Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 104 (Season 3)


__ADS_3

"Bukan putri, dia adalah cucu dari pemimpin perguruan Qeingyu, yang artinya dia anak dari anak pemimpin perguruan Qeingyu, tapi sayangnya pemimpin perguruan Qeinyu meninggal tak lama setelah membawa Xiao Ge dan ibunya ke perguruan, oleh sebab itu kursi pemimpin perguruan Qeinyu diambil oleh anaknya bernama Gang Li, tapi sifat Gang Li tidak sama seperti ayahnya, dia berakal licik tidak seperti ayahnya yang baik hati dan tulus"


"Beritahu aku tentang kronologi yang sekarang"


"Baiklah putri, aku pernah mengatakan jika setelah pemimpin perguruan Qeingyu membawa Xiao Ge dan ibunya ke perguruan Qringyu dia langsung meninggal, karena itulah Xiao Ge dan ibunya di cap sebagai manusia sial, dan semua orang pun membulinya, dan tuduhan itu terjadi karena Gang Li" jelas sistem


"Trik yang sangat hebat, dan juga aku bertanya-tanya kenapa Gang Li tidak mengusir ibu dan anak itu malah dia masih membiarkannya tinggal disini?, dan malah menyuruh anaknya yang pelacur itu mendekati Xiao Ge, pasti ada sesuatu yang dia incar dari Xiao Ge" Yan Xin berjalan kecil


"Apakah itu ada hubungannya dengan kekuatan spesialnya?" tanya sistem


"Itu mungkin bisa jadi, tapi aku meragukannya, kalau dia ingin mencuri kekuatan spesial Xiao Ge yang belum sempat Xiao Ge tahu, tapi itu memerlukan bambu naga 90000 tahun untuk bisa memindahkan kekuatan spesial orang lain ke badan satunya, atau mungkin dia sudah mempunyai bambu naga berusia 90000 dan menunggu waktu yang pas untuk mencuri kekuatan spesial Xiao Ge?" pikir Yan Xin


"Tidak, tidak, walau dia mempunyai bambu naga berusia 90000 tahun, mungkin dia bisa langsung menangkap Xiao Ge yang lemah dan mendapatkan kekuatan spesialnya, itu pasti bukan intinya" ucap Yan Xin


"Tunggu!, apakah Xiao Ge memiliki!...."


Di paviliun pohon hijau...


"Apakah kau benar-benar sudah mendapatkan calon anakku?" tanya Lei Cia

__ADS_1


"Sudah ibu, dia bahkan sangat cantik" senyum Xiao Ge


TOK TOK


"Kalau begitu cantikan aku atau dia kakak Ge?" Timbrung Xiu Er yang baru saja datang


Mendengar suara Xiu Er, Xiao Ge langsung berlari menghampirinya dan memeluknya.


GREP!


"Xiu Er aku sangat merindukanmu!, aku sudah mendapatkan calonnya!, sekarang paman tidak akan bisa memisakan kita!" senang Xiao Ge


"Benar sekali kakak Ge, kita tidak akan pernah terpisahkan, aku langsung kesini setelah mendengar desas-desus kau pulang dari para murid yang berlalu-lalang" Xiu Er membalas memeluk


"Salam dariku bibi" Xiu Er membungkukan badan


Tapi Lei Cia hanya diam dan melanjutkan merajut tanpa memperdulikan salam Xiu Er


"Bibi... hiks, apakah bibi tidak mau salam dari Xiu Er lagi... hiks, ini memang salah Xiu Er... hiks, Xiu Er memang bersalah pada bibi, hiks" ringis Xiu Er

__ADS_1


"Ayolah ibu, terimalah salam dari Xiu Er, masalah hari itu biarlah berlalu, aku akan mencarikan benda yang sama kepada ibu lagi" ucap Xiao Ge


Lei Cia pun terus merajut tanpa memperdulikannya.


"Xiao Ge dimana calon istrimu?, ibu ingin bertemu dengan dia" Lei Cia berbicara


"Akhirnya ibu berbicara, tapi sebelum menjawabnya apakah ibu sudah memaafkan Xiu Er?" tanya Xiao Ge


"Tidak masalah jika kau mau mencarikan benda yang sama yang dihilangkan wanita ini, tapi kau harus ingat, itu adalah satu-satunya peninggalan ayahmu untuk ibu!" ucap Lei Cia


"Hiks... ta, tapi bibi aku memang tidak sengaja menghilangkannya, hiks" tangis Xiu Er


"Sudahlah ibu, lagipula barang itu sudah tua dan usang, kalau aku punya uang aku akan menggantinya dengan yang lebih bagus, lagipula Xiu Er akan menjadi menantumu ibu" ucap Xiao Ge


Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dengan halus.


TOK.... TOK.... TOK....


"Apakah benar ini paviliun Pohon Hijau?" senyum Yan Xin

__ADS_1


"Ah kau sudah datang Yan Xin?" sahut Xiao Ge


"Apakah perasaanku saja atau sikap dia tidak seperti anak kecil lagi?" pikir Yan Xin


__ADS_2