AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Bella tertembak


__ADS_3


Deg..


Deg..


Deg..


Betapa terkejutnya Bella, dengan semua kata-kata yang dikeluarkan oleh Wina. bahkan Aslan adalah seorang penjahat yang berbahaya.


"Beraninya kau mengancamku!" seru Aslan kepada Wina.


"Ha-ha-ha..." Wina yang tertawa karena Aslan sangat marah padanya.


"Kenapa kau sangat marah padaku, Apakah kau takut kalau aku akan membuatmu menjadi gelandangan!" seru Wina kepada Aslan. Aslan menatap wajah wanita yang dinikahinya itu. seorang wanita yang terjebak pada semua gemerlap yang diucapkan oleh Aslan.


Pertengkaran sepasang suami istri itu sangat berbahaya, bahkan para anak buah Aslan yang berada di luar nampak menangkap Wina.


"Aku akan membuatmu masuk penjara dan akan kuhancurkan seluruh bisnismu itu!" seru Wina yang telah ditangkap oleh anak buah Aslan. Aslan hanya tersenyum menatap istrinya tersebut.


Tidak menunggu lama.. akhirnya Wina meraih pistol salah satu anak buah Aslan.


Dor...


Dor...


Letusan pistol telah melesat, terlihat peluru itu itu telah menembus tubuh Bella.


"Tidak!!" seru Aslan saat melihat tubuh Bella telah terhempas ke lantai. terlihat tatapan itu nyalang menatap Wina yang telah menembak Bella.

__ADS_1


Nampak Wina sangat terkejut, bukan maksud hatinya ingin menembak Bella. yang ingin dia tembak adalah Aslan. pria yang telah menyiksa dirinya, namun yang terjadi malah Bella yang tertembak.


"Tidak.. tidak, aku tidak bermaksud menembak wanita itu." ucap Wina yang telah melepaskan pistolnya, terlihat Aslan menatap wajah Bella. Dua peluru telah bersarang di tubuh Bella. satu di kepala dan satu di dada, bahkan wajah Bella seketika memucat. nafasnya seketika terhenti setelah pistol itu menembus dirinya.


Aslan langsung mengambil pistol yang dia bawa, tidak menunggu lama lagi pria itu langsung melepaskan kan peluru dari pistol yang dia bawa.


Dor...


Dor...


Tubuh Wina terhempas seketika, saat beberapa peluru telah menembus tubuhnya.


"Apa yang akan kita lakukan pada wanita ini?!" Bos seru anak buah Aslan yang menatap tubuh Bella.


"Biarkan saja tubuhnya berada di sini, Kita bakar rumah ini!" seru Aslan.


"Biarkan dia menjadi mayat bersama kobaran api tempat ini, karena dia telah mendengar seluruh ucapan Wina!" seru Aslan. nampak Aslan membiarkan Bella yang sekarat berada bersama mayat Wina.


Sempat terdengar suara Aslan yang memerintahkan anak buahnya untuk membakar rumah persembunyian Wina.


"Kau benar-benar pria brengsek." ucap Bella ketika Aslan telah meninggalkannya dalam keadaan yang sekarat.


Tak lama kemudian pria itu membakar rumah Wina, sedangkan di tempat lain nampak Antonio terus terus mencari keberadaan Bella. namun salah satu anak buahnya langsung menelpon Antonio.


"Bos aku telah menemukan keberadaan istri anda!" seru anak buah Antonio.


"Cepat, katakan di mana!" seru Antonio yang sangat ketakutan.


Tak lama kemudian akhirnya anak buahnya memberitahukan di mana keberadaan Bella, Antonio melajukan mobilnya dengan sangat kencang. bahkan Paman Ridwan yang bersamanya sedikit takut dengan cara Antonio mengendarai mobil.

__ADS_1


"Hati-hati Anton!" seru Paman Ridwan.


Nampak Antonio tidak mengindahkan semua perkataan sang Paman, karena pria itu sangat cemas dengan keadaan sang istri.


Tak lama kemudian akhirnya Antonio sudah berada di sebuah tempat terpencil, namun tempat itu sudah terbakar.


"Dimana istriku!" seru Antonio kepada anak buahnya. nampak anak buahnya menunjuk salah satu rumah yang telah terbakar. Antonio sangat ketakutan, namun seketika dia langsung berlari untuk menyelamatkan Bella. pria itu tidak mengindahkan semua perkataan parah anak buahnya.


Antonio menerjang api yang telah membakar rumah Wina, pria itu terus mendobrak pintu yang tidak terkunci. sesaat kemudian.. matanya menangkap sosok Bella yang berlumuran darah, terikat di kursi dengan kondisi yang mengenaskan.


"Sayang!!" seru Antonio yang mendekati tubuh Bella pria itu menatap wajah istri kontaknya dengan tatapan yang sangat memilukan.


Nampak Paman Ridwan bersama anak buah Antonio membantu untuk memadamkan api di pintu depan, seketika Antonio melepaskan Bella dari ikatan di kursi. kemudian pria itu membawa Bella keluar dari rumah yang terbakar, tak lama kemudian mereka keluar dari rumah tersebut, nampak ledakan dahsyat telah menggelegar.


Paman Ridwan menatap Bella yang berlumuran darah, bahkan di kepala dan badannya telah bersarang peluru.


"Segera kita bawa dia ke rumah sakit Anton!" seru Paman Ridwan kepada Antonio. nampak Antonio menganggukkan kepalanya, pria itu membawa Bella memasuki mobilnya, terlihat anak buah Antonio menyetir mobil tersebut, karena Paman Ridwan tidak memperbolehkan pria itu menyetir.


1 jam kemudian


Antonio telah sampai di sebuah rumah sakit, terlihat disana para perawat dan dokter sangat terkejut dengan seorang wanita yang di bawah dengan kondisi yang sangat mengenaskan.


"Apa yang terjadi Tuan!" seru dokter yang menatap seorang wanita dengan luka yang sangat parah.


"Tolong istriku, dokter. dia mengalami perampokan dan penyiksaan!" seru Antonio. nampak para dokter langsung membawa tubuh ubahlah ke dalam ruangan ICU.


** bersambung **


mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak, terima kasih 😊❤️❤️👍👍👍❤️😊🎶

__ADS_1


__ADS_2