
Sinar mentari pagi memasuki celah-celah kamar seorang gadis cantik yang sedang tertidur di atas ranjang King size.
Ugh....
suara Bella yang menggeliat saat tubuhnya ditarik ke atas, mata Bella belum sepenuhnya terbuka. Gadis itu meraba tempat tidur yang dia gunakan, tangannya meraba di sekitaran tempat tidurnya.
"Mengapa kasurku terasa lembut sekali? empuk lagi," guman Bella dalam hati.
5 menit kemudian
lhap...
Mata Bella terbuka, tatapan matanya menatap di sekitar tempat yang dia tempati. tengok kanan, tengok kiri lalu menatap ke atas.
"Ini di mana? kok aku di sini," guman Bella dalam hati sambil mengumpulkan sisa-sisa ingatan. sesaat kemudian.. Bella menepuk jidatny.
Gabis itu baru ingat kalau dirinya ditarik paksa ikut dengan Antonio.
"Ya ampun, kemarin kan aku ditarik paksa oleh pria itu!!" seru Bella. Tak lama kemudian.. Bella turun dari ranjang.
Bella berlari keluar dari kamarnya, kemudian gadis itu menatap tempat yang dia huni.
"Di mana Ini? rumah siapa ini?" ucap Bella yang kebingungan. Tak lama kemudian seorang wanita tua mendatangi Bella.
"Kau sudah bangun, Nona." ucap wanita tua kepada Bella.
__ADS_1
"Bibi ini siapa?" tanya Bella.
"Saya pembantu di rumah ini, non." jawab bibi tua. Bella kebingungan sambil menatap rumah yang dia tempati.
"Ini rumah siapa, bi?" tanya Bella kepada wanita tua yang ada di depannya.
"Ini adalah rumah tuan, Antonio." jawab pelayan tua.
"Kan benar.. pria itu ingin berbuat jahat padaku, pasti dia mau balas dendam." ucap Bella dalam hati sambil mencari keberadaan Antonio.
"Memangnya di mana Tuanmu itu?" tanya Bella kepada bibi tua.
"Sedang makan di bawah, Non." jawab bibit tua. tanpa bertanya apapun Bella langsung berlari tanpa tahu kemana arah larinya.
"Non! non," seru bibi tua yang ingin bertanya kemana arah lari gadis muda itu. namun Bella tidak mendengar suara panggilan bibi tua. malah dia langsung berlari dan tidak tahu arah tempat yang dia tuju. Tak lama kemudian Bella kembali kedepan bibi tua yang menyapanya.
"Mari saya antarkan," ucap bibi tua kepada Bella .
Bella mengikuti kemana arah langkah kaki bibi tua, ternyata rumah yang dihuni oleh Antonio memiliki desain yang sangat rumit. bahkan orang yang tidak paham rumah itu mungkin akan tersasar di rumah besar itu. Bella berjalan tergesa-gesa menemui Antonio, terlihat gadis itu ingin sekali marah kepada pria yang telah menculik nya itu.
"Apa yang kau inginkan dariku!!" seru Bella kepada Antonio. nampak Antonio menatap Bella dengan tatapan yang tidak ada dosa sama sekali.
"Memangnya ada apa?" tanya Antonio santai.
"Mengapa aku ada di rumah ini? lalu Mengapa kau membawaku kesini?" tanya Bella kepada Antonio.
"Memangnya apa yang ada di pikiranmu?" tanya Antonio sambil melahap makanan nya.
__ADS_1
Nampak Bella terdiam sambil menatap wajah pria yang ada di hadapannya.
"Kau jangan pernah berpikir jelek padaku, ataupun berfikir Aku ingin menculikmu.'' ucap Antonio.
"Apa maksudmu!" seru Bella.
"Kau telah membuatku rugi karena menghancurkan laporan dan surat-surat berhargaku kemarin, jadi kau harus bertanggung jawab untuk membantuku di tempat ini." jawab Antonio.
Terlihat Antonio memakan makanannya dengan sangat santai, bahkan pria itu tidak terusik sama sekali dengan kehadiran Bella.
"Cepat pulang kan aku kembali!!" seru Bella kepada Antonio.
"Kau harus membayar semua hutang hutangmu, karena kau masih memiliki hutang yang sangat banyak!!" seru Antonio.
"Tuan Aslan sudah bilang akan melunasi hutang-hutang ku, jadi aku tidak mempunyai hutang denganmu. Aku akan mempunyai hutang dengan Tuan Aslan!!" seru Bella.
Nampak hati Antonio langsung mengkerut saat mendengar nama pria lain di telinganya.
Brak!!
Antonio menggebrak meja makan, Bella sangat terkejut.. Gadis itu menatap pria yang ada di hadapannya.
"Apa yang kau inginkan dariku?" tanya Bella kembali.
"Kau telah membuatku rugi banyak, jadi kau harus bertanggung jawab akan semua hal itu. jadi jangan pernah berharap kau bisa kembali lagi ke tempat pria brengsek itu!" seru Antonio dengan sangat murkanya.
** bersambung **
__ADS_1
Mohon dukungannya 🙏🙏❤️❤️❤️👍👍👍🤗🤗🤗