AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Tidak masuk kerja


__ADS_3


Saudara kembarku itu tidak bisa memuaskan hasrat mau bukan, karena itu aku selalu bersamamu untuk memberikan kepuasan padamu." ucap Margaretha yang kemudian mencium bibir Aslan.


"Saat ini aku tidak ingin melihatmu, keluarlah karena aku harus melakukan sesuatu!" seru Aslan kepada Margaretha.


"Mengapa tiba-tiba kau tidak mempunyai nafsu sama sekali padaku, Apakah wanita itu lebih menggairahkan daripada aku?" tanya Margaretha kepada Aslan. nampak Aslan tidak mengatakan hal apapun, kemudian pria itu mendorong Margaretha keluar dari kamarnya yang bersebelahan dengan kamar Aslan.


"Jangan temui aku, karena aku ada urusan penting aku. tidak ingin melihat wajahmu dahulu!" seru Aslan kepada Margaretha.


Entah apa yang dijalani oleh Aslan, namun pria itu begitu misterius dengan banyaknya wanita yang berada di sekitarnya.


"Aku mau tahu seperti apa wanita yang bernama Bella, hingga kau berani menolakku." ucap Margaretha saat dirinya telah diusir Aslan dari kamarnya.


Sebuah ponsel berdering di tangan Margaretha, nampak di sana terpampang jelas foto seorang wanita yang bernama Bella Mariana.


"Jadi ini incaranmu yang baru ya Aslan, kelihatannya wanita ini sangat polos." ucap Margaretha.


"Aku akan mencari tahu dimana keistimewaannya, hingga Aslan mengejar-ngejar dirimu." ucap Margaretha saat menatap sebuah foto yang ada di ponselnya. sesaat kemudian nampak Wanita itu sudah pergi sambil meliukkan tubuhnya.


Bella nampak tidak masuk kerja, wanita itu memilih tinggal di rumah daripada harus berada ada di hotel apa yakin kau akan di rumah sendirian.


"Bella... kau tidak apa-apa aku tinggalkan sendiri?" tanya Indah kepada Bella.

__ADS_1


"Tenanglah kamk aku tidak apa-apa kau jangan khawatir ucap Bella.


"Aku enggan meninggalkanmu sendirian seperti ini Bella, apa lebih baik aku izin juga lagian aku juga capek beberapa bulan ini tidak ada ada waktu libur ucap Indah kepada Bella.


"Kalau Kakak capek lebih Baik istirahat saja, daripada aku memaksakan dirimu nanti kau bertambah sakit." ucap Bella yang kemudian bersandar di kursi ruang tamu.


"Kau benar, lebih baik aku izin saja setelah itu aku akan kembali pulang.'' ucap Indah kepada bela-bela menganggukkan kepalanya kemudian mengacungkan kedua jempol nya.


"Aku pergi sebentar kau jangan kemana-mana oke!" seru Indah kepada Bella.


"Memangnya aku mau ke mana, tubuhku sakit semua." jawab bela yang masih duduk di ruang tamu.


Akhirnya Indah pergi ke hotel Aslander, wanita itu meminta izin beberapa hari karena dirinya merasa tidak enak badan.


"Iya Ada apa, Tuan Arthur?" tanya Indah kepada Arthur.


"Di mana Bella, aku tidak melihatnya tanya Arthur kepada Indah. nampak indah menggaruk kepalanya.


"Bella Tidak masuk pak Arthur, Karena Wanita itu sedang sakit." jawab indah.


"Sakit apa?" tanya Arthur.


"Kemarin ada perampok yang ingin merampok Bella." jawab indah yang berbohong.

__ADS_1


"Apakah dia terluka?" tanya Arthur. Indah menganggukkan kepalanya.


"Apakah parah?" tanya atur lagi. nampak indah menggelengkan kepalanya.


"Kalau begitu aku akan ke sana!" seru Arthur.


"Jangan tuan, kapan-kapan saja kalau mau melihat Bella karena emosinya sekarang sedang tidak labil. karena tangannya terluka." jawab Indah. nampak indah juga sudah mendapatkan perintah agar orang-orang yang ingin menemui Bella untuk tidak ke rumah mereka.


"Memangnya kenapa aku tidak boleh ke sana tanya Arthur Bella harus istirahat dahulu pak, Arthur mungkin besok atau lusa bapak boleh ke sana." Jawab indah dengan sopan.


"Oh ya nona indah, Apa makanan kesukaan Bella?" tanya Arthur. nampak indah juga berpikir karena dia tidak tahu apa makanan kesukaan Bella, toh terlihat Bella menyukai apa saja yang berbau makanan dari negara asalnya.


"Aku juga tidak tahu pak Arthur, karena aku jarang bertanya mengenai makanan kesukaan Bella." jawab Indah.


"Mengapa kau tidak tahu?' tanya atur.


"Karena Bella sukanya masak di rumah, jadi aku tidak tahu apa makanan kesukaannya." jawab Indah sambil menggaruk-garuk kepalanya.


"Ya sudah kalau begitu, kau pergi saja nanti aku akan mencari buah-buahan buat menjenguk Bella. soalnya aku tidak tahu makanan kesukaan Bella." jawab Arthur.


"Hari saya harus pulang juga karena saya merasa tidak enak badan." ucap indah yang kemudian berpamitan kepada Arthur. sedangkan pria itu nampak memikirkan makanan untuk dia bawa agar Bella menyukainya.


Satu jam kemudian indah telah sampai di rumahnya, nampak disana Bella sedang tertidur di kursi ruang tamu.

__ADS_1


*** bersambung ***


__ADS_2