AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Tau rasa kau pria tua


__ADS_3


Hotel Aslander seperti sebuah bioskop, nampak di sana banyak para wartawan, reporter bahkan orang-orang yang ingin melihat wajah dari Pria tua yang ingin melakukan kebejatan kepada orang yang tidak mampu.


"Aku ingin tahu, setelah ini kau masih bisa melihat orang atau kau akan menunduk seperti seorang bajingan tua!" seru Bella kepada tuan Manuel yang masih tersungkur di lantai.


Nampak Bella mengangkat ponselnya, kemudian menatap layar di ponsel itu.


"Apakah kalian sudah melakukan seperti yang aku katakan?" tanya Bella kepada orang-orang yang ada di ruang keamanan. nampak orang-orang yang ada di sana menganggukkan kepalanya, Tak lama kemudian Bella keluar dari kamar tuan Manuel.


Betapa terkejutnya Bella, karena di dalam hotel Aslander begitu banyak wartawan dan reporter yang sedang melakukan siaran langsung di sana. Para reporter yang melihat Bella nampak mereka langsung menyerbu Bella untuk mempertanyakan sesuatu.


"Nona Bella, Nona bela.. katakan sesuatu!" seru para wartawan kepada Bella.


Nampak wanita itu tersenyum lalu menatap para wartawan yang ada di sana,


"Kalian sudah jelas melihatnya bukan, Kenapa kalian harus bertanya lagi.. semua sudah terpampang di media. Jadi kalian tidak usah mempertanyakan Apa yang akan terjadi lagi, bahkan Tuan Manuel sudah membeberkan semua kesalahannya dan kejahatannya." jawab Bella yang kemudian berlalu pergi meninggalkan para wartawan. nampak para wartawan sedikit terkejut dengan kata-kata Bella.


"Siapa wanita itu, hebat sekali." ucap salah satu wartawan yang melihat Bella.


"Dia seperti seorang wonder woman, jagoan wanita." ucap salah satu wartawan wanita yang tersenyum melihat kepergian Bella.


Nampak dari luar hotel Aslander, Seorang pria sudah terburu-buru memasuki kawasan Hotel itu. dia mencari keberadaan Bella.

__ADS_1


"Di mana Nona Bella!" seru Antonio. para wartawan yang melihat hal itu nampak sangat terkejut, seorang pengusaha muda dari Indonesia mencari seorang wanita yang memegang perusahaan Antonio Corp.


"Katakan di mana Nona Bella!" seru Antonio kepada pihak resepsionis hotel.


"Bella..'' jawab pihak resepsionis yang tidak bisa melanjutkan.


"Siapa Anda?" tanya pihak resepsionis.


"Katakan di mana Nona Bella, Aku adalah salah satu pemegang saham di hotel ini!" seru Antonio yang membohongi petugas resepsionis.


Akhirnya mereka mengatakan Di mana keberadaan Bella, Antonio berlari menuju tempat keamanan hotel Aslander. sedangkan Bella yang berada di ruang keamanan nampak wanita itu tersenyum kepada para pegawai yang ada disana.


"Pekerjaan kalian sangat hebat." seru Bella kepada mereka.


"Nona Bella yang sangat hebat!" seru mereka.


"Bagaimana Nona Bella bisa melakukan hal itu?'' tanya dua wanita yang menjadi salah satu korban dari tuan Manuel.


"Karena hidup telah memberikan aku pelajaran yang sangat berharga." jawab Bella. suara tawa yang ada di ruang keamanan membuat Antonio menghentikan langkah kakinya. Tak lama kemudian.. nampak pintu ruang keamanan diketok oleh Antonio.


Tok..


Tok..

__ADS_1


tok... suara pintu yang diketok.


"Siapa yang ada di luar sana, Mengapa tidak langsung masuk." ucap Bella kepada para pekerja Hotel Aslan. nampak salah satu orang itu berjalan menuju pintu masuk, terlihat di sana seorang pria sedang berdiri sambil tersenyum.


"Antonio." ucap belah yang memandang seorang pria yang ada di luar ruang keamanan. Antoni tidak menunggu lama ataupun menunggu disuruh masuk, Antonio langsung memasuki ruang keamanan itu.


"Bagaimana keadaanmu!" seru Antonio yang memegang kedua pundak Bella dan menggoncang nya sambil memutar-mutar tubuh Bella.


"Apakah yang kau lakukan." ucap Bella sambil menepis kedua tangan Antonio.


"Kau tidak apa-apa!" seru Antonio yang kembali memegang pundak Bella.


"Aku tidak apa-apa, malah kau akan menyakitiku kalau kau terus mengguncang tubuhku." jawab Bella yang kemudian memegang kepalanya karena pusing digoncang oleh Antonio.


"Maaf-maaf." jawab Antonio yang kemudian melepaskan pegangan pada kedua pundak Bella.


"Itu lebih baik daripada kau terus mengguncang tubuhku, aku malah jadi pusing." ucap Bella yang kemudian mendudukkan dirinya di kursi.


"Apa yang terjadi?" tanya Antonio kepada Bella.


"Kan tadi kau sudah melihat semuanya, Kenapa harus bertanya lagi." tanya jawab Bella.


"Bukan seperti itu yang aku tanya, mengapa kau sampai ada di ruangan itu bersama pria bejat itu?!" seru Antonio.

__ADS_1


** bersambung **


mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin. terimakasih 🤗👍👍👍❤️❤️❤️🤗😊


__ADS_2