
"Pokoknya aku mau bertemu dengan Antonio!" seru Andira yang bersikeras ingin menemui Antonio.
"Tapi Nona, tidak ada ada siapa-siapa di dalam." jawab sekretaris Antonio.
"Cepat katakan dimana calon Suamiku itu!" seru Andira. nampak Antonio dan Isabella saling menatap satu sama lain.
"Barusan mereka berdua berbaikan, malah sekarang sang istri harus mendengar perkataan Andira yang seperti itu.
"Aku tidak tahu apa-apa, Istriku." jawab Antonio yang kemudian memegang lengan sang istri. Isabella menghela nafasnya karena wajah polos dan ketakutan dari Antonio bisa menunjukkan bagaimana sifat dari teman kuliah suaminya itu.
"Lalu bagaimana dengan Perkataan wanita itu." ucap Isabella.
"Aku tidak tahu, Bahkan aku tidak pernah berpacaran dengannya." jawab Antonio. sesaat kemudian akhirnya Isabella menggandeng lengan sang suami dan mengajak suaminya itu untuk memasuki kantor nya. sedangkan Andira nampak wanita itu langsung mendekati Antonio, ingin hati wanita itu memeluk Antonio. Namun sayang Isabella langsung menarik tubuh Sang suami hingga berada di belakang tubuhnya.
"Kau mau apa?!" seru Isabella. nampak Andira sangat jengkel dengan kelakuan dari Isabella.
"Aku mau bertemu dengan Antonio." jawab Isabella.
"Suamiku kan ada di sini, sekarang katakan!" seru Isabella dengan nada yang sangat ketus. sesaat kemudian nampak Andira mendekati tubuh Antonio, namun malah Isabella mempermainkan wanita itu, Isabella menarik tubuh Sang suami dan memutar tubuhnya. Andira sangat jengkel kepada wanita itu karena Isabella terus mempermainkan dirinya.
"Aku mau bertemu dengan Antonio, dan ingin berbicara dengannya!" seru Andira.
__ADS_1
"Kalau kamu mau berbicara katakan saja, karena suamiku ada di sini." jawab Isabella.
"Tapi aku ingin berbicara dengannya berdua saja!" seru Andira.
"Tidak boleh." jawab Isabella. nampak Andira memaksa dan ingin menarik lengan Antonio, Namun sayang sekali Isabella sudah memutuskan untuk membuat wanita itu mengalami sesuatu.
Tampa diduga ternyata Isabella langsung mengulurkan kakinya ke depan, hingga Andira terjungkal ke lantai di depan kantor Antonio. sedangkan sekretaris Antonio yang berada di depan, nampak wanita itu tersenyum sembari menutup mulutnya. sedangkan Jordan.. nampak pria itu tidak bisa menutup mulutnya Bahkan dia tertawa dengan sangat keras.
"Apa yang kau lakukan, Jordan. bukannya membantu seorang wanita yang terjungkal malah kau tertawa seperti itu, kau kira ini adegan lawakan apa?" ucap Isabella. namun di dalam hati wanita itu malah tertawa terbahak-bahak saat melihat Andira terjungkal dan wajahnya mencium lantai.
"Kau!" seru Andira sambil menunjuk wajah Isabella.
"Ada apa?" jawab Isabella.
Plak..
Satu tamparan telah mendarat indah di pipi Andira, saat Antonio langsung menampar wajah teman kuliahnya itu.
"Sudah aku bilang jangan pernah berani untuk menghina istriku!" seru Antonio. sesaat kemudian nampak Antonio menyuruh sekretarisnya untuk menelepon keamanan dan menyeret Andira keluar dari perusahaannya.
"Good job suamiku, aku senang kalau kamu melakukan hal itu. namun jika kau berani macam-macam lagi denganku maka kau akan tahu balasannya, puluhan pria menungguku di luar sana. Jadi ingat semua kata-kataku!" ancam Isabella sambil mengelus dada sang suami.
Jelas saja pria itu tidak akan berani berkutik, memang beberapa rekan bisnisnya selalu memberikan hadiah kepada Isabella secara sembunyi-sembunyi. Namun karena Antonio memiliki banyak mata-mata hal itu sangat mudah untuk nya mengetahui semua rencana dari rekan bisnisnya itu.
__ADS_1
"Ya Tuhan, percayalah denganku istriku. aku tidak akan berani macam-macam denganmu, jiwa dan ragaku hanya untukmu." ucap Antonio sambil memeluk tubuh sang istri. sedangkan sekretaris Antonio nampak wajahnya memerah saat mendengar kata-kata romantis yang diucapkan oleh Atasannya itu.
"Kau mau membuat sekretaris lajangmu ini mukanya kebakaran apa, cepat lepaskan.. kita harus segera masuk!" seru Isabella yang kemudian mengajak sang suami untuk masuk ke kantornya.
"Hana tolong nanti kau carikan aku minuman dan makanan ringan, karena aku mau membahas masalah kemarin Dengan Suamiku." ucap Isabella kepada sekretaris suaminya.
"Baik Nyonya." jawab Hana yang kemudian mengerjakan tugas yang diberikan oleh Bos wanitanya itu.
"Memangnya ada apa istriku?" tanya Antonio kepada sang istri.
"Apakah Jordan tidak memberitahukan sesuatu?"tanya Isabella. nampak Antonio menggelengkan kepalanya, sesaat kemudian pria itu duduk di meja sembari menarik tubuh sang istri hingga Isabella terduduk di pangkuannya.
"Apakah kau mengenal seorang pria yang bernama Mike Lewis?' tanya Isabella kepada Antonio.
"Dia adalah pembisnis dari Singapore, Memangnya ada apa istriku?" tanya Antonio.
"Apakah kau tahu juga kalau dia telah memasukkan beberapa mata-mata ke perusahaan ini?" tanya Isabella. nampak Antonio sangat terkejut dengan kata-kata yang diucapkan oleh istrinya itu.
"Apa maksudmu istriku?" tanya Antonio. sesaat kemudian Isabella meminta Jordan untuk mengambilkan berkas-berkas kemarin yang sudah dia dapatkan.
** bersambung **
mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak, terima kasih 😊👍👍👍❤️❤️❤️😊🎶
__ADS_1