
Isabella telah memutuskan untuk dirinya bekerja sama dengan tuan Carlos, dia ingin segera menemukan suaminya bagaimanapun caranya. terlihat Isabella memegang kendali atas segala kekuasaan yang ada di perusahaannya.
"Nyonya, apakah Nyonya tidak sebaiknya berpikir ulang mengenai kerjasama dengan Tuan Carlos?* tanya Jimmy kepada Isabella.
Terlihat Isabella menatap pria itu sembari tersenyum.
"Kau tidak usah khawatir, Jimmy. semuanya akan baik-baik saja." Jawab Isabella.
"Lalu Mengapa Anda begitu yakin kalau Tuan Carlos akan membantu kita?" tanya Isabella.
"Tenanglah Jimmy, kau jangan sekhawatir Itu." jawab Isabella.
"Bagaimana saya tidak khawatir, Nyonya. jika anda bekerja sama dengan Tuan Carlos, Maka hasilnya bagaimana. Apakah anda tidak takut akan terjadi sesuatu dengan Anda?" tanya Jimmy.
"Semuanya akan baik-baik saja, Jimmy." jawab Isabella dengan nada suara yang setenang mungkin.
Wanita itu sudah tidak bisa berpikir lagi, tidak ada jalan untuk kembali. akhirnya dia telah memutuskan untuk terjun di dunia gelap yang telah menuntunnya.
"Lalu apakah kita akan bisa kembali ke negara kita lagi, Nyonya?" tanya Jimmy.
"Mengapa kau harus sekhawatir Itu, Jimmy. tentu saja kita akan kembali ke negara kita bersama suami dan Paman ku." jawab Isabella.
"Lalu Bagaimana jika Tuan Carlos mempersulit jalan kita?" tanya Jimmy.
"Tidak akan mungkin, karena pria itu akan memegang semua kata-katanya dan juga pria itu akan membantu kita." jawab Isabella.
"Mengapa anda sangat yakin, Nyonya?" tanya Jimmy lagi.
"Kau tidak perlu mengatakan hal itu, Jimmy. aku yakin dengan pria itu, aku bisa membaca tatapan matanya." jawab Isabella.
__ADS_1
Sesaat kemudian nampak Tuan Carlos telah datang menemui Isabella, di rumahnya terlihat Isabella menerima permintaan Tuan Carlos untuk tinggal di rumahnya. sebuah rumah mewah dengan ornamen khas negara Meksiko.
"Masuklah Isabella, aku akan memperkenalkan mu dengan istriku!" seru Tuan Carlos yang mengajak Isabella dan Jimmy ke suatu ruangan. terlihat di sana seorang wanita tua duduk dengan sangat Anggun.
"Siapa dia, Tuan Carlos?" tanya Isabella.
"Dia adalah Maria, istriku." jawab Tuan Carlos. terlihat Isabella menatap wanita tua itu, sesaat kemudian istri dari tuan Carlos nampak menatap Isabella dengan tersenyum sembari mendekati wanita itu.
"Apakah kau yang bernama Isabella?" tanya Nyonya Maria.
Isabella menganggukkan kepala.
"Senang bertemu dengan Anda, nyonya Maria." ucap Isabella sembari mencium tangan wanita itu.
Nampak istri Tuan Carlos tersenyum menatap suaminya.
"Berbincang-bincanglah dengannya istriku, aku akan mandi sebentar. karena tubuhku sudah gerah." ucap Tuan Carlos.
"Aku tidak akan pernah mengira, kalo Nyonya Isabella akan berani berbuat seperti ini, Bahkan dia berani terjun langsung ke dunia gelap yang selama ini ditakuti oleh tuan Ridwan dan Tuan Antonio." ucap Jimmy dalam hati sembari menatap sebuah ruangan yang begitu indah.
Sedangkan di tempat lain, nampak Isabella sedang berbincang-bincang dengan seorang wanita yang begitu Anggun tutur katanya, kelakuan dan cara berbicara. Isabella nampak menatap wanita tua itu, sesaat kemudian wanita tua itu tersenyum sembari membelai rambut Isabella.
"Kau begitu cantik." ucap wanita tua itu.
"Terima kasih Nyonya." jawab Isabella.
"Aku senang sekali suamiku membawamu ke tempat ku." ucap Nyonya Maria kepada Isabella. nampak Isabella tersenyum kepada wanita tua itu.
"Apakah boleh aku bertanya sesuatu?" tanya Nyonya Maria.
"Tentu Nyonya, apa yang ingin anda tanyakan." jawab Isabella.
__ADS_1
"Apakah kau begitu mencintai suamimu?" tanya Nyonya Maria. nampak Isabella tersenyum kepada Nyonya Maria.
"Tentu saja Nyonya, Saya sangat mencintai suami saya. karena dia adalah sebagian dari jiwa saya." jawab Isabella.
"Aku begitu senang dengan semua jawabanmu, Kau adalah wanita yang paling hebat diantara semua wanita yang aku pernah lihat." ucap Nyonya Maria. terlihat Isabella tersenyum kepada wanita itu, sesaat kemudian Nyonya Maria mengajak Isabella ke ruang makan.
Terlihat wanita itu berjalan sembari terus memegang tangan Isabella.
"Apakah kau mau masak denganku?" tanya Nyonyanya Maria. Isabella menggangukkan kepalanya, karena wanita itu memang senang memasak.
"Apakah kau suka makanan Negara ku?" tanya Nyonya Maria. Isabella nampak menggelengkan kepalanya.
"Lalu kau suka makan apa?" tanya Nyonya Maria.
"Saya suka makanan negara saya, Nyonya." jawab Isabella.
"Kalau begitu kau bisa memasaknya untukku." pinta Nyonya Maria.
Terlihat istri dari tuan Carlos begitu dekat dengan Isabella, entah apa rahasia yang ada di balik senyum indah wanita itu. setelah semua ritual yang ada di rumah tuan Carlos, Akhirnya Isabella dan yang lain telah selesai makan. nampak Tuan Carlos mengajak Isabella ke kantornya bersama Jimmy.
Terlihat disana beberapa lembar foto dan itu adalah foto dari detektif yang dibayar Isabella untuk mencari keberadaan suaminya itu.
"Apa ini, Tuan!" tanya Isabella kepada tuan Carlos. itu adalah detektif yang mencari keberadaan suamimu." jawab Tuan Carlos.
"Lalu?" tanya Isabela.
"Pria itu telah meregang nyawa, karena dia telah dibunuh oleh orang yang menculik suamimu." jawab Tuan Carlos. nampak Isabella begitu terkejut dengan semua jawaban dari tuan Carlos.
*
** bersambung** Mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak, terima kasih atas dukungannya ππππβ€οΈβ€οΈβ€οΈβΊοΈ
__ADS_1