AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Bertemu Aslan


__ADS_3


Akhirnya ketiga Wanita itu pergi dari cafe. Isabella dan indah melanjutkan untuk berjalan-jalan ke sebuah pusat perbelanjaan, sedangkan detektif wanita itu nampak kembali ke tempat kerjanya.


Nampak sekali dua orang wanita sedang menutupi kesedihan mereka, terlihat mereka sudah berada di pusat perbelanjaan yang begitu besar di kota Jakarta.


"Sekarang usia kehamilan kak Indah berapa?" tanya Isabella kepada Indah.


"Masih jalan 2 bulan bel." jawab Indah.


"Aku jadi nggak sabar mau lihat gimana sih muka anak dari Paman Ridwan." canda Isabella kepada Indah. nampak Indah tersenyum dan tertawa terbahak-bahak karena kelakuan konyol Isabella.


"Yang jelas kalau cowok pasti ganteng kayak ayahnya, kalau cewek pasti cantik kayak ayahnya juga." Jawab Indah yang membuat Isabella melongo tidak percaya.


"Memangnya anak yang kakak kandung itu anaknya Paman Ridwan sendiri, kok kakak nggak ikut iuran kemiripan wajah, kakak." ucap Isabella yang membuat Indah semakin terhibur dan mencoba Untuk melupakan semua tragedi ini. jujur saja indah masih belum bisa menerima tentang semua kenyataan hidup ini, namun bagaimanapun Isabella dan indah sangat yakin kalau suami mereka berdua masih hidup. entah kemana... namun yang paling membingungkan adalah kenapa jika mereka selamat, mengapa tidak ada satupun kabar yang diberikan mereka kepada para istri mereka.


Di tempat lain..


Aslan telah mendapatkan kabar mengenai keberadaan Isabella yang ada di pusat perbelanjaan, dengan tergesa-gesa pria itu akhirnya menuju pusat perbelanjaan. yang dikatakan oleh para anak buahnya yang disuruh untuk mengikuti Isabella.


30 menit kemudian

__ADS_1


Aslan telah sampai di pusat perbelanjaan, Dia menuju ke tempat yang dikatakan oleh anak buahnya itu. terlihat pria itu sudah tergesa-gesa sembari mencari jalan untuk menemui Isabella.


Tatapan mata Aslan tertuju pada seorang gadis yang sedang tersenyum bahagia, pria itu akhirnya mendekati Isabella dan indah. Isabella yang sedang tertawa bahagia nampak Gadis itu tidak mengetahui kalau aslan telah berada di tempatnya.


"Bella.. Bella, kelihatannya Aslan sudah menemukan kita." ucap Indah kepada Isabella.


"Kita harus senormal mungkin Kak, jangan sampai kita menunjukkan rasa kesal kita kepadanya. Kalau tidak semua rencana kita akan hancur seketika." ucap Isabella kepada kak Indah.


"Ingat, Namaku bukan Indah.. Namaku ku Keiko mengerti, nanti kau keceplosan lagi." ucap Indah kepada Isabella.


"Tenang saja Kak." jawab Isabella.


"Siap Kak." jawab Isabella. nampak dari belakang.. Aslan tersenyum kepada Keiko atau Indah.


"Lo.. Ternyata kalian ada disini juga ya, apa yang kalian lakukan disini?" tanya Aslan kepada Keiko atau indah.


"Tuan Aslan, Apa yang anda lakukan di tempat ini?" tanya Indah kepada Aslan.


"Saya sedang berjalan-jalan di tempat ini, jadi tidak sengaja bertemu kalian dan melihat Kalian sedang melihat-lihat sesuatu." jawab Aslan. nampak Indah mencibir dalam hati saat melihat wajah yang begitu Ingin dijambak oleh Indah.


Nampak Isabella menoleh kepada Aslan.

__ADS_1


"Apa yang anda lakukan di tempat ini?" tanya Isabella kepada Aslan.


"Aku hanya berjalan-jalan dan tidak sengaja bertemu kalian." jawab Aslan. "Oh ya, apa yang Nyonya Keiko dan nona Isabella lakukan di tempat ini?" tanya Aslan. Nampak Isabella tidak menyukai seluruh ucapan yang keluar dari mulut Aslan.


"Ingat ya Tuan Aslan, Aku adalah nyonya Isabella Yusuf. Jangan pernah memanggilku nona." ucap Isabella sambil memperkeras dan mendekte Aslan agar menyebut namanya dengan benar.


"Maaf.. maaf, aku salah sebut saja Nyonya." jawab Aslan sembari mengeratkan kedua tangannya. terlihat sekali pria itu tidak menyukai nama belakang Isabella.


"Oh ya, Nyonya Keiko. Apa yang anda lakukan di peralatan bayi?" tanya Aslan. nampak Keiko tidak mau menjawab pertanyaan dari pria itu, Dia takut anaknya akan mendapat masalah dari pria yang ada di hadapannya ini, bagaimanapun juga indah adalah bekas karyawan Aslan.


"Tidak ada Tuan, cuman dari pada kami berjalan-jalan di luar dan tidak tahu apa-apa. kami menyibukkan diri kami untuk melihat pakaian pakaian bayi yang terlihat lucu." jawab indah yang mengalihkan pembicaraan.


"Saya kira Anda sedang mengandung." ucap Aslan. nampak sekali pria itu menelisik tubuh Keiko yang masih terlihat rata.


"Mau hamil Kenapa memangnya, toh kak Keiko kan mempunyai suami." Isabella sengaja memperkuat kata-katanya. karena hatinya begitu kesal saat melihat keberadaan Aslan, Wanita itu sangat yakin kalau Aslan dalang dibalik pengeboman pesawat yang ditumpangi sang suami.


"Oh ya, bagaimana kalau kalian berdua aku traktir makan. kelihatannya kalian dari tadi jalan-jalan di pusat perbelanjaan ini." Aslan yang mencoba untuk menarik perhatian Isabella.


"Kalau anak buahmu saja sudah memata-matai kami dari tadi, lalu Mengapa kau masih bertanya seperti itu. Bukankah anak buahmu sudah bilang kalau aku dan kakakku sudah dari Cafe, jadi perut kami sudah kenyang." jawab Isabella dengan kata-kata yang begitu menohok. Hal itu membuat Aslan semakin menggebu-gebu untuk mendapatkan istri dari Antonio itu.


** bersambung **

__ADS_1


__ADS_2