
Malam larut membuat suasana ketenangan Antonio dan Isabella semakin indah, kala malam telah membuat bingkai asmara yang sangat membahagiakan. terlihat Antonio terus merayu sang istri.
"Apakah kau tahu Istriku, sudah 2 bulan ini kita menikah. Apakah kau tidak ingin melakukan ritual malam kita?" tanya Antonio kepada sang istri. nampak Isabella tersenyum kepada sang suami.
"Apakah kau begitu menginginkannya?" tanya Isabella sambil tersenyum kepada sang suami. sedangkan Antonio nampak pria itu begitu malu dengan kata-kata yang telah diucapkannya.
"Mengapa kau tidak mengatakannya semenjak 1 bulan yang lalu, aku terus menunggumu untuk mengatakan hal itu. namun sayangnya kau diam saja, jadi aku ya juga ikut diam." ucap Isabella yang membuat Antonio langsung melotot.
"Lalu, apakah kata dokter aku sudah boleh menyentuhmu?!" seru Antonio dengan suara yang sangat keras.
"Mengapa kau tidak boleh melakukannya, Bahkan aku selalu menunggumu. namun kau tidak pernah menampakan tanda-tanda akan melakukan hal itu." jawab Isabella yang membuat Antonio begitu bersemangat.
Pria itu langsung menarik tubuh sang istri memberikan kecupan hingga ciuman yang sangat berhasrat, nampak Isabella tersenyum kepada sang suami. karena dirinya adalah seorang wanita normal yang juga menginginkan sentuhan dari seorang pria yang dicintainya.
Hasrat cinta Antonio sudah menggebu, pria itu terus melancarkan aksinya untuk membuat gairah sang istri keluar.
Ciuman demi ciuman bahkan ciuman yang sangat ber hasad dilakukan Antonio, hingga membuat Isabella mengeluarkan desahan yang sangat menggairahkan. Hal itu membuat Antonio langsung menggendong sang istri dari kantor yang ada di rumahnya menuju kamarnya.
"Kau sangat nakal istriku, membuatku menunggu begitu lama.' ucap Antonio yang kemudian mengunci pintunya Dan meletakkan sang istri di ranjang mereka berdua.
__ADS_1
Malam itu menjadi saksi bisu atas cinta mereka, suara helaan nafas yang sangat memburu hingga desahan-desahan yang dikeluarkan oleh sepasang suami-istri itu.
Antonio terus mengejar nikmat malam itu, hingga membuat Isabella terus mendesah tidak karuan. Hal itu membuat Antonio semakin bersemangat untuk membuat sang istri semakin terbuai cintanya.
Hasrat yang terus memburu membuat sepasang suami istri itu mengeluarkan keringat yang begitu banyak, desahan demi desahan dan erangan demi erangan. Hal itu membuat suara erangan yang begitu panjang, tanda kenikmatan telah dicapai oleh mereka berdua. Antonio melepaskan pencapaian kepada sang istri, kemudian pria itu memberikan kecupan yang sangat indah kepada sang istri.
"Terima kasih istriku." ucap Antonio yang kemudian memeluk tubuh sang istri.
"Terima kasih juga telah memberikan aku sesuatu yang sangat indah dan terima kasih juga karena kau telah memberikan aku perlindungan dan menyelamatkanku." ucap Isabella yang kemudian memeluk tubuh Sang suami.
Malam itu adalah saksi cinta pertama mereka setelah 2 bulan pernikahan.
Malam telah berganti, menunjukkan senja yang bersinar hingga memasuki kamar mereka. nampak Antonio dan Isabella membuka matanya, karena sinar matahari yang telah memasuki kamar mereka.
"Segeralah bangun, karena aku harus membuatkanmu masakan." ucap Isabella kepada sang suami. sedangkan Antonio nampak pria itu enggan untuk melepaskan pelukannya kepada sang istri.
"Tidak usah memasak istriku, biarkan saja pembantu yang memasak. karena aku ingin seperti ini untuk beberapa hari." ucap Antonio.
Isabella langsung terkejut dengan kata-kata yang dikeluarkan oleh suaminya tersebut.
"Apa maksudmu untuk beberapa hari, kau kira aku mau kau penjara di dalam kamar ini.. ogah bener aku terus melayanimu seperti tadi malam, Kau bagaikan Serigala kelaparan yang terus memaksaku tanpa henti." ucap Isabella yang kemudian berdiri dan berlari menuju kamar mandi di kamar mereka.
__ADS_1
Antonio langsung berlari mengejar sang istri terlihat pria itu ingin memasuki kamar mandi, Namun sayang sekali malah Isabella langsung mengunci kamar mandi tersebut.
Tok..
Tok..
"Sayangku kenapa kau kunci pintunya!" seru Antonio kepada sang istri. nampak Isabella tidak mengeluarkan suaranya sama sekali
15 menit kemudian
Nampak Isabella telah keluar dengan rambut yang sudah basah dan tersenyum kepada sang suami.
"Silakan masuk Tuan Antonio, kau bersihkan dirimu sendiri ya." ucap Isabella yang kemudian berlari menuju dapur rumah mereka.
Nampak Antonio ingin marah karena sang istri langsung meninggalkannya dalam kondisi tanpa menggunakan pakaian sama sekali.
"Dasar nakal sekali." ucap Antonio yang kemudian masuk ke dalam kamar mandi dan melakukan aktivitas.
20 menit kemudian
Nampak Antonio sudah turun dari kamarnya dan menuju lantai bawah untuk melihat sang istri yang sedang memasak.
__ADS_1
"Apa yang sedang kau masak istriku?" tanya Antonio kepada sang istri, nampak Isabella menatap wajah suaminya. wanita itu membawa nampan yang berisi 2 gelas susu, 1 jus jeruk serta nasi goreng yang dipenuhi oleh seafood. Hal itu membuat Antonio langsung mengikuti langkah kaki sang istri yang menuju meja makan.
** bersambung **