
Beberapa hari kemudian..
Setelah kejadian hari itu, entah apa yang ada dipikiran Bella. tiba-tiba saja Gadis itu merasa takut dengan semua sikap Aslan.
"Apa yang sedang kau lakukan, Bella?" tanya Indah kepada Bella.
"Entahlah Kak." jawab Bella.
"Memangnya Apa yang sedang kau pikirkan?" tanya Indah kembali.
"Apakah tidak sebaiknya kita pindah kerja saja." ucap Bella kepada Indah.
"Memangnya ada apa?" tanya Indah balik.
"Entahlah, sepertinya aku belum mengenal betul siapa Tuan Aslan yang sebenarnya. begitu banyak yang dia sembunyikan hingga membuat diriku sedikit takut padanya." ucap Bella kepada indah.
"Kau benar, Tuan Aslan adalah sosok yang sangat misterius. Bahkan dia adalah pria yang begitu misterius sehingga banyak sekali orang-orang yang tunduk dan takut padanya." jawab Indah.
"Memangnya apa yang terjadi di hotel itu?" tanya Bella kepada Indah.
"Aku akan menceritakan sesuatu yang tidak diketahui orang lain, tapi kau tidak boleh menyelidikinya ataupun mencari tahu hal itu." ucap Indah kepada Bella.
"Memangnya kenapa?" tanya Bella.
"Kalau kau berjanji padaku maka aku akan menceritakan semuanya, namun jika kau tidak mau berjanji maka aku tidak akan menceritakan semua yang aku ketahui padamu." ucap Indah yang membuat Bella terpaksa menganggukkan kepalanya.
Akhirnya Indah menceritakan mengenai adanya pertemuan yang sangat dirahasiakan oleh Aslan di hotel tersebut. adanya ruang rahasia dan beberapa tempat yang sangat dilarang oleh Aslan untuk para pegawai memasukinya.
"Memangnya tempat apa itu?" tanya Bella kepada indah.
"Aku tidak tahu, karena aku tidak pernah menyelidiki." jawab Indah.
__ADS_1
Nampak Bella wajahnya sedikit pucat saat mendengar jawaban dari indah.
"Apakah kita sebaiknya pergi saja dari tempat ini, Bella." ucap Indah kepada Bella.
"Kau benar Kak, setelah kejadian waktu itu aku sedikit takut. apalagi Aslan selalu melarangku untuk mencampuri masalah hotel." ucap Bella kepada Indah. nampak kedua wanita itu memikirkan apa langkah selanjutnya yang akan mereka lakukan.
"Jika kita mengundurkan diri dari perusahaan.. jelas sekali aku akan diperbolehkan, namun bagaimana denganmu, Bella?" tanya Indah kepada Bella.
"Entahlah Kak." jawab Bella.
"Kemungkinan tuan Aslan akan melarangmu untuk mengundurkan diri dari hotel." ucap indah yang membuat Bella menghembuskan nafas kasarnya.
Dipikiran Bella, gadis itu ingin menyelidiki siapa sebenarnya Aslan, karena dipikirannya kalau ada sesuatu yang disembunyikan oleh pria itu. seorang pria yang umurnya lumayan jauh dari Bella.
"Siapa kau sebenarnya Aslan, Mengapa kau memiliki sesuatu yang harus kau sembunyikan." ucap Bella dalam hati sambil menatap nyalang keluar rumah yang dia tempati.
Saat tatapan mata tertuju pada luar rumahnya, Entah mengapa tiba-tiba tatapan itu menatap seorang pria yang sedang memata-matai Bella.
"Masuk Kak." Bella yang tiba-tiba menyuruh indah masuk ke dalam rumah.
"Sudah jangan banyak bicara kita, masuk dahulu." setelah itu Bella langsung menutup pintu dan menguncinya.
"Memangnya ada apa?" tanya Indah Lagi.
"Kelihatannya ada orang yang telah memata-matai kita." jawab Bella sambil mengintip dari tirai jendela.
"Siapa mereka?" tanya Indah kepada Bella.
"Mana aku tahu Kak." jawab Bella.
"Apakah mereka anak buah Tuan Manuel?" tanya indah.
"Aku tidak tahu." jawab Bella yang sedikit kebingungan karena tiba-tiba ada beberapa pria yang sedang memata-matai tempat mereka.
__ADS_1
"Lihatlah Bella, para orang-orang itu semakin mendekat ke tempat kita!" seru Indah.
"Dengar Kak, nanti masuklah ke dalam kamar dan kunci rapat-rapat jangan sampai keluar. aku akan menghadapi Mereka!" seru Bella kepada indah.
"Kita hadapi bersama!" seru Indah.
"Kau akan membuatku terluka jika kakak bersamaku." ucap Bella.
Brakkk..
Brakkk..
Brakkk..
3 pria yang berpakaian preman itu nampak langsung mencoba mendobrak pintu rumah Bella. Bella dengan segera mencari sesuatu untuk menyerang mereka, sebuah tongkat yang lumayan besar ditemukan Bella di dalam rumah itu.
"Pasti akan ku jadikan kalian ayam geprek." ucap Bella saat melihat orang-orang itu mencoba mendobrak pintu rumah nya.
Brakkk..
Akhirnya pintu rumah Bella berhasil didobrak oleh ketiga pria yang berpakaian preman, nampak terlihat ketiga pria itu menatap Bella.
"Kita habisi wanita ini!" seru ketiga preman. saat mendengar hal itu nampak Bella langsung mengayunkan tongkat yang dia bawa.
Bug..
Bug..
"Jangan berani macam-macam padaku ya, apalagi kalian ingin membunuhku!" seru Bella yang terus melakukan perlawanan kepada ketika penjahat itu. yang terlihat... nampak ke-3 penjahat itu malah kewalahan dengan serangan yang dilakukan oleh Bella.
Tak lama kemudian, seorang pria langsung memasuki tempat Bella. yang ternyata pria itu adalah Antonio, Yang ditelepon oleh anak buah yang disuruh untuk membuntuti Bella.
** bersambung ***
__ADS_1
Mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak. terimakasih 🤗😊❤️❤️❤️👍👍👍🤗😊