AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Hati yang mulai panas


__ADS_3

Terlihat seorang wanita meratapi nasibnya, tidak sekali dua kali dia dihina oleh suami kontraknya. Memang Bella dan Antonio tidak menikah secara agama, namun mereka hanya melakukan pernikahan tertulis di negara saja.


Mereka mendatangkan kan seorang ulama ke tempat mereka, pernikahan itu tidak dilakukan secara sepantasnya. karena Antonio yang sedang terluka. Bella dan Antonio mereka melakukan pernikahan kontrak itu sebagai syarat untuk Bella merawat Antonio. karena pria ikut tidak ingin melakukan sebuah kebodohan yang sangat besar.


"Dengarkan aku, Antonio. sekali lagi kalau kau menghina Bella seperti itu! maka aku juga akan melakukan sesuatu yang sangat menyakitkan untukmu!" seru Aslan kepada Antonio.


"Dia adalah karyawanku, dan dia adalah..." Antonio yang tidak melanjutkan perkataannya, karena dia tidak ingin semua orang tahu. kalau Bella adalah istri kontraknya.


"Karena apa?!" seru Aslan kepada Antonio.


"Karena dia mempunyai hutang yang sangat banyak padaku. jadi dia adalah budakku!" seru Antonio kepada Aslan.


Saat mendengar hal itu, nampak Bella langsung menitikkan air matanya. sebuah kata-kata yang menghina Bella, hingga menusuk dada tembus di punggung,"


Tak ada kata yang keluar dari Bella, namun Gadis itu terlihat sangat terluka. Kenyataannya benar adanya, yang dikatakan oleh Antonio. Kalau bela mempunyai hutang yang sangat besar.


"Kalau dia mempunyai hutang yang sangat besar, katakan padaku.. aku akan melunasinya. jadi mulai sekarang biar Bella dan Lila akan bekerja di bawah naungan ku. jangan berani kau untuk melecehkan Mereka!" seru Aslan kepada Antonio.


Nampak tangan Bella menunjuk wajah Antonio, pria itu terlihat sangat marah. Karena seorang gadis yang membuat hatinya bertekuk lutut.. kini di hina dihadapan perusahaan, dan banyak orang.


Hati-hati Aslan sangat terluka, tidak bisa dipungkiri cinta memang membuat seseorang akan melakukan sesuatu yang sangat mengejutkan.


Terlihat Bella hanya menitikan air matanya sambil menunduk. tidak ada kehormatan sama sekali baginya, gadis itu dihina secara terang-terangan.


Terlihat Lila berusaha untuk menenangkan Bella yang menangis. Gadis itu begitu syok saat mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Antonio. Pria kaya itu menghina Bella dengan sangat jeleknya. hingga membuat Bella menitikkan air matanya tanpa henti.

__ADS_1


Dada Bella terasa sesak, namun air mata itu tidak bisa terbendung lagi. saat dia dihina di depan perusahaan yang begitu besar.


Sesaat kemudian..


Aslan mendekati Bella dan menggendongnya menuju mobilnya kembali.


"Lyla, Kau masuklah. kau ikut denganku!" seru Aslan kepada Lila.


Nampak Bella tidak meronta saat digendong oleh Aslan. Gadis itu tidak tak tahu lagi harus berbuat apa, dia hanya bisa menangis di pelukan Aslan. Sedangkan Lila nampak menatap Bella dengan tatapan yang sangat kasihan.


"Mengapa hidupmu seperti ini Bell," ucap Lila dalam hati. raut wajahnya begitu sayu, saat melihat temannya tertunduk lesu sambil menangis.


"Kalian ikut lah bersamaku, karena ada sesuatu yang harus aku bicarakan," ucap Aslan kepada Bella.


Hujan lebat mengguyur siang yang panas, hujan itu seorang membasahi hati Bella yang sedang pilu karena hinaan yang sangat panas.


Mata Aslan menatap nyalang spion yang ada di depannya, matanya tertuju pada sosok Bella yang menangis di pundak Lila. Tak ada kata, namun Aslan membiarkan gadis itu melepaskan emosi yang ada di hatinya.


30 menit kemudian


Akhirnya Aslan membawa Bella dan Lila ke suatu rumah yang tidak terlalu besar. pria itu menghentikan mobilnya dan mengajak kedua Gadis itu untuk masuk.


"Mulai sekarang, kau tinggallah di sini Bella, dan kau Lila.. Bella Aku ingin berbicara denganmu, karena aku ingin tahu semua mengenai ucapan Antonio tadi," ucap Aslan kepada Bella.


Nampak Bella menunjukkan tatapannya yang kosong, saat mendengar perkataan dari Aslan. Aslan mengajak kedua Gadis itu masuk ke rumah sederhana miliknya.

__ADS_1


"Ini rumah siapa pak?" tanya Lyla kepada Aslan.


"Ini rumah ini rumah Nenek ku," ucap Aslan.


"Bapak masih mempunyai Nenek?" tanya Lila kepada Aslan.


"Tentu, Kau kira aku setua itu apa. hingga Aku tidak mempunyai keluarga," jawab Aslan yang membuat Lila langsung berhenti bicara.


Saat mereka hendak masuk, nampak seorang wanita tua renta keluar dari rumah sederhana itu.


"Aslan!" seru Nenek tua itu kepada Aslan.


"Assalamualaikum, Nenek," ucap Aslan kepada wanita tua yang ada di hadapannya.


"Waalaikumsalam," jawab nenek tua.


"Siapa mereka, Aslan?" tanya Nenek tua kepada cucunya.


"Mereka karyawanku, nek!" jawab Aslan.


Nampak tetapan wanita tua itu tertuju pada seorang gadis yang sedang menangis bersama temannya. Sesaat kemudian.. nampak wanita tua itu menatap Aslan dengan segudang pertanyaan.


"Apa yang telah kau lakukan kepada Gadis itu, Aslan!" seru Nenek tua kepada Aslan.


"Nanti saja aku beritahu, biarkan mereka masuk dahulu, Nek," jawab Aslan.

__ADS_1


__ADS_2