
Terlihat hanya ada suara dentingan jam di ruangan Antonio. hingga suara nafas kasar Aslan membuat perbincangan mereka terbuka.
"Antoni, Aku sudah mengetahui semua mengenai Ridha. Jadi aku ingin langsung saja," ucap Aslan kepada Antonio.
Saat mendengar perkataan yang keluar dari mulut untuk Aslan, nampak Antonius sangat terkejut.
"Apa maksudmu?" tanya Antonio kepada Aslan.
"Kau tidak usah berpura-pura, aku sudah mengetahui masalah kontrak pernikahanmu dengan Bella," jawab Aslan.
Jawaban dari Aslan membuat Antonio begitu terkejut, dia tidak mengira kalau Bella akan mengatakan mengenai kontrak pernikahannya dengan Aslan.
"Lalu, apa yang dia katakan lagi?" tanya Antonio kepada Aslan.
"Tidak, dia hanya mengatakan masalah kontrak pernikahan itu. dan hutang-hutang Bella." jawab Aslan.
"Tentu aku telah melunasi hutang orang tuanya, yang berjumlah sangat fantastis untuknya. 600 juta," jawab Antonio.
"Aku akan melunasinya semua, jadi kau tidak usah khawatir," jawab Aslan.
"Tentu saja semua tidak semudah itu, karena kontrak kerja itu masih aku pegang," jawab Antonio.
"Dengarkan Anthony, kau sudah menjebak Bella dan kau sudah mempermainkannya. Dalam kontrak kerja itu juga menjelaskan, kalau jika kau sudah sembuh maka kau akan melepaskannya.. bukan begitu?!" ucap Aslan.
Antonio terbelalak matanya, seolah melotot ingin keluar. dia tidak menyangka kalau Aslan juga mengetahui hal itu.
"Aku bisa melakukan hal itu. Namun.." ucapan Antonio yang tidak bisa dia lanjutkan.
__ADS_1
"Namun, apa kau mengatakan padanya kalau kau sudah sembuh kau akan membebaskan Bella, bukan. lalu sekarang kau sembuh.. maka tepati ucapanmu!" seru Aslan dengan suara yang cukup keras.
Sedangkan Cynthia yang berada di luar ruangan itu, nampak wanita itu tiba-tiba menguping dan ingin mengetahui permasalahan kedua bosnya itu. Memang terdengar samar ruangan Antonio. karena ruangan itu diberi alat kedap suara, agar ucapan-ucapan penting di ruangan itu tidak keluar dari kantor Antonio.
"Kenapa 2 bos besar itu terlihat berselisih paham?" guman Cynthia dalam hati.
Sudah dua hari Cynthia mencari keberadaan Bella, namun tidak nampak. Hal itu membuat Cynthia yakin kalau itu mengenai Bella. karena Aslan menaruh hati kepada Bella.
"Apa ini semua mengenai Bella?" ucap Cynthia dalam hati.
Akhirnya wanita itu mencari keberadaan Bella, karena dia yakin Bella masih di perusahaan ini. Cynthia memang mendengar mengenai kabar bahwa Bella bekerja di bawah naungan Aslan. dia tidak menyangka kalau pria itu akan benar-benar membuat Bella menjadi pegawainya.
Setelah Cynthia yakin, akhirnya wanita itu mencari keberadaan Bella di kantor Aslan.
Beberapa menit kemudian.
Cinthya telah sampai di tempat Aslan, tatapan mata Cynthia terhenti saat di ruangan Aslan. ada seorang gadis muda dengan pakaian sederhana, namun sangat memikat.
"Mbak Cynthia," ucap Bella. saat melihat Cynthia berada dikantor Aslan.
"Apa yang kau lakukan disini?" bertanya Cynthia kepada Bella.
"Saya berada di bawah naungan pak Aslan, Mbak," Jawab Bella.
Nampak Cynthia langsung duduk dan menarik Bella untuk duduk bersamanya, di sofa kantor Aslan. Terlihat wanita itu menatap Bella dalam sambil meneliti seluruh tubuh Bella.
"Apa kau baik-baik saja, Bella?" tanya Cynthia kepada Bella.
__ADS_1
"Iya mbak, Memangnya ada apa?" tanya Bella kepada Cynthia.
"Kemarin aku dengar mengenai perdebatan dirimu," ucap Cynthia kepada Bella.
Nemang di perusahaan itu sudah tersebar mengenai kabar Antonio, yang menghina Bella di luar perusahaan. Gadis itu dimaki-maki oleh Antonio dengan sangat hinanya, bahkan beberapa pegawai di sana nampak begitu jijik saat melihat Bella.
"Oh kejadian yang waktu itu ya, Mbak?" ucap Bella.
Nampak Cynthia menganggukkan kepalanya,
"Sudahlah Mbak, tidak usah dibahas," jawab Bella.
"Apakah kau sudah bisa mengoperasikan semuanya ini?" tanya Cynthia kepada Bella.
"Belum Mbak, aku belum bisa mengoperasikan. waktu di toko pak Aslan baru memperlihatkannya pada aku, nanti pak Aslan akan mengajariku," jawab Bella.
Nampak Cynthia tersenyum sambil mengelus kepala Bella.
"Baik-baik ya kau, Bell. bekerja dengan pak Aslan, karena pria itu lebih baik dari pada pak Antonio," ucap Cynthia sambil tersenyum kepada Bella.
Nampak Bella menganggukkan kepalanya.
"Terima kasih ya, Mbak." ucap Bella kepada Cynthia.
"Iya," jawab Cynthia.
"Mbak Cynthia mau minum kopi atau apa, nanti aku buatkan?" tanya Bella.
__ADS_1
"Tidak usah, aku akan kembali. karena kalau tidak.. bos galak itu akan marah-marah," jawab Cynthia, yang kemudian pergi meninggalkan Bella dengan langkah yang terburu-buru. Cynthia keluar dari kantor Aslan menuju kantor Antonio.
Kantor Antonio berada di atas kantor Aslan, karena pria itu selalu menjunjung tinggi martabatnya. Antonio adalah tipe pria yang sangat berambisi.