri Semua data-data perusahaan Ku." ucap Isabella yang kemudian mencoba untuk menghentikan transfer data yang dilakukan oleh para Yakuza.


Isabella terus melakukan segala upaya untuk bisa menghentikan hal itu, nampak sesaat kemudian data-data itu telah dihentikan oleh Isabella. nampak sekali Wanita itu sangat lega saat beberapa data perusahaan yang penting telah berhasil digagalkan.


Sesaat kemudian nampak ruang Kendal itu didobrak oleh seseorang, dengan sigap Isabel langsung berdiri dan mendorong meja berat yang ada di ruangan itu. nampak wanita itu mengatur nafasnya, terlihat sekali-kali Isabella nafasnya terputus-putus karena melihat para Yakuza mencoba untuk mendobrak ruangan ruang kendali tersebut.


"Brengsek, mereka terus saja membuatku sport jantung." ucap Isabella.


Sesaat kemudian Isabella langsung membuka pistolnya, terlihat disana peluru itu hanya tersisa 3.


"Berapa jumlah orang yang ada di luar, aku hanya mempunyai sisa peluru 3. kalau mereka lebih dari itu maka bisa-bisa nyawaku yang akan melayang." ucap Isabella yang ada di ruang kendali komputer.


Dor


Dor


Dor..


Terdengar suara tembakan dari luar kendali komputer, Isabella nampak jantungnya berdetak tidak karuan. karena yang Isabella tahu ruang kendali itu adalah ruang kendali utama, jika ada orang lain yang ingin memasuki nya...Isabella akan benar-benar tamat Karena Wanita itu hanya mempunyai 3 peluru yang tersisa dari 2 pistol yang dia bawa.


** bersambung **

__ADS_1


__ADS_2