AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Keberadaan Antonio


__ADS_3


"Sakittt.."


Dona yang berteriak karena rambutnya langsung dijambak oleh Aslan. begitu kasar pria itu, bahkan tidak terbersit di pikiran Dona kalau sifat asli Aslan adalah kasar. karena yang dia pikirkan pria itu begitu lembut, bahkan saat mereka sedang melakukan hubungan pun nampak pria itu selalu memperlakukan wanita dengan kelembutan.


"Jangan pernah mendikte ku soal wanita itu karena dia adalah milikku!" seru Aslan.


"Maaf-maaf, aku tidak bermaksud seperti itu." jawab Dona yang terus memegang rambutnya karena terus di tarik oleh Aslan. nampak pria itu begitu tidak menyukai saat ada orang lain yang berani menghina Isabella.


"Tuan Apakah Anda begitu terobsesi dengan wanita itu, Karena Wanita itu namanya sangat mirip dengan Nona Bella?" tanya salah satu anak buah Aslan.


Deg..


Tiba-tiba jantung Aslan serasa berhent, saat dirinya mendengar kembali nama Bella. nama seorang wanita yang dulu sempat mengisi relung hatinya, namun karena kebodohannya pria itu membiarkan Isabella terjebak diantara kematian sang istri dengan wanita itu.


"Tentu saja tidak, Wanita itu sangat berbeda dengan Bella. bahkan keberanian wanita itu 100% berbeda, bahkan cara bicara, tatapan mata juga wajahnya pun berbeda." ucap Aslan. orang-orang yang ada di kediaman pria itu nampak tidak berani untuk berbicara lagi, karena jika mereka berani mengutarakan sesuatu maka hasilnya akan sangat menakutkan.

__ADS_1


"Sebaiknya kalian kalian urus beberapa bisnis kita, agar bisnis kita tidak hancur karena kalian tidak mengurusinya." ucap Aslan.


Nampak para anak buah Aslan tidak bisa menolak Tuannya tersebut, karena Aslan merupakan sosok pembisnis di daratan dan juga bisnis gelap di bawah tanah. Hal itu membuat pria itu begitu termasyur di dunia mafia, sedangkan di tempat lain nampak dua orang pria terus merasakan kesakitan karena mereka telah disiksa habis-habisan.


"Katakan Siapa yang menyuruh kalian untuk menyekap kami!" seru Antonio.


Nampak tidak ada jawaban dari para pria tersebut, terlihat Antonio dan Paman Ridwan terus disekap dan disiksa oleh mereka semua. nampak mereka tidak bisa melakukan hal apapun, karena tubuh mereka telah diikat di suatu tempat dan mata mereka ditutup.


"Jangan khawatir, kau tidak akan lama lagi akan menghadap kepada Tuhan. Jadi kau tidak usah berteriak seperti itu!" seru para anak buah Aslan yang berada di Mexico.


Ternyata Aslan telah merencanakan pembunuhan dengan cara mengebom pesawat yang akan dinaiki oleh pria tersebut, Namun nyatanya rencana mereka gagal karena adanya dua pria yang meminta untuk menukar tiket mereka. karena mereka harus melakukan perjalanan untuk menyelamatkan istri mereka.


Setelah kejadian itu semua media mengatakan kalau Antonio Yusuf dan Paman Ridwan telah meninggal dunia, tersebar kabar hingga mancanegara Antonio Yusuf dan Ridwan Khaif sudah meninggal dunia.


"Paman, paman, kita harus segera keluar dari tempat ini. aku yakin;istri kita mereka sedang kebingungan." ucap Antonio.


"Tenang lah Anton, aku yakin Bella tidak akan pernah berfikir kalau kita sudah meninggal." ucap Paman Ridwan,

__ADS_1


"Namun aku takut kalau pria itu akan melakukan sesuatu kepada istriku, Paman." ucap Antonio.


"Tenang lah, Antonio. kita akan mencari jalan untuk keluar dari tempat ini, aku yakin Bella sudah mendapatkan keberadaan tempat kita." ucap Paman Ridwan. Antonio menganggukkan kepalanya karena pria itu sangat yakin sang istri akan mendapatkan titik terang keberadaannya, karena nampak salah satu wanita telah merekam kejadian waktu itu.


"Aku begitu merindukan istriku, Paman." ucap Antonio.


"Aku juga Anton, aku begitu merindukan istriku. aku juga mau tahu apakah Indah benar-benar sedang mengandung, kau tau bagaimana aku begitu merindukan balaian anak kecil, Anton." ucap Pamanan Ridwan. nampak kedua pria itu menghela nafasnya secara kasar.


Setiap hari mereka harus menerima siksaan dari para anak buah Aslan yang ada di Meksiko, ternyata Aslan merupakan bandar narkoba internasional. tidak tercium bahkan tidak terlacak, begitu besar pengaruh Aslan di dunia mafia. hingga membuat polisi internasional tidak bisa menyentuhnya sama sekali.


"Aku tidak pernah menyangka pria brengsek itu mempunyai kekuasaan sebesar ini." ucap Paman Ridwan.


Nampak mereka berdua menghela nafasnya sangat kasar, karena mereka telah ditangkap oleh seorang mafia yang sangat menakutkan.


"Aku berdoa kepada Tuhan, istriku tidak akan pernah tergoda oleh pria itu." ucap Antonio.


"Tenanglah, Anton. Isabella adalah wanita yang begitu tangguh, bahkan 1000 pria yang meminangnya pun tidak akan pernah dia hiraukan." jawab Paman Ridwan yang membesarkan hati Antonio, agar pria itu tidak depresi saat mereka berada di penyekapan para anak buah Aslan yang ada di Meksiko

__ADS_1


** bersambung **


__ADS_2