AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Di selamatkan Antonio lagi


__ADS_3


Tukk..


Tukk...


Antonio terus menghentak-hentakkan kakinya di lantai klinik nampak tatapan mata bola terus menatap kaki Antonio yang terus di hentak kan ke lantai.


kau bisa menghentikan kakimu itu tidak kalau kau terus begitu akan kucari kayu untuk memukul kakimu seru Bella.


Antonio ketika menghentikan kakinya yang menghentak ke lantai.


"Bagaimana dokter, apa sudah selesai?!" seru Antonio.


"Sudah tuan, istrimu sudah baik-baik saja. aku akan menuliskan resep setelah itu kau ambil lagi kasir klinik." jawab dokter tersebut.


Sang dokter menatap kelakuan lucu dari Antonio, terlihat pria itu menatap seorang pria yang yang berumur 10 tahun di bawahnya itu.


"Apa semuanya baik-baik saja?" tanya Antonio kepada dokter itu.


"Semuanya baik-baik saja Tuan, cuma.. kemungkinan istri Anda harus diminta istirahat karena lukanya lumayan dalam." jawab dokter.


Antonio hendak menggendong Bella kembali, namun wanita itu langsung berdiri meninggalkan Antonio. sedangkan dokter nampak pria itu tersenyum dengan kelakuan konyol dari Antonio.


"Bella! Bella.. Tunggu aku!" seru Antonio yang mengejar Bella yang telah berjalan mendahuluinya.

__ADS_1


"Segera kau tebus resep-resep obat ku!" jawab Bella. Anthony langsung mencekal tangan Bella dan membawa wanita itu bersamanya.


"Kau mau ke mana sih!" seru Antonio ambil memegang tangan Bella terus.


"Tadi dokter memintamu untuk menebus obat ku kan. Lalu kenapa kau mengikutiku." jawab Bella.


"Lalu kau mau kemana, sedangkan kau meninggalkanku." ucap Antonio sambil memicingkan sebelah bibirnya.


"Mau kupukul lagi mukamu itu!" seru Bella yang kemudian duduk di depan kasir klinik. Antonio langsung menuju kasir dan obat yang diminta oleh Dokter.


"Sudah, Ayo ku antarkan kau pulang." ucap Antonio kepada Bella. nampak Bella berdiri dan meninggalkan Antonio, wanita itu berlari mendahului Antonio dan masuk ke dalam mobil.


Saat di perjalanan nampak Antonio menatap wajah Bella, wanita itu terlihat memejamkan matanya. saat berada di sebuah taman yang sangat besar... Antonio menghentikan mobilnya mencari tempat parkir yang lumayan luas untuk menaruh mobilnya.


"Coba aku dahulu tidak melakukan kebodohan yang sangat besar, pasti kita akan bahagia." guman Antonio yang ternyata didengar oleh Bella.


Antonio membuka salah satu kaca mobil, udara malam itu memasuki mobil Antonio. begitu segar.. serasa jiwanya melayang bersama dengan hembusan angin malam itu, apalagi di sampingnya pria itu terduduk bersama Bella.


"Aku ingin memperbaiki semuanya, aku ingin menjadi seorang suami yang dicintai istrinya." guman Antonio sambil menatap wajah Bella. tak ada gerakan dari Bella. karena Wanita itu memejamkan matanya. Antonio tidak tahu kalau Bella mendengar semua kata-kata yang keluar dari mulutnya.


Tak pernah terbesit di pikiran Bella Kalau pria itu akan mengeluarkan isi hatinya, karena selama 2 tahun bersama dengan Bella Antonio selalu bersikap kasar padanya. walaupun pria itu sebenarnya mencintai Bella namun arogansi dan keegoisannya menutup semua hal itu.


Tak lama kemudian Bella menggerakkan tubuhnya, wanita itu menguap dan menetap di mana dia berada.


"Kita ada di mana?" tanya Bella kepada Antonio.

__ADS_1


"Kau sudah bangun?" tanya Antonio kepada Bella.


"Kau kan sudah lihat, Mengapa harus bertanya." ucap Bella sambil menatap di sekitaran tempat mereka berada.


"Keluarlah aku akan membelikanmu makanan dahulu, karena dari tadi kau belum makan." ucap Antonio kepada Bella.


"Dari mana kau tahu kalau aku belum makan." ucap Bella.


"Tentu saja aku tahu, habis menemuiku kau langsung pulang dari cafe itu. saat di cafe kau belum memesan makanan sama sekali." ucap Antonio yang membuat Bella sedikit tersenyum. Entah mengapa perasaan yang coba diingkari Bella kini mulai muncul kembali, sosok yang dahulu ingin didapatkan Bella namun serasa tidak mungkin.


Antonio keluar dan masuk ke sebuah restoran, Kemudian beberapa saat kemudian nampak Antonio keluar membawa beberapa makanan cepat saji.


"Sebenarnya aku tidak terlalu suka dengan makanan-makanan seperti ini." ucap Bella kepada Antonio.


"Lalu kamu makan apa?" tanya Antonio kepada Bella.


"Aku ingin memakan nasi goreng." jawab Bella. nampak Antonio tersenyum kepada wanita itu.


"Tentu saja disini tidak ada nasi goreng tahu." jawab Antonio sambil tersenyum dan mencubit pipi Bella.


"Kau Jangan melakukan hal itu, kalau kau terus mencubit ku bisa-bisa pipiku hilang separuh." jawab Bella yang terlihat tiba-tiba jantungnya berdebar tidak karuan.


** bersambung ***


mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak. terimakasih 🤗❤️❤️❤️👍👍👍🤗😊

__ADS_1


__ADS_2