
"Sebaiknya kita mencari cara untuk menyelamatkan Bella." ucap paman Ridwan.
"Kau benar, Paman." jawab Antonio.
"Bagaimana kalau kita meminta pertolongan kepada salah satu rekan bisnis kita itu, karena yang aku tahu pria itu mempunyai kekuasaan yang sangat besar di kawasan Eropa." jawab Paman Ridwan.
"Sebaiknya kita tidak usah menginjakkan kaki di dunia hitam, Paman. karena itu akan membuat kita dalam kondisi yang membahayakan, Apalagi aku tidak ingin membuat Bella dalam posisi yang seperti itu." ucap Antonio yang kemudian menghela nafasnya.
"Apakah kau benar-benar mencintai Bella?" tanya Paman Ridwan.
"Tentu saja aku sangat mencintainya." jawab Antonio.
"kalau begitu pertahankan wanita itu ucap taman Ridwan yang kemudian menepuk punggung keponakannya itu.
Terima kasih Paman seandainya aku mengikuti Semua Kata paman dari dulu mungkin aku tidak akan pernah kehilangan Bella saat ini." ucap Antonio.
"aku senang kalau kau bisa berpikir seperti itu karena Paman juga ingin melihat kau bahagia ucapan Ridwan yang kemudian mencari cara untuk menyelamatkan Bella dari Aslan.
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain, nampak atur kebingungan karena Bella masih bekerja dan wanita itu nampak tidak apa-apa. sedangkan Aslan berharap Bella memakan semua makanan yang telah diberikan-nya kemarin, namun Aslan juga sangat kebingungan karena Bella dalam kondisi yang baik-baik saja, Bahkan tidak ada tanda-tanda kalau wanita itu sedang kecanduan.
"Bagaimana mungkin Bella tidak memakan makanan itu." ucap Aslan yang melihat Bella dalam kondisi yang baik-baik saja. hal itu membuat asuhan memikirkan cara bagaimana Bella akan tunduk kepadanya.
Sedangkan di tempat lain nampak seorang wanita mulai merencanakan untuk menculik Bella, Wanita itu sudah mempersiapkan segala sesuatu karena dia telah menyesal menjadi sesuatu yang begitu hina.
"Kalau kau mencampakkanku.. lebih baik aku menyingkirkan wanita itu. hal itu akan membuatmu menderita karena kau telah membuatku menderita." ucap Margaretha sambil tersenyum menatap seorang wanita yang berjalan keluar dari hotel Aslander.
Hari ini Bella pulang malam dari hotel karena terlihat wanita itu sedang rapat dengan para klien, sedangkan indah wanita itu telah pulang terlebih dahulu. karena terlalu lama untuk menunggu Bella pulang dari hotel.
Arthur menatap Bella yang akan pulang dari hotel, terlihat wanita itu berjalan sembari mencari taksi menuju rumahnya.
Nampak di tempat lain, seorang pria sedang menunggu waktu yang tepat untuk melakukan segala rencananya kepada Bella. terlihat pria itu sudah menelpon anak buahnya untuk segera melakukan perintahnya.
Bella berjalan menyusuri jalan yang ada di hotel, terlihat wanita itu sesekali menatap jalan untuk mencari taksi untuk mengantarkannya pulang.
"Kenapa tidak ada kendaraan sama sekali dari tadi." ucap Bella sambil menatap jalan raya yang ada di depannya. "Kenapa perasaanku sangat aneh seperti ini." ucap Bella kembali saat hatinya berdebar tidak karuan entah apa yang akan terjadi padanya.
"Cepat lakukan apa yang aku suruh!" seru seorang pria yang menyuruh anak buahnya untuk segera menculik Bella.
__ADS_1
Bella berjalan menyusuri gelapnya malam, nampak tatapan matanya terus menatap jalan hingga beberapa pria tiba-tiba datang di depannya.
"Kita lakukan apa yang diperintahkan bos kita!" seru para pria itu. Bella nampak terkejut dengan para pria yang telah menghadangnya.
Nampak beberapa pria itu langsung mencoba menyergap Bella, namun Bella masih bisa bertahan..namun diluar perkiraan Bella, salah satu pria itu membawa sapu tangan yang ada obat biusnya, Hal itu membuat Bella seketika pingsan.
"Segera kita bawa wanita ini!" seru para pria tersebut, nampak di seberang jalan seorang wanita tersenyum saat dirinya telah berhasil membawa wanita pujaan Aslan.
"Kalian bahwa wanita itu ke tempat yang telah aku katakan!" seru Wina.
"Baik." jawab para pria yang telah berhasil menangkap Bella. Tak lama kemudian Bella dibawa ke suatu tempat oleh para pria itu. terlihat Wanita itu sangat geram dengan wajah Bella.
"Akhirnya tertangkap juga, aku tidak mengira kalau kau pandai ilmu beladiri." ucap Wina yang menatap wajah Bella.
Para pria itu melaju meninggalkan sebuah jalan yang tidak jauh dari hotel Aslander.
** bersambung **
mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak. terima kasih 😊👍👍👍❤️❤️❤️😊🎶
__ADS_1