AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Aku bersamamu


__ADS_3


Waktu terus berlalu, Bella terus berusaha untuk menyembuhkan dirinya agar dia bisa kembali berjalan.


4 bulan telah berlalu semenjak Bella melakukan terapi agar dirinya bisa berjalan kembali.


"Bagus sayang!" seru Antonio yang melihat Bella bisa berjalan selangkah demi selangkah, nampak pria itu tertawa sambil meneteskan air matanya. ketika istri kontraknya telah berdiri sambil melangkahkan kakinya.


Nampak Bella tersenyum kepada Antonio sudah hampir 1 tahun ini dia bersama Antonio, semenjak dia mengalami kecelakaan dan hampir meninggal.


"Semangat sayang!" seru Antonio yang terus berteriak untuk memberikan semangat kepada Bella, wanita itu terus berusaha melangkahkan kakinya sedikit demi sedikit. sudah 4 bulan Bella belajar berjalan.


2 bulan kemudian..


Akhirnya Bella sudah bisa berjalan seperti sediakala, namun gadis itu tidak mau terlalu gegabah. apalagi kondisinya belum sembuh secara total. dokter sering mengajak Bella untuk melakukan aktivitas bela diri, guna mengembalikan struktur tubuh Bella.


Antonio memilih untuk mengoperasi wajah Bella, agar Aslan tidak bisa menemukan jati diri Bella. ditambah Antonio telah mengganti nama Bella menjadi nama Isabella seorang wanita yang dulu sering bersama Bella.


Nama Bella adalah Isabella Yusuf karena sudah 1 bulan yang lalu Bella melakukan pernikahan secara sah dengan Antonio, mereka menikah secara agama dan negara.

__ADS_1


"Kau dari mana saja, sayang?" tanya Antonio kepada Bella. nampak Bella menatap wajah sang suami sambil tersenyum dan berjalan ke arahnya.


Cup..


"Aku tadi mengantar kak Indah untuk berbelanja." jawab Bella.


"Sebaiknya kau berusaha untuk mengganti sebutan nama Kak Indah pada dirinya, Karena Wanita itu sudah menjadi istri paman Ridwan." ucap Antonio kepada Bella. nampak Antonio berdiri sambil memberikan kecupan balik kepada sang istri.


Nampak indah tersenyum kepada sepasang suami istri yang telah menikah 1 bulan yang lalu, sedangkan indah sudah sah menjadi istri dari Paman Ridwan semenjak 3 bulan yang lalu. waktu itu Bella masih melakukan terapi untuk kesembuhan kakinya.


"Ayolah Suamiku, aku sudah terbiasa memanggil dia kak Indah. masa aku harus memanggil nya bibi Indah atau Tante Indah sih, kau Yang benar saja." ucap Bella sambil memukul pundak Antonio. nampak pria itu tersenyum saat melihat sang istri marah, karena dia memintanya untuk memanggil indah dengan sebutan bibi.


"Terserahlah kalau begitu, yang penting Paman Ridwan itu adalah pamanku. jadi jangan sampai kau memanggil Paman ku dengan sebutan kakak." ucap Antonius sambil tersenyum geli melihat sang istri.


"Mana mungkin aku memanggil Paman Ridwan dengan sebutan kakak, lawong usianya saja sangat jauh berbeda denganku." jawab Bella sambil memicing bibirnya dan melipat kedua tangannya di dada. Hal itu membuat indah ingin tertawa namun takut kalau Bella akan tersinggung.


"Sudah.. sudah, lebih baik kalian tidak usah bertengkar di depanku. karena aku harus kembali ke tempatku, aku takut Paman kalian itu mencari Ku." ucap indah yang kemudian meninggalkan Antonio bersama Bella." tempat kediaman Indah berada di samping kediaman Antonio, karena Paman Ridwan ingin memulai keluarganya yang baru bersama indah.


"Kau tau tidak sayang, terkadang aku memikirkan Bagaimana kalau Paman Ridwan mempunyai anak bersama Kak Indah.. dan usia anaknya sama dengan usia anak kita, Lalu bagaimana anak kita akan memanggil anak paman Ridwan?" tanya Bella sambil memikirkan sesuatu yang belum terjadi.

__ADS_1


"Tentu saja anak kita harus memanggil anak paman Ridwan sesuai dengan usia dari keluarganya, kalau dia pria di harus memanggilnya Paman. kalau dia wanita anak kita harus memanggilnya Bibi.. kau tahu tidak.." jawab Antonio sambil menatap wajah sang istri. sedangkan Bella nampak wanita itu membayangkan Bagaimana kalau anaknya dengan anak Indah memanggilnya seperti itu pasti akan ditertawakan.


"kok bisa gitu ya." ucap Bella sambil memicing sebelah bibirnya.


"Sudah.. sudah, aku harus kembali ke kantor. kamu ikut aku tidak?" tanya Antonio kepada Bella. nampak Bella menganggukkan kepalanya.


"Sebentar aku mau ngambil makananku dahulu, karena aku sangat bosan berada di kantormu dan selalu melihat pembukuan terus hingga perutku lapar." ucap Bella yang kemudian berlari menuju dapur rumahnya.


"Sayang... jangan berlari seperti itu, nanti kau jatuh!" seru Antonio sambil memarahi Bella seperti seorang anak kecil.


"Usiaku sudah 25 tahun, Kau tahu.. masa kau samakan aku dengan anak berusia di bawah 10 tahun!" seru Bella yang kemudian kembali sambil membawa beberapa kotak makanan.


"Kau mau piknik ya?" ucap Antonio kepada Bella.


"Bisa dibilang begitu, soalnya di kantor tidak ada makanan sama sekali. air dingin tidak ada, makanan dingin tidak ada.. kau kira mulutku ini akan diam saja sambil membantumu mengoreksi semua laporan." ucap Bella sambil menunjuk wajah sang suami.


** bersambung **


Mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak, terima kasih 😊❤️❤️❤️👍👍👍😊🎶

__ADS_1


__ADS_2