AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
EX P.5 Awas kau


__ADS_3

Hari ini Isabella dan Antonio berencana untuk mengajak kedua anaknya untuk melakukan tamasya.


"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya Isabella kepada putranya.


"Aku ingin membuat mobil-mobilan, Ma." jawab Azka kepada Mamanya.


"Kenapa kau tidak bilang sama paman Jimmy dan Paman Jordan saja?" tanya Isabella kepada putranya.


"Memangnya Paman Bobby tidak bisa ya, Ma?" tanya Aska kembali.


"Paman Bobby malah lebih pintar soal merakit mobil-mobilan." jawab Isabella.


"Lalu, Mengapa kita tidak mencari Paman Bobby saja?" tanya Aska kepada Isabella.


"Kalau kita mencari Paman Bobby, Mama harus ke Inggris. karena Paman Bobby mendapat perintah dari papamu untuk memperbesar perusahaan mobil yang barusan didirikan sama kakek Carlos." jawab Isabella.


"Mengapa sih Paman trio itu selalu dipisahkan, Mama?" tanya Aska kepada mamanya.


"Kalau seperti itu tanyakan saja pada Papamu, sebenarnya Paman Jimmy juga mempunyai tugas untuk mendampingi salah satu murid Mama." jawab Isabella yang membuat Aska mengerutkan kedua alisnya.


"Memangnya Mama punya murid ya?" tanya Aska.


"Punya." jawab Isabella.


"Siapa?" tanya Aska.

__ADS_1


"Kak Ricardo." jawab Isabella.


"Mama, kenapa sih selalu suka membawa pistol kemana-mana?" tanya Aska kepada Mamanya.


"Itu untuk keselamatan kita, sayang." jawab Isabella.


"Tapi kan kita bisa minta polisi untuk mengawal kita." ucap Aska.


"Kalau kita minta bantuan polisi.. sedangkan polisi saja terkadang minta bantuan Mama." jawab Isabella sambil tersenyum kepada sang putra.


"Oh ya, Mama mau keluar sebentar. kamu mau ikut tidak?" tanya Isabella kepada putranya.


"Memangnya ada apa, Ma?" tanya Aska.


"Mama mau jalan-jalan sebentar." jawab Isabella.


Isabella mengikuti langkah kaki sang Putra, Aska sedang memasukkan begitu banyak pakaian ke koper nya.


"Kau mau apa Sayang?" tanya Isabella kepada Aska.


"Aku mau siap-siap, Ma." jawab Aska.


"Lo.. mau ke mana memangnya?" tanya Isabella lagi.


"Katanya mau tamasya, Ma." jawab Aska.

__ADS_1


Isabella tersenyum kepada putranya itu, sesaat kemudian sang perusuh datang menemui Mama dan saudaranya itu.


"Ada apa?" tanya Aselia kepada Aska.


"Katanya Mama mau ngajak kita tamasya, ternyata bohong." jawab Aska yang sudah cemberut.


Sebenarnya Isabella ingin menangkap seseorang yang ada di rumahnya, terlihat sekali seorang pembantu yang ada di rumahnya itu selalu memasuki kamarnya untuk mengendap-ngendap dan menatap wajah Antonio.


Isabella murka namun wanita itu ingin bermain-main sedikit kepada wanita yang tidak tahu malu itu, akhirnya Isabella mengatakan kepada putrinya mengenai ada badut yang ingin mengambil Papanya.


Hal itu membuat Aselia langsung murka dan meminta Mamanya untuk membuat wanita itu mainannya. Isabela menyanggupi putrinya itu, kemudian wanita itu meminta sang putri untuk melakukan semua yang telah dia rencanakan.


Ternyata salah satu 1 pengasuh kedua anaknya diam-diam menyukai Antonio, bahkan dengan sengaja wanita itu sering mencuri foto Antonio yang sedang berada di rumah, bahkan saat Antonio melakukan olahraga tanpa memakai baju atasan. jelas-jelas wanita itu benar-benar akan mendapatkan racun yang mematikan dari bos mafia.


"Baiklah kalau begitu, berikan badut itu pada Aselia. aselia mau buat dia kapok karena dia mengganggu Papa Aselia!" seru Aselia yang kemudian meminta Mamanya untuk memberitahukan siapa pengganggu Papanya Itu.


Sore itu Isabella dan kedua anaknya telah memulai rencananya, saat sang suami baru pulang dan ingin berbicara dengan sang istri. malah dengan begitu tidak tahu malunya.. wanita itu malah tiba-tiba berakting jatuh hingga membuat Antonio menolong pengasuh anak-anaknya itu.


"Kau tidak apa-apa?" tanya Antonio kepada seorang wanita bernama Lesti.


"Saya tidak apa-apa Tuan, terima kasih." jawab Lesti sambil tersenyum dan memegang tangan Antonio. pria itu hanya diam saja, karena dia tidak mempunyai perasaan apapun kepada wanita yang bernama Lesti.


Antonio membantu Lesti untuk berdiri, tatapan mata Isabella yang berada tidak jauh dari tempat itu pun dia hanya tersenyum saja.


"Mau main-main denganku ya." guman Isabella yang kemudian keluar dari tempat persembunyiannya.

__ADS_1


Namun, kedua anaknya diminta untuk langsung melakukan rencana mereka. sebenarnya Aska sangat enggan untuk melakukan rencana yang dibuat oleh ibunya itu. namun wanita itu mengatakan akan membelikan mobil keluaran terbaru Jika dia mau melakukannya, dengan segera Aska langsung mau. apalagi dia mendapat dua pilihan mendapatkan hadiah uang dengan nilai yang fantastis atau mobil keluaran terbaru. tentu Aska akan memilih nominal uang yang begitu besar dan dimasukkan ke tabungannya, dengan begitu akan lebih baik untuk Aska daripada memilih mobil namun tidak bisa dikendarai.


** bersambung **


__ADS_2