AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Ke Mexico


__ADS_3


Akhirnya Isabella telah selesai dengan semua permasalahan perusahaan Paman Ridwan, Wanita itu telah memutuskan untuk pergi ke Meksiko bersama dengan Jimmy. Isabella sangat berharap akan menemukan keberadaan suaminya itu.


Isabella telah pergi ke bandara dengan hati berdebar, dia berdoa kepada Tuhan untuk mempertemukan dia dengan suami dan Pamannya.


"Bella, kau harus berhati-hati di sana. kalau ada sesuatu langsung kabari aku, Jordan dan Bobby, oke!" ucap Indah yang kemudian memeluk Isabella. kedua wanita itu saling memberi semangat.


"Tenang lah kak, aku pasti akan menemukan suamiku dan suami kakak. aku tidak akan menyerah walaupun perjalanan itu sangat jauh." ucap Isabella yang kemudian berlalu pergi memasuki bandara. terlihat Indah berdoa kepada Tuhan, dia ingin yang terbaik bagi suami dan keponakan suaminya itu.


"Tenanglah Nyonya, Nyonya Isabella adalah wanita yang paling hebat. saya tidak pernah bertemu wanita yang sehebat dia. tegar, tangguh dan selalu percaya dengan takdir Tuhan." terlihat Jordan juga ikut bersama indah, dan Bobby mengantarkan Isabella pergi bersama Jimmy. trio itu akhirnya terpisah, Bobby dan Jordan diberi mandat oleh Isabella agar perusahaan suami dan Pamannya itu agar tidak mengalami sesuatu yang buruk.


"Apakah kau tahu Jordan, aku tidak pernah meragukan kemampuan Isabella. aku sangat bersyukur karena bertemu dengan wanita itu." Indah begitu menghawatirkan Isabella. namun dia yakin Jimmy akan selalu menjaga saudara angkatnya itu.


Akhirnya Indah, Jordan dan Bobby kembali pada masing-masing rutinitasnya. sedangkan di tempat lain nampak Isabella telah menaiki pesawat, wanita itu selalu berdoa kepada Tuhan agar dirinya mendapatkan yang terbaik.


Sedangkan di tempat lain nampak Mike Lewis sangat kesal karena anak buahnya telah ditangkap oleh istri Antonio. dia tidak pernah mengira kalau istri Antonio akan menghancurkan semua rencananya, rencana yang sudah disusun dengan sangat rapi.


"Bagaimana mungkin wanita itu bisa menghancurkan semua rencanaku, sehebat Apa istri dari Antonio Yusuf itu!" seru Mike Lewis yang telah mendengar kalau Tuan Ghofur telah masuk penjara, dan perusahaan Paman Ridwan telah terbebas dari semua permasalahan.


"Aku tidak pernah mengira kalau wanita itu sudah dua kali menghancurkan semua rencanaku, bahkan Jonathan yang ku suruh pun tidak bisa melakukan apapun!" seru Mike Lewis yang murka di sebuah kantor miliknya yang ada di Jakarta.

__ADS_1


"Tenanglah Tuan, wanita itu tidak mungkin sehebat itu. hingga dia bisa lolos dari semua jebakan kita!" seru salah satu anak buah Mike Lewis.


"Tenang bagaimananya, bahkan wanita itu dengan sangat mudahnya menghancurkan seluruh rencana yang aku buat. bahkan wanita itu juga telah memenjarakan Tuan Ghofur yang aku suruh untuk memata-matai perusahaan itu!!" seru Mike Lewis yang kemudian menghisap sebatang rokok.


"Apakah tidak sebaiknya kita mencari sekutu untuk menghancurkan seluruh perusahaan Antonio Yusuf, Tuan?" tanya salah satu anak buah Mike Lewis.


"Kau kira aku tidak melakukan semua yang bisa aku lakukan, Bahkan aku juga telah membuat rencana yang begitu matang. Namun nyatanya semuanya sia-sia saja." emosi Mike Lewis sudah tidak terkendali.


"Bagaimana caraku untuk bisa menghancurkan wanita itu, bahkan dengan cara licik pun aku tidak bisa menyentuh wanita itu. bagaimana mungkin Antonio Yusuf menemukan wanita sehebat itu!" seru Mike Lewis. terlihat pria itu langsung memijat kepalanya, karena terasa pening saat memikirkan semua rencana rencananya yang telah gagal karena dibongkar oleh Isabella.


"Lebih baik kita membuat rencana lain, Tuan. jika memang benar-benar rencana kita telah hancur semua." ucap salah satu anak buah Mike Lewis.


Mungkin mereka akan mengalami sakit jantung kalau terus-terusan memikirkan Bagaimana cara untuk menghancurkan Isabella. sedangkan Isabella telah sampai di Meksiko, terlihat wanita itu keluar dari bandara bersama dengan Jimmy.


"Kita akan kemana, Nyonya?" tanya Jimmy kepada Isabella.


"Kita akan mencari sebuah hotel yang tidak jauh dari tempat ini saja, Jimmy." jawab Isabella. Jimmy menatap wajah Isabella yang sedikit kelelahan.


"Apakah anda baik-baik saja, Nyonya?" tanya Jimmy.


"Mungkin aku hanya kecapean, Jimmy. aku akan istirahat dulu di taksi. sedangkan kau carilah informasi mengenai hotel yang tidak jauh dari tempat ini, karena aku ingin segera mengistirahatkan tubuh Ku." ucap Isabella.

__ADS_1


"Baik, nyonya." jawab Jimmy. 20 jam lebih perjalanan yang ditempuh oleh Isabella sontak saja hal itu membuat Isabella kepalanya terasa pening. tidak semua pesawat penerbangan memiliki kenyamanan atau fasilitas yang mewah, namun pesawat yang ditumpangi oleh Isabella adalah pesawat yang memiliki standar kelas mewah, namun sayangnya wanita itu terlalu memikirkan sang suami dan Paman Ridwan, Hal itu membuat Isabella sedikit terlihat tidak enak badan.


"Bagaimana Jimmy, Apakah kau sudah mencari tahu hotel yang ada di dekat bandara ini?" tanya Isabella.


"Sudah, Nyonya. mungkin butuh waktu 1 jam untuk di sampai ditempat itu." jawab Jimmy.


"Lama sekali Jimmy 1, jam itu lama tahu!" jawab Isabella yang kemudian pasrah dengan semua yang terjadi.


Satu jam kemudian akhirnya Isabella telah sampai disebuah hotel. hotel yang terkesan mewah dengan semua fasilitasnya.


"Apakah kita akan memesan kelas VIP atau bagaimana, Nyonya?" tanya Jimmy.


"Terserah padamu, Jimmy. toh kamar sama saja, kelas VIP, VVIP Apa aja pokoknya aku mau tidur." jawab Isabella yang telah menyandarkan kepalanya di sebuah sofa ruang tunggu hotel.


*


*


*


** bersambung **

__ADS_1


__ADS_2