
Setelah Aselia dan Azka mendapat surat dari salah satu penggemar Papanya. tentu saja kedua bocah itu benar-benar marah, sekarang dua bocah yang berusia 6 tahun itu sudah merencanakan untuk menemukan seseorang yang telah menerima mengirim surat itu. dasar Aselia dan Aska yang mempunyai tingkat kecerdikan seperti Isabella.
Mereka meminta sang ayah untuk membuat suatu kata yang hanya mengatakan "Aku akan bertemu denganmu di suatu tempat" saat orang yang mengirim surat itu kembali mengirim kepada Antonio, dengan segera salah satu pelayan diminta oleh kedua bocah itu untuk memberikan balasan kepada mereka.
Dalam sekejap mata wanita itu langsung memberikan balasan dan mengatakan kalau dia akan bertemu dengan Antonio di salah satu tempat yang tidak jauh dari kantor pria itu. tentu saja Aselia sangat senang karena dia akan menemukan siapa orang yang telah memberikan surat cinta kepada ayahnya. dia akan memberikan hukuman kepada orang yang berusaha merebut ayahnya.
"Lihat Aselia, mudah kan.. kalau kita sudah menangkap wanita itu maka kita akan buat wanita itu menangis sambil merangkak di jalan raya!" seru Aska yang membuat Aselia langsung tersenyum karena dia merasa bahagia.
Ternyata Isabella sudah mendengar perbuatan dari kedua anaknya, tentu saja wanita itu diam saja dan membiarkan anaknya memberikan pelajaran kepada orang-orang yang hendak bermain-main dengannya.
"Ternyata 2 anak ini suka sekali membuat kekacauan." guman Isabella dalam hati sembari menatap wajah kedua putranya.
"Apakah kau membantu mereka, Jimmy?" tanya Isabella kepada Jimmy.
"Tidak Nyonya, Saya tidak membantu mereka sama sekali." jawab Jimmy.
"Kalau begitu?" tanya Isabella.
"Tentu saja mereka berdua melakukan itu dengan usaha mereka sendiri, Nyonya." jawab Jimmy.
Isabella menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian wanita itu meninggalkan kamar kedua anaknya karena dia tidak ingin terlihat kalau Mama mereka sedang mengawasi kedua bocah itu.
"Kau sedang makan apa?" tanya Antonio yang baru pulang dan menemui istrinya berada di dapur.
"Ini baru mau makan, Sayang. aku menunggumu." jawab Isabella.
"Aku mandi dulu ya." ucap Antonio yang kemudian bergegas untuk segera mandi.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian akhirnya pria itu sudah selesai mandi dan langsung menemui sang istri.
"Oh iya Sayang, ada apa? katanya kemarin kau ingin berbicara dengan ku?" tanya Antonio kepada sang istri.
"Kemarin kau mendapat surat cinta dari seseorang, Sayang." jawab Isabella.
Antonio menghentikan pergerakannya, pria itu menatap sang isteri sembari tersenyum seolah tidak percaya.
"Kenapa kau cengar-cengir seperti itu?" tanya Isabella kepada sang Suami.
"Kau jangan bercanda istriku." ucap Antonio.
"Mengapa aku harus bercanda." jawab Isabella.
"Lalu Mengapa kau mengatakan hal itu?" tanya Antonio lagi.
Tentu saja hal itu membuat Antonio benar-benar terkejut, Bahkan makanan yang ada di mulutnya serasa tidak bisa ditelan karena mendengar jawaban dari pria itu.
"Kamu melihat kelakuan dua bocah itu tidak?" tanya Isabella.
"Memangnya ada apa?" tanya Antonio balik.
"Tentu saja dua bocah kecil kita itu akan menangkap seorang wanita yang telah memberikan sebuah surat cinta kepadamu." jawab Isabella.
Antonio benar-benar menghela nafasnya secara kasar, Bagaimana tidak.. Ternyata dua bocah kecil nya itu memiliki tingkat kejahilan yang begitu besar seperti Mamanya.
Keesokan hari Antonio dan Isabela benar-benar mengikuti kemana arah kepergian dua anaknya itu. tatapan mata Antonio menatap dua bocah kecilnya itu sedang berada di suatu tempat, terlihat di sana seorang wanita sudah duduk manis sembari meminum sebuah jus jeruk.
__ADS_1
"Kau kenal Wanita itu sayang?" tanya Isabella.
Antonio menatap wanita itu.
"Bukankah itu Putri salah satu dari rekan bisnis ku?" jawab Antonio.
"Jadi?" tanya Isabela.
"Mana kutahu, Sayang?" jawab Antonio.
Sesaat kemudian ternyata dua bocah kecil dari Isabella dan Antonio sudah berada di sana sembari memesan makanan dan dibawa ke suatu tempat. tentu saja bukan Aselia dan Aska namanya kalau mereka tidak menumpahkan makanan itu ke wajah wanita yang telah memberikan surat cinta kepada ada Papanya.
Byurr..
"Maaf Tante!!" seru Aselia dan Aska.
"Apa yang kalian lakukan seru seorang wanita yang berteriak kepada 2 anak Isabel jangan sampai kau terus menerus mengganggu kedua orang tua kami jika kau ingin mengambil ayahku maka kau harus menerima hukuman dari kami seru Aska yang kemudian mendekati wanita itu dan berpura-pura ingin mengancam sedangkan wanita itu langsung mendorong tubuh sehingga membuat Aska terjatuh.
"Huaaaaa.... tante jahat tante jahat!" seru Aska yang mulai berakting. tentu saja orang-orang yang ada di kafe langsung berhamburan dan mencibir wanita itu dengan tidak manusiawi, bahkan wanita itu langsung di siram minuman dan makanan oleh orang-orang yang ada di sana. Antonio dan Isabella yang melihat hal itu mereka langsung tertawa terbahak-bahak saat melihat kelakuan dua bocah kecil mereka.
"Kedua anak kita memang benar-benar menuruni sifatmu." ucap Antonio. Isabella menganggukkan kepalanya.
"Kalau mereka berani bermain-main denganku, Maka jangan salahkan jika aku akan membalas mereka." jawab Isabella yang kemudian mengajak sang suami untuk kembali kerumah.
Akhirnya wanita itu diberi pelajaran oleh dua bocah kecil yang telah memberikan peringatan kepada wanita itu, sebuah peringatan yang tidak akan bisa dilawan oleh seorang wanita dewasa pun.
** bersambung **
__ADS_1