AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU

AKU MENCINTAI ISTRI KONTRAK KU
Hari yang menjengkelkan


__ADS_3


"Minggir, aku mau kembali!" seru Bella yang menyingkirkan tubuh Antonio. terlihat wanita itu tidak membayar, karena dia menunjukkan Antonio untuk membayar minuman yang telah dihabiskan.


"Kau mau ke mana, nona jutek!" seru Anthoni.


"Mau minggat!" jawab Bella.


"Kenapa kau selalu jahat padaku?" tanya Antonio.


"Hallo....kau salah bicara..." jawab Bella.


"Kau memang Nona jutek yang sexi." ucap Antonio sambil meminum segelas jus.


"Benar-benar...kau seperti seorang pria tak waras." ucap Bella.


"Ini semua karena mu." jawab Antonio.


"Itu karena kau terkena azab." seru Bella.


"Kalau azabnya seperti kau...bakal ku terima dengan kedua tangan ku renggang kan." jawab Antonio.


"Memangnya kau mau apa?" tanya Bella.


"Ya buat Nerima kamu.." jawab Antonio sambil tersenyum kepada Bella.


"Otakmu sudah tidak waras." ucap Bella.


"Ini karena mu." jawab Antonio.


Tak lama kemudian.. nampak dari seberang jalan Aslan melihat Bella bersama seorang pria. terlihat tatapan mata Aslan terkunci pada pria yang bersama Bella. Aslan terlihat wajahnya hanya dari belakang, namun Aslan serasa mengenal orang yang duduk bersama Bella.

__ADS_1


Sesaat kemudian, langkah kaki Aslan berlari dengan cepat karena yang terlintas di pikirannya pria yang bersama Bella adalah Antonio.


"Ke mana saja kau, Bella!" seru Aslan yang tiba-tiba datang.


"Tentu saja aku disini, Memangnya mau kemana?" jawab Bella.


Terlihat Gadis itu masih kesal dengan Aslan yang tidak memperbolehkannya masuk ke dalam hotel. Antonio membalikkan badannya, dan menatap Aslan.


"Apa yang kau lakukan di sini!" seru Aslan kepada Antonio.


"Tentu saja aku sedang minum." jawab Antonio.


Nampak sikap Antonio telah banyak berubah, bahkan pria itu lebih menyebalkan daripada yang sebelumnya humoris tapi menekan.


Bella sangat kesal jika ada Aslan bertemu dengan Antonio, mereka akan saling beradu argumen hingga membuat telinga Bella menjadi panas. Akhirnya Bella lebih memilih untuk meninggalkan 2 pria itu berjalan meninggalkan mereka menuju ke suatu Tempat perbelanjaan.


Nampak sekali siang itu Bella terus dibuat pusing oleh beberapa orang, saat Dia sedang berjalan-jalan di kawasan perbelanjaan Seorang Pria muda datang menghampiri Bella. pengusaha restoran yang memiliki rambut pirang dan sukanya memberikan rayuan-rayuan maut nya.


"Apa yang sedang kau lakukan disini?" tanya seorang pria yang bernama Arthur. nampak Bella menoleh ke asal suara yang yang memanggilnya.


"Kau belum menjawabnya malah kau bertanya padaku." ucap Arthur sambil tersenyum kepada Bella.


"Mau cari udara segar." jawab Bella.


"Memangnya di hotel udaranya tidak segar ucap?" tanya Arthur. nampak Bella menghela nafasnya.


Entah Kenapa hari ini orang-orang serasa membuatnya sangat kesal.


Tak lama kemudian seorang gadis muda datang langsung merangkul tubuh Arthur yang sedang berbicara dengan Bella. Bella menatap seorang wanita yang berusia dengan sama dengannya.


"Hai tampan." ucap Anita kepada Arthur.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Arthur kepada Anita.


"Tentu saja aku mengikutimu." jawab Anita.


Nampak Arthur terus menghindar dari Anita, karena pria itu sudah berapa kali menolak Anita. nampak wanita menatap Bella yang sedang duduk bersama dengan tatapan matanya, mengisyaratkan ketidaksukaan yang sangat besar.


"Mengapa kau sedang duduk bersama wanita itu." ucap Anita sambil menunjuk Bella.


"Memangnya kenapa aku tidak boleh duduk dengannya." jawab Bella yang menggunakan suara keras dan sangat kasar.


Nampak Hal itu membuat Anita sedikit tersentak


"Kau juga tinggal di hotel itu kan." ucapan Anita kepada Bella.


"Entah mengapa Hari ini aku selalu bertemu orang yang menyebalkan." ucap Bella yang kemudian berdiri hendak meninggalkan Arthur dan Anita. Arthur berdiri dan langsung memegang tangan Bella.


"Kau mau ke mana?" tanya Arthur kepada Bella.


"Tentu saja mau meninggalkan kalian." jawab Bella.


"Aku ikut!!" seru Arthur yang kemudian mengikuti kemana arah Bella pergi.


Nampak Anita sangat kesal saat melihat Arthur terus mengikuti Bella.


"Ngapain kau terus mengikutiku, sana pergi!" seru Bella yang mengusir Arthur Darinya.


Nampak Arthur tersenyum dengan semua kata-kata yang dikeluarkan oleh Bella.


"Aku lebih baik bersamamu, daripada bersama wanita itu. dia sangat menjengkelkan, Bahkan dia seperti seorang wanita yang tidak tahu malu!!" seru Arthur yang kemudian terus mengekor pada Bella.


Bahkan pria itu seperti seorang pria yang tidak tahu malu, saat mengikuti Bella kemana Gadis itu pergi.

__ADS_1


** bersambung ***


Mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak. terimakasih 😊🤗👍👍👍❤️❤️❤️🤗😊


__ADS_2