AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Siapa sosok Aslan


__ADS_3


1 minggu kemudian setelah kejadian itu nampak Aslan telah melakukan rapat pada para pemegang saham di perusahaannya. Bella meminta salah satu petugas keamanan untuk merekam CCTV yang ada di ruang rapat itu ke laptop yang dimiliki oleh Bella.


Aslan sudah mulai mengancam satu-persatu para rekan bisnisnya, bahkan pria itu seperti seorang pria gila saat kata-kata yang dikeluarkan Bella begitu menusuk.


Sedangkan di tempat lain, Antonio nampak memikirkan cara untuk merebut Bella dari Aslan.


"Kalau Bella terus berada di sana, Aku takut sesuatu terjadi padanya." ucap Antonio kepada Paman Ridwan.


"Apakah kau sudah memikirkan cara untuk mempertahankan wanitamu itu?" tanya Paman Ridwan.


"Entahlah Paman, tapi yang jelas aku tidak mungkin mempertaruhkan Bella di dekat Aslan. karena pria itu adalah pria gila." jawab Antonio.


"Aku sudah memperingatkanmu waktu itu kan Antonio, kalau kau harus merubah sikapmu. bahkan Bella sudah menjadi incaran beberapa pembisnis untuk dijadikan istri atau simpanan mereka." ucap Paman Ridwan.


Antonio menghela nafasnya


"Aku memang bodoh paman telah melakukan kesalahan yang begitu besar, aku akan memperbaiki semuanya sedikit demi sedikit hingga Bella bisa menerimaku kembali." ucap Antonio.


"Aku berdoa agar semua yang kau inginkan itu tercapai Antonio, karena aku tidak mau Bella terus berada di pusaran para mafia seperti Aslan." ucap Paman Ridwan.


"Apakah Paman sudah mengetahui siapa Aslan yang sebenarnya?" tanya Antonio.

__ADS_1


"Aku sudah mendapatkan banyak informasi, bahkan Aslan juga memiliki bisnis gelap yang ada di Eropa. mungkin kau tidak akan bisa menandingi bisnis itu." ucap Paman Ridwan.


Antonio sangat terkejut dengan semua informasi yang diberikan oleh Paman Ridwan, karena pria itu tidak menyangka kalau rekan bisnisnya selama ini mempunyai beberapa kejahatan yang sengaja ditutupi.


"Mengapa semuanya menjadi semakin rumit seperti ini Paman, Apakah Bella akan baik-baik saja berada di sana." ucap Antonio sambil menatap Pria tua yang ada di depannya.


"Kita harus mencari cara agar kau bisa merebut Bella kembali, kalau tidak kita.. harus membuka kedok Aslan yang sebenarnya di depan Bella. Kalau tidak aku yakin istri kontrak mu itu tidak akan bisa kembali lagi padamu." ucap Paman Ridwan sambil menunjuk wajah Antonio.


"Jangan mengatakan hal itu di depanku paman, aku bisa bisa gila kalau kehilangan Wanita itu. sudah cukup Aku kehilangan beberapa bulan ini." ucap Antonio sambil menjambak rambutnya.


"Kau sudah menyia-nyiakan wanita sebaik Bella selama 2 tahun bersama mu, namun sekarang saat cinta membuatmu benar-benar gila kau malah ingin mendapatkannya. Apakah semua ini terasa tidak terlambat." ucap Paman Ridwan.


yang membuat Antonio seperti seorang pria yang frustasi.


"Apakah kau yakin, kalau kau mau kehilangan seluruh kekayaan mu. bahkan beberapa bisnismu bisa dikatakan menjadi di titik penentu dari bisnis Aslan." ucap Paman Ridwan.


"Aku tidak peduli, asalkan Bella bersamaku.. hidup sederhana pun aku bisa melakukannya." jawab Antonio.


1 kata yang membuat Paman Ridwan sangat terkejut.


"Hidup sederhana." ucap Paman Ridwan yang kebingungan.


"Meskipun aku tidak kaya, asalkan Bella bersedia bersamaku, menemaniku dalam suka dan duka.. karena aku yakin wanita itu adalah wanita yang akan menjadi sosok pelipur lara saat aku dalam kesedihan." jawab Antonio sambil membayangkan wajah Bella.

__ADS_1


"Aku tidak pernah mengira kalau kau seperti seorang pria penyamun yang suka mengatakan kata-kata cinta yang begitu indah." canda Paman Ridwan yang membuat Antonio serasa ingin tertawa.


"Apakah benar Paman?" tanya Antonio.


"Kau benar-benar seperti seorang pria gila yang sedang jatuh cinta." jawab Paman Ridwan yang membuat Antonio tersenyum.


"Entahlah Paman, aku baru tahu kalau cinta itu seperti ini. karena aku tidak pernah merasakan sesuatu yang membuat hatiku seperti digelitik oleh ribuan semut." jawab Antonio yang membuat Paman Ridwan tertawa terbahak-bahak. Dia tidak akan pernah mengira kalau keponakannya itu seperti ini karena terpisah dari Bella beberapa bulan.


"Apakah kau tahu kalau beberapa perusahaanmu yang ada di Paris mengalami kemajuan yang cukup pesat?" tanya Paman Ridwan.


"Aku mengetahuinya Paman." jawab Antonio.


"Kalau begitu perbesar perusahaanmu itu hingga bisa menandingi perusahaan Aslan, dengan begitu kau akan mempunyai jalan untuk merebut Bella kembali ke sisimu. atau Jika perlu kita buat usaha gelap Aslan hancur di tangan kita." ucap Paman Ridwan.


Antonius sangat terkejut dengan kata-kata yang diucapkan Paman Ridwan, karena hal itu menjadi penyemangat yang sangat luar biasa baginya untuk mendapatkan Bella kembali ke sisi-nya.


"Kau benar paman, aku akan memperkuat dan memperbesar perusahaan ku, hingga aku akan menandingi dan mengalahkan pria perebut Istriku itu." jawab Antonio Sambil tertawa.


** bersambung ***


Mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak. terimakasih atas dukungannya yang selama ini di berikan.


😊😊

__ADS_1


__ADS_2