AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Kerjasama dengan mafia Mexico


__ADS_3


"Apakah kau yang bernama Isabella!" seru seorang pria yang datang dengan perawakan yang begitu besar


"Iya benar, saya Isabella." jawab Isabella yang memandang pria itu. terlihat Jimmy memandang pria itu seorang pria yang tidak dia kenal.


"Namaku adalah Juan Carlos!" seru pria tua itu sambil menjabat tangan Isabella. nampak Isabella ikut menjabat tangan pria itu kemudian Jimmy.


"Yang aku dengar suamimu mengalami kecelakaan, Apa benar?" tanya tuan Juan Carlos.


"Tidak, Tuan. sebenarnya Suamiku sedang tidak mengalami kecelakaan. namun Suamiku sudah diculik oleh seseorang." jawab Isabela.


Nampak Tuan Juan Carlos tersenyum, sesaat kemudian pria itu duduk sembari melipat kedua tangannya di dada


"Aku bisa memberikan bantuan padamu, namun.. dengan syarat yang harus kau penuhi." ucap Juan Carlos yang langsung pada titik permasalahan Isabella


Nampak Isabella menatap pria itu.


"Apa maksud anda?" tanya Isabella.


"Aku tahu Kalau suamimu tidak meninggal dan bahkan Aku tahu Kalau suamimu pernah berada di wilayah kekuasaan ku." jawab Tuan Juan Carlos.


"Apa maksudmu?" tanya Isabella.


"Detektif yang kau sewa itu telah dibunuh oleh seseorang, aku yakin suamimu mengenal pria itu." jawab Tuan Carlos.


Nampak Isabella menatap pria tua itu.


"Aku akan menolongmu sampai suamimu mendapatkan kebebasannya, namun dengan satu syarat. Aku ingin memasuki bisnismu yang ada di Paris, bisnis yang dimiliki oleh suamimu itu. jika kau menerima persyaratan ku maka aku tidak akan segan-segan untuk membantumu sampai permasalahan ini tuntas." jawab Tuan Carlos.


"Saya yakin Anda mengatakan hal itu karena pria yang menculik suamiku ini ada hubungannya dengan bisnis Anda, bukan?" ucap Isabella yang dapat menebak arah pembicaraan. karena Isabella termasuk wanita yang bisa membaca gerak wajah dan gerak bibir seseorang.


"Ha-ha-ha.... aku tidak pernah mengira kalau istri dari Antonio merupakan wanita yang begitu luar biasa dan sangat hebat." ucap Tuan Carlos

__ADS_1


"Tidak usah memuji seperti itu, Tuan. aku hanyalah seorang wanita yang ingin mencari keberadaan suaminya." jawab Isabella.


"Kalau begitu, Apakah kau mau menerima persyaratan dariku?" tanya Tuan Carlos.


"Saya harus mempertimbangkannya dahulu, Tuan. karena jika ini menyangkut kebaikan dan keburukan perusahaan saya yang ada di Paris." jawab Isabella.


Nampak Tuan Juan Carlos langsung bertepuk tangan, terlihat pria itu bahagia sedang menemukan seorang wanita yang begitu hebat.


Prokk..


Prokk..


Bravo..


Bravo..


"Aku suka sekali caramu berbicara seperti itu, Aku yakin kalau kau adalah wanita hebat dan bisa berpikir secara hebat pula." seru Tuan Carlos


"Apa maksud anda?" tanya Isabella.


Akhirnya Isabella harus mempertimbangkan segala sesuatu yang akan dimulai bersama Tuan Carlos, tidak mungkin bagi wanita itu untuk menandatangani sebuah perjanjian yang mungkin akan merugikan perusahaannya.


"Ikutlah aku ke tempatku, aku akan memperlihatkan semua bisnis-bisnis ku. hanya kau wanita pertama yang aku bawa ke tempat itu." ucap Tuan carlos


Nampak Isabella antara takut, percaya dan sebuah tanda tanya yang begitu besar. nampak Jimmy menatap Isabella karena pria itu takut kalau terjadi sesuatu dengan majikannya itu.


"Nyonya, sebaiknya kita berpikir dahulu." ucap Jimmy.


"Aku tidak punya waktu untuk berpikir, Jimmy. kalau tidak suamiku akan dalam bahaya." jawab Isabella


Akhirnya Isabella menerima ajakan Tuan Carlos untuk melihat seluruh usaha-usahanya yang ada di Meksiko.


"Mari nyonya!" seru Tuan Carlos. terlihat pria tua itu sedikit sopan daripada pembisnis dunia bawah tanah yang lain.

__ADS_1


Sekitar 1 jam perjalanan menuju sebuah tempat yang lumayan terdalam di tempat itu.


"Masuklah Isabella, kau akan melihat seluruh bisnis yang aku miliki, kerajaan bisnis yang begitu hebat di dataran Meksiko ini!" seru tuan Carlos kepada Isabella. nampak wanita itu menatap Pria tua yang sedang berada di tempatnya.


"Lalu apa yang harus saya lakukan agar anda bisa membantu saya?" tanya Isabella.


"Cukup Kau hanya akan membukakan jalan untukku saat aku melakukan bisnis di Paris, aku akan membantumu dengan segala upaya ku. cukup Kau memberikan aku tempat." jawab Tuan Carlos.


"Tempat apa yang Anda maksud?" tanya Isabella.


"Aku akan meminta tempat saat aku berada di Paris, dan aku juga ingin meminta salah satu bisnis mu agar bekerjasama dengan bisnisku. karena yang aku dengar salah satu bisnis suamimu itu merupakan bisnis milik pemerintahan, bukan? jadi Aku ingin menawarkan kerjasama itu denganmu." ucap tuan Carlos.


"Biokimia?" tanya Isabella kepada tuan Carlos.


"Ha-ha-ha... anda benar sekali Nyonya, Isabella. ternyata otakmu benar-benar sungguh diluar nalar, Aku tidak pernah menyangka kalau kau adalah wanita yang sangat luar biasa!" seru Tuan Carlos.


"Lalu apa yang ingin anda lakukan dengan perusahaan itu?" tanya Isabella kepada tuan Carlos.


"Aku akan mengembangkan beberapa obat-obatan di wilayahku, jadi kau harus membantuku untuk memasukkan bahan-bahan itu ke tempat ini. dengan begitu aku akan membantumu di setiap kali kau dalam masalah." ucap Tuan Carlos.


Nampak Isabella menghela nafasnya sangat kasar, dia tidak mungkin untuk melepaskan kesempatan yang begitu besar kali ini demi keselamatan dan keberadaan sang suami.


"Baiklah Tuan Carlos, saya sepakat dengan permintaan anda. saya siap membantu anda untuk menyuplai bahan-bahan itu, namun saya tidak ingin ikut campur dalam masalah bisnis bawah tanah anda!" seru Isabella.


Tuan Juan Carlos langsung tersenyum menatap Isabella sembari menepuk dua pundak wanita itu,


"Bagus..bagus, aku suka gayamu saat berbicara!" seru Tuan Carlos.


*


*


*

__ADS_1


** bersambung **


__ADS_2