AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Extra part. 02


__ADS_3

Ternyata Antonio perusahaannya mengalami pembobolan sistem oleh salah satu itu anak buahnya.


"Tolong Kau segera kemari, karena ada sesuatu yang membuat perusahaan suamiku di retas oleh salah seorang." terlihat Isabella telah menelepon salah satu anak buahnya yang begitu pandai dalam masalah hacker.


"Kau sedang menelpon Siapa, istri ku?" tanya Antonio kepada issabela.


"Tentu saja aku menelpon seseorang yang sangat pandai untuk membobol situs yang telah memasuki perusahaanmu." jawab Isabella.


"Apakah salah satu anak buahmu bisa melakukannya?" tanya Antonio.


"Kalau salah satu anak buah aku tidak bisa, tidak mungkin aku meminta tolong padanya." jawab Isabella.


Aselia dan Aska diminta untuk ke salah satu ruangan bersama dengan fais yang ikut ke perusahaan Antonio.


"Apakah kita akan bisa mengambil Semua data-data perusahaan itu kembali?" tanya Paman Ridwan.


"Tentu saja Paman, jika tidak.. pasti aku akan mengerahkan seluruh pasukanku untuk langsung ke tempat orang itu." ucap Isabella kepada Paman Ridwan.


Entah mengapa pria itu selalu kagum dengan pemikiran yang di miliki oleh istri keponakannya itu.


"Kalau ada wanita seperti dia lebih dari satu, bisa-bisa para pria tidak akan berguna di hadapan wanita seperti ini." ucap Paman Ridwan dalam hati sembari menatap Isabella kemudian beralih kepada Antonio.


"Ada apa Paman?" tanya Isabella .


Paman Ridwan hanya menggelengkan kepalanya, pria tua itu hanya bisa duduk manis bersama keponakannya.


Sekitar 30 menit kemudian


Ternyata salah satu anak buah Isabella datang bersama pemuda yang datang bersama dengannya.


"Siapa dia?" tanya Isabella kepada salah satu anak buah kepercayaannya.


"Dia adalah salah satu anak dari pengusaha yang Nyonya mafia selamatkan." jawab Jimmy kepada Isabella.


"Jimmy, Apa yang kau lakukan disini?" tanya Antonio kepada Jimmy.

__ADS_1


"Apakah kau tidak tahu, kalau Jimmy itu sangat pandai dalam menguasai elektronik. Bahkan dia adalah hacker hebat yang telah menyusup ke beberapa perusahaan." tanya Isabella.


"Benarkah?" tanya Antonio.


"Dasar pimpinan tidak tahu diri, masak punya pegawai hebat tapi tidak tahu." jawab Isabella.


Tatapan mata Isabella menatap seorang bocah yang sudah berusia dewasa mungkin umurnya sekitar 15 atau.


"Siapa namamu, sayang?" tanya Isabella kepada pemuda itu.


"Nama saya Ricardo, Nyonya." jawab Ricardo yang kemudian terus mengikuti Jimmy.


"Bagaimana kondisi kehamilan istrimu, Jimmy?" tanya Isabella kepada Jimmy.


"Baik-baik saja, Nyonya Bahkan dia selalu mengidam menatap fotomu." jawab Jimmy.


"Jangan Jimmy, kalau dia mengidam sepertiku.. Apa kau kau sudah mampu untuk untuk mempunyai Putri seperti aku?" tanya canda Isabella kepada Jimmy.


"Bsa-bisa saya kalangkabut Nyonya." jawab Jimmy.


"Ayo Ricardo, tunjukkan kemampuanmu kepada Nyonya mafia ini." ucap Jimmy kepada Ricardo.


"Baik Paman." jawab Jimmy yang kemudian menunjukkan keahliannya untuk meretas beberapa perusahaan yang telah mencoba membobol perusahaan Antonio.


Tatapan mata Antonio dan Paman Ridwan sampai melongo. saat melihat bocah berusia 15 tahun itu ternyata sangat pandai meretas aplikasi-aplikasi salah satu perusahaan.


"Jimmy segera kau masuk ke kontrol perusahaan itu. aku akan mencari jaringan untuk membersihkan berkas-berkas yang telah mereka curi." ucap Isabella kepada Jimmy dan Ricardo.


Tatapan mata kedua pria yang sedang menatap ketiga orang itu, mereka benar-benar terkejut. bahkan Antonio baru tahu kalau istrinya juga bisa menjadi hacker.


"Anton, aku baru tahu kalau Isabella adalah salah satu hacker yang bisa membobol perusahaan atau Bank." ucap Paman Ridwan kepada Antonio.


"Aku juga baru tahu Paman." jawab Antonio.


"Kau ini suaminya, bagaimana bisa kau baru tahu, Sudah berapa tahun kamu menikah dengannya. masa baru tahu sekarang." sindir Paman Ridwan yang membuat Antonio menatap pria tua itu.

__ADS_1


"Perusahaan kami kan berbeda Paman, bahkan Kami jarang sekali bersama jika di perusahaan. dia selalu di perusahaan kosmetik dan butiknya. sedangkan aku terus berada di perusahaan ini bersama Paman." jawab Antonio yang tidak mau disalahkan karena dirinya tidak tahu kalau Isabella adalah hacker yang bisa membobol Bank atau perusahaan.


"Kalau kalian terus menggerutu di belakang kami, Hal itu membuat kami tidak bisa berkonsentrasi karena suara kalian." ucap Isabella yang membuat Paman Ridwan dan Antonio langsung menutup mulut mereka.


Satu jam kemudian


Ketiga orang itu ternyata bisa melihat siapa otak di balik penyusupan virus dan pembobolan berkas yang ada di file komputer perusahaan.


"Good job bocah ingusan, ternyata kau benar-benar hebat " ucap Isabella yang kemudian memberikan ciuman di pipi seorang anak yang sudah berusia 15 tahun. terlihat wajah Ricardo tersipu malu karena mendapatkan perlakuan seperti itu.


Anak itu begitu berterima kasih kepada Antonio dan Isabella. karena dua orang itu telah menyelamatkan mereka dari rencana pembunuhan yang yang dilakukan oleh keluarga Ricardo, seluruh keluarganya telah meninggal namun hanya Ricardo yang tersisa.


"Apakah kau mau ikut denganku?" tanya Isabella kepada Ricardo.


Pemuda itu menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian terlihat senyum yang merekah dari bibir Ricardo.


"Aku akan membawamu ke tempat ayahku di Meksiko, kau akan belajar banyak dari ayahku itu." ucap Isabella yang kemudian mengajak Ricardo untuk ketempat keberadaan kedua anaknya.


Tatapan mata Ricardo menatap Aselia kecil yang begitu lucu.


"Siapa dia, Nyonya?" tanya Ricardo kepada Isabella.


"Dia putriku, namanya Aselia." jawab Isabella.


"Wajahnya cantik seperti Nyonya." ucap Ricardo .


"Tentu saja dia cantik." jawab Isabela.


"Bolehkah suatu saat nanti.. jika dia sudah dewasa aku menikahinya?" tanya Ricardo.


Isabella tersenyum sembari mencubit pipi pemuda itu.


"Kau harus kuat dan berkuasa terlebih dahulu, setelah itu Kau boleh memikirkan masa depanmu." jawab Isabella yang kemudian mengajak Ricardo.


** bersambung **

__ADS_1


__ADS_2