AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Ada apa ini


__ADS_3


"Aku mau pulang!!" seru Bella.


"Kalau kau mau kembali, maka lunasi dulu hutang-hutangmu menggunakan uangmu sendiri, bukan menggunakan uang orang lain!!" seru Antonio.


"Itu tidak masuk akal, menggunakan uang siapapun jika aku sudah bisa melunasi nya kenapa membuatmu sangat marah padaku!" seru Bella.


"Tentu saja aku akan marah, karena kau yang berhutang.. maka kau yang harus melunasinya." jawab Antonio.


"Aku tidak pernah berhutang padamu, jadi aku tidak mau melunasinya. aku sudah menyembuhkanmu dari kelumpuhan maka hutang kita sudah lunas!" seru Bella.


"Enak sekali jawabanmu." Antonio yang sedikit tersinggung dengan kata-kata Bella.


"Di surat perjanjian itu jelas mengatakan kalau aku sudah menyembuhkanmu, maka hutang-hutang ku sudah lunas. lalu Mengapa kau mengingkari janjimu sendiri!!" seru Bella yang tidak terima karena dirinya telah dibohongi oleh Antonio.


"Apakah kamu mempunyai surat perjanjian itu?" tanya Antonio kepada Bella.


"Tentu saja aku tidak mempunyai surat perjanjian itu, karena kau yang membawanya." jawab Bella dengan suara yang sangat keras.


"Semenjak kau bersama Aslan, sikapmu Sudah berani padaku. Memangnya Apa yang dilakukan pria itu setiap hari denganmu, atau dia membelikanmu makanan apa?" tanya Antonio sambil menatap wajah Bella.


"Memangnya kenapa aku tidak boleh berani padamu, lalu.. Memangnya kenapa aku tidak boleh memberontak padamu. Kua kira kau itu siapa." Jawab Bella.

__ADS_1


"Aku bertanya padamu.. jawab!" seru Antonio.


"Aku diberi pak Aslan makanan bom sama selongsong peluru." jawab Bella yang sangat ngawur.


Hal itu membuat Antonio ingin tertawa dengan jawaban yang diberikan oleh istri kontraknya itu.


"Lebih baik kau membantuku mengerjakan laporan-laporan mengenai perusahaan, karena mulai sekarang kau akan bekerja di sini. di tempat ini bersamaku." jawab Antonio.


"Aku tidak mau bekerja denganmu, lagian siapa yang mau bekerja dengan orang sinting sepertimu." jawab Bella sambil melotot kepada Antonio.


"Kenapa matamu melotot seperti itu, apakah kau menantangku." ucap Antonio kepada Bella.


"Memangnya kenapa aku tidak boleh melotot padamu? memang kau yang salah." jawab Bella yang kemudian duduk, karena dirinya merasa lemas dan lapar karena dari tadi terus berteriak kepada Antonio.


Bella menatap makanan yang ada di meja, terlihat makanan yang belum dihabiskan Antonio itu sangat lezat. Tanpa mengatakan apapun Gadis itu langsung menarik makanan Antonio dan melahapnya tanpa berpamitan kepada yang punya makanan.


"Aku lapar, Dari tadi kau mengajakku bertengkar!" seru Bella yang kemudian melanjutkan makan dan minum minuman milik Antonio pula.


"Gadis ini tidak tahu malu sekali, itu kan makananku.. bekasku berarti dengan tidak sengaja kami sudah berciuman." guman Antonio dalam hati sambil menatap Bella yang terus memakan makanannya.


glekk


glekk

__ADS_1


glekk


Bahkan Bella meminum susu yang baru saja diantar oleh pembantu untuknya.


"Kau ini benar-benar tidak tahu malu sekali ya, Bahkan minumanku sampai kau habiskan seperti itu. memangnya kau ini dari mana!" seru Antonia.


"Aku tadi dari medan pertempuran, jadi aku sangat lapar." jawab Bella yang terlihat ngawur lagi.


"Kenapa gadis ini tiba-tiba seperti seorang komedian, dari tadi melawak terus." guman Antonio dalam hati saat mendengarkan semua ocehan Bella yang yang tidak pada tempatnya.


"Apakah selama kau bersama Aslan, pria itu membawa mu ke sekolah komedian apa?" tanya Antonio kepada Bella.


"Kau kira aku ini pelawak apa, disekolahkan ke sekolah komedian!" seru Bella kepada Antonio.


"Lalu Mengapa dari tadi kau ngelawak terus?" tanya Antonio kepada Bella kembali.


"Siapa yang melawak, kau bertanya aku seorang pelawak apa!" seru Bella.


"Cepat kau habiskan minuman dan mandilah, setelah itu kembalilah ke sini. kalau tidak aku akan membawamu ke suatu tempat dan akan kutinggalkan kau di sana!" seru Antonio.


"Kau mengancamku ya!" seru Bella.


"Kau kira aku mengancammu, kau mau aku bawa ke suatu tempat. Apakah kau tidak tahu ini tempat asing, bahkan ini negara asing.. Kau kira kau akan selamat di tempat yang tidak pernah kau datangi ini!" seru Antonio. nampak Bella menatap wajah Antonio, karena pria itu tidak mungkin akan menggertak dirinya.

__ADS_1


*** bersambung ***


Mohon dukungannya selalu πŸ€—β€οΈβ€οΈβ€οΈπŸ‘πŸ‘πŸ‘β˜ΊοΈπŸ€—πŸ€—


__ADS_2