
Nampak di suatu tempat seorang pria berdiri sambil mengisap salah satu rokoknya, pria itu menatap nyalang di luar kaca ruangannya.
"Maafkan Bella, aku harus melakukan ini. karena kalau aku tidak melakukan hal ini kau akan lepas dariku untuk selamanya." ucap Aslan yang ternyata ingin menjebak Bella dan melakukan sesuatu kepada wanita itu.
Tak lama kemudian nampak Margaretha masuk menemui Aslan, terlihat wanita itu sedang tersenyum melihat Aslan berdiri di ruangannya.
"Apa yang sedang kau lakukan Aslan?" tanya Margaretha kepada Aslan.
"Mengapa kau menemuiku lagi, aku sudah bilang kan untuk tidak menemui ku." ucap Aslan sambil menatap Margaretha. terlihat pria itu menatap nyalang wajah Margaretha.
"Kau ini kurang ajar sekali, setelah kau bersenang-senang denganku dan setelah kau sudah bosan denganku kau mau cari wanita lain." ucap Margaretha kepada Aslan.
"Kau sudah tahu kalau aku adalah seorang pria seperti itu, lalu Mengapa kau masih ingin bersamaku." ucap Aslan.
"karena aku ingin bersenang-senang dengan mu Dan aku juga menginginkan kemewahan yang kau miliki jawab Margaretha terlihat Aslan menghela nafasnya Aku sudah memberikan apa yang kau mau Jadi sekarang kau tidak usah mengejarku lagi karena aku jatuh hati kepada wanita lain ucap Aslan kepada Margaretha.
__ADS_1
"Aku tidak peduli kalau kau menjadikanku sebagai wanita simpanan, namun aku tidak ingin kau mencampakkanku begitu saja. sama seperti kau mencampakkan saudaraku saat kau telah bosan dengannya dan kau berhubungan dengan Ku." ucap Margaretha sambil menatap wajah Aslan. terlihat wanita itu mengambil sekuntung rokok dan menghisapnya.
"Kau yang membuatku seperti itu kan, kau menggodaku hingga aku terjerumus kepada jebakan yang kau siapkan." jawab Aslan yang kemudian menatap wajah Margaretha.
"Berikan aku ketenangan dan aku tidak akan pernah meminta apapun, walaupun kau bersama wanita lain." ucap Margaretha yang kemudian mencoba merayu Aslan. namun nampak Aslan tidak tergoda dengan Margaretha.
Yang ada dipikiran Aslan adalah bagaimana caranya membuat Bella bertekuk lutut padanya dan membuat wanita itu tidak bisa lari darinya.
Apakah kau tahu kalau saudara kembar MU itu mencoba melukai wanita Ku ucap Aslan kepada Margaretha nampak Margaretha tersenyum kepada Aslan.
"Apakah kau belum tahu bagaimana sifat saudara kembarku itu, tentu saja dia tidak akan membiarkanmu dekat dengan wanita lain." jawab Margaretha.
Nampak wanita itu sedikit kehilangan nafas, saat salah satu tangan Aslan telah berada di lehernya.
"Aku tidak akan berani melakukan apapun, aku bersedia menjadi wanita gelapmu asalkan kau tetap bersamaku." ucap Margaretha yang mencoba melepaskan cengkraman tangan Aslan.
"Jangan pernah berharap sesuatu yang lebih dariku, karena aku telah jatuh cinta kepada wanita itu. mengenai Kalau kau ingin menjadi simpananku aku harus memikirkannya karena kekasihku itu tidak menyukai simpanan di dalam hubungan." ucap Aslan. nampak Margaretha menghela nafasnya saat tangan Aslan telah terlepas dari lehernya.
__ADS_1
"Segeralah kau pergi dari sini, karena aku tidak ingin melihat wajahmu. kalau kau berani menampakan wajahmu disaat aku tidak menginginkan mu, jangan salahkan aku kalau kau akan terbujur kaku!" seru Aslan yang kemudian meninggalkan Margaretha.
"Ternyata aku tidak ada ubahnya dengan wanita jalang yang ada di jalanan, kau menginginkanku lalu kau mencampakkanku." ucap Margaretha di sela-sela air matanya yang telah berlinang.
Sedangkan di tempat lain, nampak Antonio memikirkan Bagaimana cara untuk melepaskan Bella dari cengkraman Aslan. karena semua surat-surat dan dokumen pernikahan kontraknya telah diambil Aslan, Hal itu membuat Antonio tidak bisa melakukan apapun.
"Ada apa Antonio?" tanya Paman Ridwan yang melihat Antonius sangat gelisah.
"Pria brengsek itu kemarin mencoba menjebak Bella." jawab Antonio.
"Memangnya ada apa?" tanya pak Ridwan yang kebingungan. Tak lama kemudian akhirnya Antonio menceritakan mengenai kejadian makanan yang diberikan Aslan dan Arthur, nampak Paman Ridwan sangat terkejut dia tidak pernah menyangka kalau Aslan merupakan pria bejat yang tidak tahu diri.
"Bagaimana salah satu mata-mata yang kau bayar sebagai anak buah Arthur dan Aslan?" tanya Paman Ridwan kepada Antonio.
"Mereka masih bekerja kepada Arthur dan Aslan, namun aku sangat takut kalau terjadi sesuatu kepada Bella. karena Aslan dan Arthur adalah 2 pria yang mempunyai pembusukan yang sangat luar biasa." jawab Antonio yang terlihat sangat kebingungan.
"Kita akan mencari tahu bagaimana cara kita melepaskan Bella dari cengkraman 2 pria itu, kalau tidak kasihan dia." ucap paman Ridwan.
__ADS_1
** bersambung **
Mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak. terima kasih 😊❤️❤️❤️👍👍👍😊🎶