
Cantik, teguh dan begitu perkasa. itu adalah 3 kalimat yang dilihat dari sosok Isabella seorang janda dari Antonio Yusuf. Mungkin beberapa pengusaha akan mulai berbondong-bondong untuk mendekati Isabella, Bagaimana tidak seorang janda kaya yang bergelimang harta dengan usia yang begitu mudah.
Akhirnya setelah kejadian itu, nampak Jonathan tidak bisa lagi mengeluarkan kata-kata.. bahkan terlihat pria itu hanya terdiam di dalam ruang kantor Isabella, sesaat kemudian nampak Isabella mempersilahkan Tuan Jonathan untuk pergi dari tempatnya.
"Aku tidak akan pernah mengira kalau wanita ini sangat tangguh." ucap Jonathan.
"Kalau begitu silahkan Anda pergi dari kantor saya, karena saya harus melakukan sesuatu." ucap Isabella yang kemudian menyuruh Jonathan pergi dari tempatnya. terlihat pria itu sedikit malu karena gertakan yang dia tunjukkan pada wanita itu sia-sia saja.
Setelah itu nampak Jonathan menelpon seseorang, seorang pria yang berharap kalau dia akan mendapatkan keuntungan dari kabar kematian Antonio.
"Maaf tuan Louis, kelihatannya istri dari Antonio merupakan seorang wanita yang begitu pemberani dan hebat. saya tidak pernah mengira kalau semua rencana kita telah terbaca oleh wanita itu." ucap Jonathan yang ternyata adalah orang suruhan Mike Lewis.
"Baiklah kalau begitu, namun jangan sampai wanita itu tahu, kalau aku adalah orang yang telah menyuruhmu." ucap Mike Lewis yang ada di seberang tempat.
Nampak pria itu ingin sekali menghancurkan Antonio, apalagi dia sudah mendengar kalau Antonio sudah mempunyai istri. keinginannya untuk membalas dendam kepada Antonio sangatlah besar, karena adik perempuannya telah dibuat Antonio gila. walaupun itu bukanlah kelakuan Antonio.
"Beraninya kau menolak cinta dari adikku, hingga membuat adik ku menjadi gila." ucap Mike Lewis yang begitu dendam kepada Antonio.
__ADS_1
Terlihat pria itu benar-benar akan membuat Isabella menjadi sesuatu yang tidak berguna, namun sayangnya Isabella telah berubah menjadi sosok wanita yang begitu tangguh. bahkan ketangguhan nya membuat begitu banyak pengusaha yang melirik wanita itu.
Kembali pada kehidupan Isabella, nampaknya Isabella telah meneliti semua kemungkinan keberadaan sang suami. beberapa informasi telah didapatkan Isabella, bahkan wanita itu telah meminta bantuan kepada beberapa pengusaha yang pernah ditolong oleh Antonio dan Paman Ridwan.
"Apakah anda yakin, beberapa tempat itu adalah tempat yang kemungkinan menjadi tempat penyekapan suamiku?" tanya Isabella kepada seorang detektif.
"Saya belum mengetahuinya, Nyonya. namun nampaknya beberapa foto ini adalah beberapa orang suruhan dari seorang pengusaha yang berasal dari Meksiko. namun sayangnya kami masih belum mengetahui siapa sosok pengusaha Meksiko itu, Nyonya." jawab sang detektif.
"Aku mohon kau cari keberadaan suamiku, Aku berani membayar mu berapa saja. asalkan kau berhasil mendapatkan keberadaan suami dan Paman Ku." ucap Isabella.
"Jangan khawatir, Nyonya. bayaran yang Anda berikan merupakan bayaran yang begitu mahal, aku dan seluruh anak buahku tidak akan berani untuk membuat anda Menjadi kecewa dengan kami." jawab sang detektif.
"Kalau begitu aku percaya denganmu." ucap Isabella yang kemudian menjabat tangan pria itu, terlihat Isabella sudah mendapatkan tempat keberadaan sang suami.
Terlihat Isabella menghela nafasnya kembali, bebannya terasa berat.. kehilangan suami dan Paman yang selalu membantunya, nampak Isabella tidak bisa menata pikirannya, apa lagi beban perusahaan yang begitu banyak sudah berada di pundaknya. Isabella juga mempunyai tanggung jawab pada perusahaan kosmetik yang baru didirikan oleh nya dan jangan lupa dengan butik yang sekarang dipegang oleh Indah.
"Otakku rasanya mau pecah saat memikirkan semua nasib para karyawanku." ucap Isabella sembari menatap langit malam. tak jauh dari perusahaan Isabella, Aslan telah menunggu wanita itu keluar dari kantornya. sesaat kemudian Aslan mulai melajukan mobilnya dan memasuki area perusahaan.
"Kenapa malam-malam seperti ini kau berada di luar perusahaan sendiri, di mana supirmu itu?" tanya Aslan kepada issabela.
__ADS_1
"Entahlah, biasanya Jimmy sudah berada di kantor sore hari. Namun sekarang sudah malam seperti ini nampak Jimmy belum muncul juga." ucap Isabella.
"Mau ku antarkan pulang?" tanya Aslan.
"Tidak usah, aku akan menunggu sopir ku saja." Jawab Isabella. nampak Aslan menunggu Isabella di luar perusahaannya, pria itu keluar dari mobil sembari ikut berdiri menunggu Jimmy.
Karena terlalu lama, Isabella langsung menelpon Jimmy. Namun sayang ponsel yang dimiliki Jimmy tampak tidak aktif, tidak terhubung sama sekali hingga membuat Isabela kebingungan.
"Tumben sekali pria itu tidak mengaktifkan ponselnya." ucap Isabella
Sesaat kemudian nampak Isabella menelpon Lisa pegawainya yang ada di Korea.
🎶🎶
langsung tersambung, sesaat kemudian Isabella menanyakan keberadaan Jimmy. nampak Jimmy tidak menelepon Lisa juga.
"Kemana tuh keberadaan Jimmy, tumben sekali Dia belum datang hingga larut malam seperti. ini Apa dia mau membiarkan aku di makan angin malam." ucap Isabella yang kemudian melihat jam tangannya, terlihat di sana sudah pukul 20:00
"Kelihatannya sopir mu itu tidak akan datang, Jadi Cepatlah masuk karena semakin lama udara semakin dingin." ucap Aslan yang kemudian membuka pintu mobilnya, terlihat Isabella enggan untuk menerima semua kebaikan pria itu. namun apalah daya memang malam semakin larut, Jadi tidak mungkin untuk wanita itu mencari taksi untuk mengantarkannya pulang.
__ADS_1
Akhirnya Isabella bersedia untuk diantar Aslan pulang ke rumahnya, walaupun hatinya tetap tidak menyukai pria itu.
** bersambung **